Kamis, 17 September 2026

Kepala Rutan Libatkan TNI/ Polri Targetkan Zero HALINAR

Darwin Manalu - Kamis, 17 September 2026 12:00 WIB
Kepala Rutan Libatkan TNI/ Polri Targetkan Zero HALINAR
Ist
Petugas gabungan TNI Polri dan petugas pengamanan dikordinir kepala KPR Rutan Bobbi Christan Sembiring diabadikan usai melakukan sidak blok hunian WBP.
Taput, MPOL -Kepala Rutan Kelas IIB Tarutung Tisep Open Harry melakukan langkah strategis guna mendeteksi potensi gangguan keamanan dan ketertiban dengan melibatkan TNI/ Polri.

Baca Juga:
Rutan Kelas IIB Tarutung kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas keamanan dengan menggelar razia insidentil (sidak) secara menyeluruh di blok dan kamar hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Rabu malam (16/9/2026).

Dalam operasi kali ini, Rutan Tarutung turut terlibat TNI dan Polri sebagai wujud nyata sinergisitas antarinstansi dalam menjaga kondusivitas wilayah.

Pelaksanaan penggeledahan ke warga binaan dikordinir Kepala kesatuan pengamanan Rutan (KPR) Bobbi Cristan Sembiring dengan jajaran staf pengamanan, regu jaga.

Petugas gabungan menyisir dengan teliti setiap sudut kamar hunian, area sanitasi, hingga barang-barang pribadi milik warga binaan guna memastikan tidak adanya peredaran barang terlarang.

Kepala Rutan Kelas IIB Tarutung Tisep Oven Harry menegaskan bahwa razia ini wajib dilakukan untuk mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih.

"Ini komitmen kita untuk mencapai target Zero HALINAR (Handphone, Pungli, dan Narkoba). Saya meminta jajaran pengamanan bergerak cepat dengan dukungan penuh TNI dan Polri. Penggeledahan dilakukan secara menyeluruh namun tetap mengedepankan pendekatan yang humanis," ucapnya.

Sementara itu, kepala KPR Bobbi Christan sebelum memimpin jalannya operasi menyampaikan apresiasi atas keterlibatan TNI dan Polri.

Bobbi mengingatkan agar pemeriksaan dilakukan secara profesional, teliti, dan tetap menghormati hak-hak warga binaan.

" Keterlibatan TNI dan Polri semakin memperkuat jalannya pemeriksaan sehingga proses deteksi dini berjalan lebih optimal, " ungkapnya.

Petugas gabungan berhasil mengamankan sejumlah barang yang dilarang berada di dalam blok hunian demi meminimalisir risiko gangguan keamanan.

" Seluruh barang temuan hasil penggeledahan langsung didata, diinventarisir, dan akan segera dimusnahkan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP)," pungkas Bobbi.**

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Maju Manalu
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru