Anggota DPR RI Maruli Siahaan Bantu Konstituennya Korban Kebakaran di Medan
Medan, MPOL Anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi Golkar Dapil Sumut I, Kombes Pol (Purn) Dr Maruli Siahaan SH.MH terus menunjukkan kepeduliann
Sumatera Utara
Medan, MPOL - Pria berinisial MHP dilaporkan ke Polrestabes Medan. Pimpinan sekaligus pemilik rumah tahfidz quran (RTQ) di Kecamatan Percut Sei Tuan, Deli Serdang, Sumatera Utara, dilaporkan dalam dugaan kasus pelecehan seksual.
Baca Juga:
- Ops Ketupat Toba 2026, Polrestabes Medan Ungkap 119 Kasus, 184 Tersangka : Naik 24 Persen
- Polrestabes Medan Gacor! Begini Kronologi Pengungkapan 50 Kg Sabu di Tempat Wisata Aceh-Polisi Hampir Terkelabui
- Penampakan AKBP Adrian Lubis Bersama 2 Pasis Raih Penghargaan Penulis Taskap Terbaik Seskoad 2025
S ibu dari A (14) salah satu korban dugaan pelecehan mengatakan kasus yang menimpa putranya itu terjadi sejak bulan Desember 2023 sampai Januari 2024.
Ia menjelaskan, terungkapnya kasus tersebut bermula dari adanya orangtua santri lain yang mengadu kepadanya pada Juni 2024.
"Saya dapat kabar dari orangtua yang lain, saya ditelfon, katanya anak saya juga jadi korban (pelecehan)," kata S saat diwawancarai di Mapolrestabes Medan, Kamis (7/11/2024) siang.
Mendengarkan kabar tersebut S spontan terkejut dan bergegas menjemput anaknya di RTQ tersebut. Setelah itu, ia pun langsung menanyakan kepada anaknya tersebut dan mengakui bahwa putranya ini mendapatkan pelecehan dari pimpinan RTQ.
"Anak saya ini ngaku dia mendapatkan pelecehan itu awalnya di bulan Desember 2023 dan di bulan Januari 2024. Di bulan Januari, dua kali dia dilecehkan," sebutnya.
Ibu korban mengungkapkan ternyata selama ini anaknya tidak berani mengadu karena dibawa ancaman pelaku.
"Jadi ancamannya itu halus, jangan melapor nanti gak berkah ilmunya," ucapnya.
S menyampaikan usai mendengarkan cerita dari anaknya ini, ia pun langsung mendatangi Polrestabes Medan untuk membuat laporan pengaduan.
"Sudah dilaporkan dari bulan Juni kemarin, tapi belum ada tindakan dari polisi, sampai pada akhirnya kami demo di RTQ dan membawa dia (MHP) ke Polsek Medan Tembung baru ke Polrestabes Medan," jelasnya.
Diberitakan, pimpinan sekaligus pemilik salah satu rumah tahfiz qur'an (RTQ) di Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, dilaporkan ke Polrestabes Medan. Pria itu diduga telah berulang kali melakukan pelecehan seksual terhadap sejumlah santrinya.
Kasus ini beberapa bulan yang lalu sudah dilaporkan ke Polrestabes Medan. Namun, terkesan jalan di tempat, orang tua para korban bersama warga sekitar yang tinggal tak jauh dari lokasi kejadian tersebut melakukan aksi demo. Aksi itu diketahui kepala dusun setempat lalu terduga pelaku berinisial MHP diarak ke Polsek Medan Tembung, Rabu (6/11/2024) sekira pukul 22.30 WIB. Selanjutnya, terduga pelaku dibawa ke Polrestabes Medan, Kamis (7/11/2024) sekira pukul 00.30 WIB.
Dalam kasus tindak pidana ini, sedikitnya ada tiga santri yang menjadi korban dan berani mengutarakan perihal yang dialami para korban kepada orang tuanya. Mereka yakni FH (12) dan RH (14) keduanya warga Kecamatan Medan Denai, Kota Medan serta AMR (14) warga Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang.
Orang tua korban melalui kuasa hukumnya, Deded Syahputra mengatakan kasus ini terungkap setelah para korban sudah keluar dari ponpes dan memberanikan melapor kejadian yang dialami. Laporan polisi dibuat sebanyak tiga kali, di mana laporan Bulan Juni sebanyak dua kali dan laporan ketiga di Bulan September 2024.
"Dugaan pelecehan yang dilakukan terduga pelaku yakni para santri (korban) dibuat semacam ada ritual khusus setiap malam melayani dia (MHP). Modusnya dia ini awalnya minta dipijat lalu minta dilakukan onani sampai keluar atau segala macam, tapi tidak sampai disodomi," kata Deded Syahputra di Mapolrestabes Medan, Kamis (7/11/2024) siang.
Deded menyebut dirinya dihubungi agar mendatangi Unit PPA Satreskrim Polrestabes Medan untuk mendampingi pemeriksaan. Saat ini, terduga pelaku yang dikenal masyarakat terkesan sebagai ustaz kharismatik sudah diamankan polisi.
"Di dalam itu memang tidak ada ancaman tapi semacam ada pencucian otak bagi santri-santri yang menjadi korbannya untuk jangan melapor ke masyarakat atau orang tua bahwasanya 'ini loh ini aib ustaz, jadi gak boleh disebarkan'," ungkap Deded.
"Ritualnya itu setiap malam mereka (para korban) harus secara bergantian 'melayani' dia gitu, satu-satu. Informasi yang kami dapat perlakuan seperti itu sejak rumah tahfiz itu berdiri, sekitar 3 tahun," tambahnya. *
Medan, MPOL Anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi Golkar Dapil Sumut I, Kombes Pol (Purn) Dr Maruli Siahaan SH.MH terus menunjukkan kepeduliann
Sumatera Utara
Medan, MPOL Sarung atau dalam bahasa Batak Mandar sangat identik untuk perlengkapan pesta adat baik suka cita maupun duka cita. Sehingga Sa
Sumatera Utara
Medan, MPOL Persidangan perkara penjualan aset PTPN di Pengadilan Negeri Medan menghadirkan keterangan saksi ahli yang menegaskan aspek le
Hukum
Medan, MPOL Jaksa Agung ST Burhanuddin menunjuk Muhibuddin SH, MH, sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sumatera Utara menggantikan Ha
Sumatera Utara
Medan, MPOL PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) terus melanjutkan pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) sebagai bagian dari kom
Sumatera Utara
Medan, MPOL Jaksa Agung ST Burhanuddin menggeser jabatan Kepala Kejaksaan Tinggi Sumut (Kajatisu) dari Harli Siregar kepada Muhibuddin Ka
Sumatera Utara
Pada Operasi (Ops) Ketupat Toba 2026, Polrestabes Medan mengungkap 119 kasus berbagai tindak kejahatan diantaranya narkotika, kejahatan jala
Sumatera Utara
Taput, MPOL &lrm&lrmBupati Taput Dr. JTP Hutabarat tinjau langsung kondisi pemukiman warga yang terdampak bencana angin puting beliung di
Sumatera Utara
Medan, MPOL Tim dari Unit 3 Satresnarkoba Polrestabes Medan bisa dibilang cukup gacor dalam mengungkap peredaran gelap narkoba dengan bara
Sumatera Utara
Medan, MPOL Sidang lanjutan Perkara Citra Land di Pengadilan Tipikor Medan kembali digelar pada Sening 13/4/2026, jika pada sidang terd
Sumatera Utara