Minggu, 08 November 2026

Sat Lantas Polrestabes Medan Akan Tetapkan Status Pengemudi Mercy : 6 Orang Saksi Diperiksa

Iwan Suherman - Minggu, 08 November 2026 00:12 WIB
Sat Lantas Polrestabes Medan Akan Tetapkan Status Pengemudi Mercy : 6 Orang Saksi Diperiksa
Ist
AKBP SL Widodo memberikan keterangan.
Percut Seituan,MPOL -

Baca Juga:
Sat Lantas Polrestabes Medan masih menangani kasus tabrakan maut dengan korban jiwa satu orang.

Lokasi kejadian di Jalan Rumah Sakit Haji, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Rabu (28/11/26) malam.

Kasat Lantas Polrestabes Medan AKBP SL Widodo dalam keterangan membenarkan kecelakaan tersebut.

Kasat akan segera menetapkan status pengemudi mobil Mercedes-Benz GLC 300 BK 23 YH, bernama Rudy Chandra.

"Proses penyidikan masih ditangani pihaknya. Karena sebelumnya ditangani Polsek Tembung. Ini kita lakukan untuk mempercepat penanganan perkara," ujarnya.

Awalnya kata Widodo, ditangani Polsek Tembung. Namun, kami ambil alih demi percepatan perkaran.

Widodo menyebutkan, penyidik telah memeriksa enam orang saksi, mulai dari penjual mie, warga sekitar lokasi kejadian, dan petugas satpam.

Selain itu, polisi juga telah melakukan pemeriksaan urine terhadap pengemudi Mercedes tersebut.

Hasilnya lanjut Kasat yang bersangkutan dinyatakan negatif.

Sementara itu, pemeriksaan terhadap Rudy Candra sempat tertunda karena kondisinya masih menjalani perawatan medis akibat mengalami patah dibagian tangan dan pergeseran tulang iga.

Meski demikian, penyidik kini sudah dapat meminta keterangan dari Rudy.

Ia (Rudy) disebut kooperatif selama proses pemeriksaan berlangsung.

"Dari hasil pemeriksaan, Rudy mengaku saat mengemudi hp terjatuh ke bawah. Namun, ketika mau mengambil Hp, ada gundukan di dekat pos satpam sehingga kendaraan mengayun dan kakinya menginjak pedal gas. Akibatnya, mobil melaju kencang dan tidak terkendali," jelasnya.

Widodo menegaskan, kondisi pengemudi yang masih dirawat tidak menghambat kelanjutan penyidikan.

Polisi bahkan telah melakukan gelar perkara awal dan berencana kembali menggelar perkara untuk menentukan status Rudy.

"Kemarin sudah kita lakukan gelar awal. Kemungkinan akan kami gelar kembali untuk menetapkan status pengemudi," tururnya.

Kasat menambahkan, seluruh korban yang sebelumnya menjalani perawatan medis kini telah kembali ke rumah masing-masing.

Mereka juga sudah dimintai keterangan oleh penyidik.

Widodo memastikan proses hukum kasus kecelakaan tersebut tetap berjalan hingga penetapan status pengemudi.

"Kami pastikan proses penyidikan tetap berjalan. Mudah - mudahan secepatnya status pengemudi bisa kami sampaikan," ungkap AKBP SL Widodo.

Seperti diberitakan Kecelakaan maut yang mengambil korban jiwa terjadi di Jalan Rumah Sakit Haji Medan, Kabupaten Deli Serdang, Rabu (28/10/26) malam.

Kali ini, mobil mewah merk Mercedes-Benz GLC 300 (Mercy) berwarna putih mengalami kecelakaan.

Akibat peristiwa itu, satu orang diduga tewas, dan tiga orang lainnya mengalami luka-luka.

Salah seorang saksi mata yang merupakan pengemudi ojek online (ojol) bernama Arif mengatakan kecelakaan bermula ketika mobil tersebut melaju dari dalam Kompleks Mutiara Residence.

"Awalnya, mobil itu melaju dari dalam Kompleks Mutiara Residence, dan setahu bagaimana menabrak gerobak mie balap beserta pedagang dan pelanggan yang sedang makan," ujarnya.

Menurut Arif, sedikitnya tiga orang mengalami luka-luka akibat kejadian tersebut.

Sementara itu, seorang pelanggan dilaporkan meninggal dunia setelah tertimpa gerobak dan mobil di dalam drainase.

"Tadi satu orang meninggal dunia, tiga orang kalau tidak salah mengalami luka-luka dan langsung dibawa ke RS Haji," ucapnya.(*)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Iwan Suherman
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru