Medan, MPOL -
Baca Juga:
Akhirnya, Satreskrim Polrestabes Medan membongkar praktek penjualan BBM bersubsidi ke pabrik pembuatan beton.
Lokasinya di Jalan Megawati, Kecamatan
Sunggal, Kabupaten Deli Serdang.
Modus pelaku dalam menjalan aksi jahatnya menggunakan truk dengan tangki yang sudah dimodifikasi.
Terungkapnya kasus ini, berawal dari penyelidikan panjang yang dilakukan personel Sat Reskrim Polrestabes Medan.
Mulanya petugas mendapat informasi yang disampaikan masyarakat perihal aktivitas truk dengan tangki yang jumlahnya lebih dari satu.
Hasilnya, saat petugas mendapati dump truk melintas di Jalan Medan - Binjai kawasan Sei Semayang, Kecamatan
Sunggal.
Dari truk itu, petugas kemudian mengamankan sopir berinisial MR (35) warga Jalan Binjai Km.10,5 Medan.
Selain truk, petugas menemukan barang bukti truk berisi BBM jenis bio solar sebanyak 150 liter.
"Kami amankan truk, dengan tangki yang sudah dimodifikasi, ditambah menjadi dua tangki. Sekali angkut, ini bisa setengah ton," ungkap Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dr Jean Calvijn Simanjuntak, SIK, MH dalam keterangan tertulisnya Rabu (28/10/26)
Usai menangkap pelaku, petugas kemudian melakukan menelusuri kemana BBM subsidi tersebut biasa dijual.
Pelaku, kemudian mengarahkan petugas ke sebuah pabrik pembuatan beton di Jalan Megawati, Kecamatan
Sunggal, dan mengaku selama ini seluruh BBM yang dimilikinya rutin dijual di pabrik itu.
"BBM dijual ke pabrik, dengan harga lebih dari Rp 8 ribu. BBM kemudian digunakan untuk mengoperasionalkan sejumlah alat berat, termasuk jadi bahan bakar untuk menghidupkan listrik di pabrik," tambah Kombes Pol Calvijn didampingi Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Adrian Rizky Lubis.
Dalam kasus ini, petugas sedang menelusuri keberadaan seseorang di pabrik beton, yang selama ini berkomunikasi dengan pelaku untuk melakukan pemesanan dan pembayaran.
Petugas, juga tengah menelusuri asal usul BBM yang dijual pelaku ke pabrik.
"Kami sedang mengejar potensial suspect di pabrik ini, asal usul BBM juga sedang kami dalami. Kami temukan beberapa plat nomor dan barcode pembelian BBM. Ini jadi petunjuk nantinya dimana BBM itu didapat pelaku. Mohom doanya, agar kami bisa ungkap secara menyeluruh," Ucap Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak.(*)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News