Sabtu, 20 Juli 2024

Warga Nelayan Young Panah Hijau Keluhkan Kenaikan Harga Kebutuhan Pokok

Jalaluddin Lase - Minggu, 28 Januari 2024 09:34 WIB
Warga Nelayan Young Panah Hijau Keluhkan Kenaikan Harga Kebutuhan Pokok
Anggota DPRD Sumut, Fraksi Partai NasDem dr.Mustafa Kamil Adam,Sp.PD (kemeja batik) menyalami warga saat melaksanakan sosialisasi Ranperda di Jalan Young Panah Hijau Kelurahan Labuhan Deli Kecamatan Medan Marelan.(Jal)
Medan, MPOL - Sejumlah warga nelayan Young Panah Hijau Kelurahan Labuhan Deli mengeluhkan kenaikan berbagai jenis barang kebutuhan pokok di pasaran, terutama harga beras, gula pasir, minyak goreng yang sehari-harinya dikonsumsi masyarakat.

Baca Juga:

Meroketnya harga berbagai jenis kebutuhan pokok, terutama sembako yang belakangan ini terus berlanjut, sangat menyulitkan warga untuk membeli dan memenuhi kebutuhan keluarga tersebut," kata Fitri Lubis saat acara sosialisasi Peraturan Perundang-undangan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Provinsi Sumatera Utara, tentang Ketenteraman Masyarakat dan Ketertiban Umum, yang dilaksanakan Anggota DPRD Sumut, Fraksi Partai NasDem dr.Mustafa Kamil Adam,Sp.PD, Sabtu (27/1/2024) di Jalan Young Panah Hijau Kelurahan Labuhan Deli Kecamatan Medan Marelan.

Kata Fitri Lubis, melambungnya harga berbagai jenis kebutuhan pokok, terkesan tidak terkendali yang menyebabkan daya beli masyarakat menjadi berkurang.Seperti halnya harga beras 5Kg kualitas rendah dari Rp 57 ribu melonjak menjadi Rp 65 ribu, beras kualitas sedang 5Kg dari harga Rp 65 ribu menjadi Rp 69 ribu, gula pasir 1 Kg dari harga Rp 14.ribu menjadi Rp 18 ribu, harga minyak goreng kualitas rendah dari Rp 14 ribu melonjak menjadi Rp 17 ribu.

"Bagi warga yang menggantungkan perekonomiannya dari hasil melaut sebagai nelayan menangkap ikan sangat memberatkan dan meresahkan. Karena hasil melaut tidak lagi mencukupi membeli berbagai barang kebutuhan pokok. Belum lagi memenuhi kebutuhan sandang yang harganya juga turut melaju, kebutuhan anak sekolah, bayar listrik dan lainnya.Sehingga warga miskin sangat terjepit dengan kondisi saat ini," tutur Fitri Lubis.

Fitri berharap pemerintah dapat menurunkan berbagai harga kebutuhan pokok agar daya beli masyarakat kembali pulih.Jika harga berbagai kebutuhan pokok tidak terkendali maka dikhawatirkan akan menambah jumlah orang miskin. Meskipun ada program PKH dan bansos pemerintah lainnya hanya terbatas pada segelintir orang saja dan sifatnya juga hanya sesaat, jelasnya.

Sementara itu Anggota DPRD Sumut, Fraksi Partai NasDem dr.Mustafa Kamil Adam,Sp.PD mengatakan kehadirannya ketengah-tengah masyarakat adalah dalam rangka tugas dinas sebagai anggota dewan untuk mensosialisasikan peraturan Ranperda tentang Ketenteraman Masyarakat dan Ketertiban Umum.

" Kami ingin mendapatkan masukan dari masyarakat tentang Ranperda tersebut, sehingga setelah di undangkan maka warga tidak terkejut lagi tetapi sudah memahaminya. Sebab dengan adanya rasa aman dan tertb dalam kehidupan bermasyarakat akan dapat menciptakan kehidupan yang harmonis," jelas politisi berlatar belakang dokter spesialis penyakit dalam itu.

Disisi lain kata dr Mustafa, berkaitan dengan melonjaknya berbagai harga kebutuhan pokok, biasanya Pemko Medan melalui pihak kelurahan mengadakan pasar murah terutama menjual sembako lebih murah dari harga pasaran. Silahkan ibu-ibu pro aktif dan manfaatkan kesempatan tersebut untuk meringankan biaya belanja rumah tangga,tandasnya.

Acara sosialisasi berlangsung tertib dan lancar yang turut dihadiri, Eliana Siba,SH, Selur Labuhan Deli, Mulyanto,S.Ag, tokoh masyarakat, Suwarni Caleg DPRD Medan Dapil 2, narasumber Zulhamdani Napitupulu,M.Kom, Ketua Mahasiswa Partai NasDem Kota Medan, Muhammad Ichwan,SE yang juga Caleg DPRD Medan Partai NasDem No.9 Dapil 3 (Medan Deli,Timur,Perjuangan dan Medan Tembung), Sahabat dr.Mustafa diantaranya, Syahrul, Vina Meliani, Dara Hidayanti, Suryani, Irgie Fahrezi, Herry Pasha Sinuhaji dan masyarakat lainnya.

Zulhamdani Napitupulu,M.Kom selaku narasumber menyampaikan bahwa, latar belakang pembuatan Ranperda dimaksudkan untuk memelihara ketertiban umum merupakan Amanat Pembukaan Undang-Undang Dasar Republik Indonesia Tahun 1945. Manusia merupakan makhluk sosial yang dikodratkan hidup dalam kebersamaan dengan sesamanya dalam masyarakat. Maka perlu menjaga ketertiban dan ketentraman umum.

"Ketertiban umum dan ketentraman masyarakat merupakan manifestasi dari HAM dalam tertib kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Adanya rasa aman dan tertib dalam kehidupan bermasyarakat akan dapat menciptakan kehidupan yang harmonis," jelas Napitupulu.


Sebelumnya, Eliana Siba,SH Seklur Labuhan Deli mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada Anggota DPRD Sumut, dr.Mustafa Kamil Adam,Sp.PD, yang telah melaksanakan sosialisasi peraturan Ranperda tentang Ketenteraman Masyarakat dan Ketertiban Umum di wilayah kerjanya.***

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Jalaluddin Lase
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Sidang Penyampaian Keuangan APBD Labuhanbatu Tahun 2023 Digelar, Kursi Dewan Kebanyakan Kosong
Walikota Binjai Hadiri Rapat Paripurna Penetapan Ranperda Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA. 2023
Di Kecamatan Medan Area Posko Antisipasi Tawuran,Geng Motor Masih  Berlanjut
Tawuran dan Aksi Geng Motor Masih Momok Menakutkan Bagi Warga
Anggota DPRD Sumut dr Mustafa Kamil Adam Sp.PD Kembali Ingatkan Perlunya Pengamalan Ideologi Pancasila
Pemerintah Diminta Perhatikan Nasib Ribuan Guru Swasta
komentar
beritaTerbaru