Sabtu, 12 September 2026

Pemkab Gandeng BRIN Identifikasi dan Kaji Potensi Pertanian Hingga Riset Unggulan

Darwin Manalu - Sabtu, 12 September 2026 10:51 WIB
Pemkab Gandeng BRIN Identifikasi dan Kaji Potensi Pertanian Hingga Riset Unggulan
Ist
Bupati Taput JTP Hutabarat bersama BRIN saat meninjau pertanian di Kecamatan Sipahutar.
Taput, MPOL -Melalui ‎Dinas Pertanian, Pemkab Taput terus memperkuat sektor pertanian dari hulu ke hilir bekerjasama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Baca Juga:
Terbukti, melakukan peninjauan infrastruktur jalan tani, legalisasi puluhan kelompok tani, penyaluran ratusan ribu bibit unggul, hingga riset komoditas lokal, Jumat (11/9).

‎Langkah konkret diawali dengan peninjauan langsung pembangunan akses jalan ke Parlobuan, Desa Tapian Nauli II, Kecamatan Sipahutar, oleh Bupati Taput Dr. JTP Hutabarat didampingi Kepala Dinas Pertanian Victor Siagian.

Pembangunan jalan ini diproyeksikan menjadi urat nadi perekonomian warga dalam memperlancar mobilitas dan pengangkutan hasil panen.

‎Tak hanya fokus pada infrastruktur fisik, Pemkab juga memberikan perhatian serius pada legalitas kelembagaan petani.

Bertempat di BPP Siborongborong, sebanyak 25 Kelompok Tani (Poktan) dari Kecamatan Pagaran, Siborongborong, dan Muara resmi melakukan penandatanganan akta notaris.

Kepastian hukum ini penting agar para petani memiliki akses yang lebih luas terhadap program kemitraan dan bantuan pemerintah.

‎Dukungan nyata terhadap peningkatan ekonomi masyarakat turut dibuktikan melalui penyaluran 150 ribu batang bibit kopi Anggaran Belanja Tambahan (ABT) kepada 24 Poktan di Kecamatan Sipahutar dan Pangaribuan.

‎Di sisi teknologi dan inovasi pertanian, Pemkab Taput menggandeng Tim BRIN untuk mengidentifikasi dan mengkaji potensi tanaman hortikultura di Kecamatan Muara.

Riset ini menyasar pengembangan komoditas sereh wangi di Desa Hutaginjang, penetapan pohon induk alpukat unggulan di Desa Simatupang, serta proses sertifikasi pohon induk durian khas Tapanuli Utara di Desa Batu Binumbun bersama BPSB Hortikultura Provinsi Sumatera Utara.

‎Guna memperkuat ketahanan pangan daerah, Pemkab Taput juga menyiapkan lahan seluas 8 hektare di Kawasan Pertanian Terpadu untuk gerakan tanam jagung.

Persiapan ini mengedepankan prinsip kolaborasi dengan melibatkan partisipasi aktif para petani milenial, produsen benih nasional, serta jajaran pemerintah kecamatan.

‎Melalui integrasi antara infrastruktur yang memadai, legalitas kelompok, bantuan sarana produksi, dan pendekatan berbasis riset, Pemkab Tapanuli Utara optimis mampu meningkatkan produktivitas serta kesejahteraan para petani secara berkelanjutan.**

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Maju Manalu
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru