Medan, MPOL - Fakultas Psikologi Universitas Medan Area (
UMA) bekerja sama dengan
UNITAR International University melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) pada 15–16 Oktober 2026 di Kelurahan Bandar Selamat, Kecamatan Medan Tembung.
Baca Juga:
Kegiatan bertema "GEMA SEJAHTERA (Gerakan Masyarakat Sejahtera): Penguatan Parenting Digital untuk Mewujudkan Kesejahteraan Psikologis Keluarga Tangguh" ini mengusung judul "GEMA KELUARGA SEJAHTERA: Pemberdayaan Para Ibu sebagai Agen Parenting Digital untuk Mewujudkan Keluarga Adaptif, Resilien, dan Sejahtera Psikologis."
Kegiatan ini dihadiri oleh dosen dan mahasiswa Fakultas Psikologi
UMA serta
UNITAR International University, Sekretaris Lurah Bandar Selamat, dan para kepala lingkungan sebagai bentuk sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah setempat dalam pemberdayaan masyarakat.
Program ini bertujuan memberdayakan para ibu agar mampu menerapkan pola pengasuhan yang bijak dan adaptif di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.
Penggunaan gawai dan media sosial yang semakin dekat dengan kehidupan anak menghadirkan berbagai tantangan bagi keluarga, mulai dari pengaturan waktu layar hingga komunikasi antara orang tua dan anak. Oleh karena itu, parenting digital menjadi keterampilan penting dalam menciptakan lingkungan pengasuhan yang aman, positif, dan mendukung tumbuh kembang anak.
Melalui GEMA KELUARGA SEJAHTERA, para ibu didorong untuk meningkatkan keterampilan komunikasi positif, pendampingan penggunaan teknologi, pengelolaan stres, serta penguatan kesehatan mental keluarga.
Program ini menekankan pentingnya peran ibu dalam membangun keluarga yang adaptif dan resilien, yaitu keluarga yang mampu menyesuaikan diri terhadap perubahan, menghadapi tekanan, serta menyelesaikan permasalahan melalui komunikasi dan dukungan emosional yang sehat.
Kolaborasi Fakultas Psikologi
UMA dan
UNITAR International University ini merupakan wujud kontribusi perguruan tinggi dalam menghadirkan edukasi psikologi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Dukungan pemerintah kelurahan serta keterlibatan dosen dan mahasiswa dari kedua institusi diharapkan memperkuat keberlanjutan gerakan pemberdayaan keluarga.
Melalui semangat GEMA SEJAHTERA, para ibu diharapkan mampu menjadi agen perubahan di lingkungan keluarga dan masyarakat untuk mewujudkan keluarga yang adaptif, resilien, harmonis, dan sejahtera secara psikologis di era digital.***
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News