Jumat, 11 September 2026

Kepala SDN 09 Cengkering Pekan Keluhkan Tekanan Biaya Operasional Sekolah

Muhammad Amin - Kamis, 10 September 2026 19:16 WIB
Kepala SDN 09 Cengkering Pekan Keluhkan Tekanan Biaya Operasional Sekolah
M. Amin
UPT SD Negeri 09 Cengkering Pekan, Kamis (10/9/2026).
Batu Bara, MPOL - Keterbatasan anggaran operasional disebut menjadi salah satu kendala yang dihadapi UPT SD Negeri 09 Desa Cengkering Pekan, Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara.

Baca Juga:
Kepala UPT SD Negeri 09 Cengkering Pekan, Murni, mengatakan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang diterima sekitar Rp20,25 juta per triwulan harus memenuhi berbagai kebutuhan sekolah.

Menurut Murni, sejumlah kebutuhan tersebut antara lain buku, album rapor, WiFi, honor guru, petugas kebersihan, penjagaan malam, spanduk, kalender, baliho, serta kegiatan ekstrakurikuler.

Untuk kegiatan ekstrakurikuler Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI), kata Murni, sekolah mengeluarkan anggaran sebesar Rp1,5 juta. Ia juga menyebut biaya kalender kantor Rp150 ribu dan kalender berukuran kecil untuk enam ruangan kelas sebesar Rp150 ribu.

"Dari total keseluruhan Rp20,25 juta per triwulan, habis dibayarkan," ujar Murni saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (10/9/2026).

Murni mengaku, ketika anggaran sekolah telah habis, sejumlah kebutuhan terpaksa dikeluarkan menggunakan uang pribadinya. Di antaranya untuk perbaikan peralatan sekolah seperti speaker dan pembayaran WiFi.

"Kalau pun dianggarkan, duitnya sudah habis. Mau tak mau uang pribadi yang saya keluarkan," katanya.

Ia menyebut jumlah siswa di sekolah tersebut sebanyak 87 orang. Sementara siswa kelas I pada tahun ini hanya berjumlah tujuh orang.

Kondisi tersebut, menurut Murni, membuat dirinya merasa terbebani dalam menjalankan tugas. Ia bahkan mengaku telah lama ingin berhenti dari jabatan kepala sekolah.

"Saya sudah lama mau minta berhenti, tapi kalau saya tinggalkan nanti katanya tidak bertanggung jawab dengan tugas negara," ujarnya.

Murni berharap kebutuhan yang tidak bersifat mendesak dapat dievaluasi sehingga anggaran sekolah bisa lebih diprioritaskan untuk kebutuhan utama proses belajar mengajar dan fasilitas pendidikan.

Yasser: Tidak Pernah Mengarahkan Sekolah

Sementara itu, terkait pengadaan kalender dan baliho yang disebut dalam pengeluaran tersebut, Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Batu Bara, Yasser Abdillah, menyatakan tidak mengetahui adanya hal tersebut.

"Tak tahu aku itu dan tak pernah aku arahkan ke sekolah," kata Yasser melalui pesan WhatsApp.

Keterangan tersebut menjadi klarifikasi pihak Dinas Pendidikan atas pernyataan Kepala UPT SD Negeri 09 Cengkering Pekan. Adapun penggunaan dana BOS secara keseluruhan perlu mengacu pada ketentuan dan petunjuk teknis yang berlaku. (MA).

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Marini Rizka Handayani
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru