Senin, 08 Juni 2026

Euforia Garuda Muda Terusik Aksi Calo, SMSI Deli Serdang: Jangan Biarkan Sportivitas Dikorbankan

Hanter Manalu - Senin, 08 Juni 2026 10:00 WIB
Euforia Garuda Muda Terusik Aksi Calo, SMSI Deli Serdang: Jangan Biarkan Sportivitas Dikorbankan
Ist
Deli Serdang, MPOL -Sukses melaju ke semifinal ASEAN U-19 Boys Championship 2026 sebagai juara Grup A, Timnas Indonesia U-19 justru menyisakan catatan kelam. Kemenangan gemilang 2-1 atas Vietnam U-19 di Stadion Utama Sumatera Utara, Minggu (7/6/2026), tercoreng oleh maraknya praktik percaloan tiket yang sangat meresahkan masyarakat.

Baca Juga:
Di lapangan, oknum calo tampak bebas beroperasi di area stadion. Mereka mematok harga hingga Rp350.000 per lembar, jauh melampaui harga resmi yang hanya Rp100.000. Fenomena ini memicu kekecewaan mendalam bagi para suporter yang hadir jauh-jauh untuk mendukung Garuda Muda.

"Ingin membeli di loket resmi sudah habis, sementara calo terang-terangan menawarkan harga tiga kali lipat. Ini sangat mencederai rasa keadilan bagi pendukung setia," keluh salah satu calon penonton yang gagal mendapatkan tiket.

Menanggapi insiden tersebut, Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Deli Serdang, Heri Siswoyo, melontarkan kecaman keras. Ia menilai praktik ilegal ini tidak hanya merugikan masyarakat, tetapi juga merusak citra persepakbolaan nasional.

"Kemenangan Timnas U-19 adalah kebanggaan nasional. Sangat ironis jika momen sejarah ini justru dinodai oleh pihak-pihak yang hanya mengejar keuntungan pribadi. Kami mendesak panitia pelaksana dan aparat keamanan untuk segera bertindak tegas dan melakukan penertiban total sebelum laga semifinal digelar," ujar Heri.

Lebih lanjut, Heri menegaskan komitmen SMSI Deli Serdang untuk turut serta menciptakan iklim pertandingan yang lebih kondusif. Organisasi media ini menyatakan kesiapan mereka untuk berkolaborasi dalam pengawasan dan edukasi publik terkait alur pembelian tiket yang transparan.

"Kami memiliki jaringan media yang luas untuk mengedukasi masyarakat terkait mekanisme pembelian tiket resmi. Kami siap mendukung penuh pengawasan di lapangan agar ruang gerak para calo tertutup. Ke depan, pelibatan organisasi media seperti SMSI diharapkan mampu memastikan setiap pertandingan berjalan sportif, transparan, dan berpihak kepada suporter," pungkasnya.

Besar harapan masyarakat agar pihak panitia segera membenahi sistem penjualan tiket dengan lebih ketat dan profesional, demi memastikan ajang bergengsi ini dapat dinikmati oleh seluruh kalangan tanpa bayang-bayang praktik ilegal.**

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Maju Manalu
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru