Jumat, 11 September 2026

Matanya Tidak Merah, Dia Bukan Preman, Mereka Adalah GRIB Jaya Labuhanbatu

Catatan Oleh: BUDI ARDIANSYAH Wakil Ketua PWI Labuhanbatu, UKW Madya' 2024
Budi Ardiansyah - Jumat, 11 September 2026 08:35 WIB
Matanya Tidak Merah, Dia Bukan Preman, Mereka Adalah GRIB Jaya Labuhanbatu
Sorot pandangannya sedikit sayu, meskipun rambut yang sedikit demi sedikit mulai tumbuh memutih, tapi 'isi kepala' tidak pula memudar_ seolah bergumam: "Kami harus bermanfaat untuk orang banyak". Dia adalah Ahmad Putra Lubis, Ketua Dewan Pimpinan Cabang GRIB Jaya Kabupaten Labuhanbatu Periode 2026-2031.

Baca Juga:
Berangkat dari diterimanya Surat Keputusan (SK) yang diterbitkan DPD GRIB Sumut pada Agustus 2026 belum lama ini, Ahmad Putra Lubis terus melakukan revitalisasi komunitas hingga membawa organisasi yang dipimpinnya jauh dari makna 'Preman'.

"Insya Allah, sepengetahuan saya, mereka (GRIB Jaya Labuhanbatu*) setiap tahunnya pada Idul Adha lakukan penyembelihan hewan Qurban. Bagi saya, mereka lebih baik dari orang- orang mampu diluar sana yang mengaku Islam tapi lupa ber-qurban," ujar Hasby Hasibuan S.Ag, Kamis (10/9/2026).

Menurut penulis, narasi yang diucapkan pemikir religi ini pun, seakan memporak- porandakan 'jendela jiwa' kita, yang dengan lantang telah mendobrak ruang hati hingga membuat kita rindu bertaqwa kepada-NYA. Sejatinya, kalimat itu pula menjawab cibiran keras bahwa 'Mereka Bukan Preman'.

Saat sekarang, banyak para kuli tinta di Labuhanbatu yang mengenal dia (Ahmad Putra Lubis), bukan karena dia adalah anak Almarhum Bapak Abdul Hakim Lubis yang pernah menjabat sebagai pemimpin baik di Kelurahan Cendana Kecamatan Rantau Utara. Akan tetapi, karena sosok muda ini seyogianya memang dekat dengan wartawan.

"Kemarin, DPC GRIB Jaya Labuhanbatu pernah menggelar turnamen Catur khusus jurnalis. Momentum itu membuat dia termasuk menjadi keluarga besar bagi insan Pers. Wajar dia dikenal dalam komunitas wartawan," sebut Armansyah Siregar, wartawan senior Labuhanbatu, yang kala itu mendapat peringkat kedua pada turnamen tersebut.

Memaknai diksi 'Premanisme', tentunya tidak jauh dari identitas kelompok 'Mata Merah' yang selalu menjadi imej buruk, terkhusus dilontarkan kepada organisasi masyarakat (Ormas) maupun organisasi kepemudaan saat ini. Akan tetapi, ungkapan makna negatif tersebut telah terbuang jauh terhadap GRIB Jaya di Labuhanbatu.

Mengapa tidak? organisasi besutan Rosario de Marshal alias Hercules inipun, kini telah menunjukkan gradasi positif menjadi wadah aspirasi masyarakat dalam menyampaikan kepentingan sosial, ekonomi dan kemasyarakatan. Tentunya, siap berdiri paling depan untuk berbuat kepada kaum lemah.

Lihat saja di sosial media, Ahmad Putra Lubis terus menyibukkan organisasinya melalui kegiatan positif dengan membantu dan mendorong warga yang kesusahan untuk tetap semangat dan terus berjuang membangun ekonomi mereka.

Faktanya, Zainul Bahri Siregar, 43 tahun, warga Jalan Kandis Gang Ikhlas Kelurahan Padang Bulan, Kecamatan Rantau Utara Kabupaten setempat, menderita penyakit Mata Katarak, telah mendapat 'sentuhan nyata' dari DPC GRIB Jaya, dan saat ini masih terus memperoleh perhatian serius dari ormas tersebut.

Dalam benak penulis, terhadap ormas ini dapat ditafsirkan, matanya tidak merah, Dia bukan Preman, Mereka adalah GRIB Jaya Labuhanbatu. 'Mereka memberi bukan karena mereka berlebih, akan tetapi karena mereka tau masih banyak masyarakat yang sedang membutuhkan".

Pada kesempatan ini pula, semestinya kita sepakat, premanisme wajib diberantas, kemiskinan harus di-entas, kerja nyata mesti tuntas, persatuan dan kesatuan pun selayaknya pantas, kalau bukan kita siapa lagi dan kalau bukan sekarang kapan lagi?

Tulisan ini bukan pesanan, akan tetapi terwujud dari simpatik penulis terhadap sosok muda yang mulai bangkit, berbuat tanpa pamrih yang mengedepankan kebaikan. Mudah-mudahan melalui artikel ini pula, dapat melahirkan sosok muda baru lainnya, serta membuka 'mata dan telinga' para aparat dan pejabat untuk Labuhanbatu kita semakin baik kedepan, Amin. Semoga.**

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Maju Manalu
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru