Kamis, 29 Oktober 2026

Akademisi Unimed Dionisius Sihombing Ajak Kepsek dan Guru Lakukan Transformasi Sekolah untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan

Maju Manalu - Kamis, 29 Oktober 2026 13:33 WIB
Akademisi Unimed Dionisius Sihombing Ajak  Kepsek  dan Guru Lakukan Transformasi Sekolah untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan
Ist
Medan, MPOL-Akademisi Universitas Negeri Medan (Unimed), Dr. Dionisius Sihombing, S.Pd., M.Si., yang akrab disapa Dion, mengajak kepala sekolah (Kepsek) dan guru melakukan transformasi sekolah melalui penguatan budaya, inovasi, dan kolaborasi (BIK) guna meningkatkan mutu pendidikan.Ajakan tersebut disampaikan saat menjadi narasumber pengantar dalam kegiatan pengujian Model Manajemen Transformasi Kepemimpinan Kepala Sekolah Berbasis Budaya, Inovasi, dan Kolaborasi (BIK) di SMP Negeri 18 Medan, 20 Oktober 2026.

Baca Juga:
Kegiatan ini diikuti 140 peserta dari 18 SMP Negeri di Kota Medan, terdiri atas kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan.

Model BIK merupakan karya ilmiah Dewi Sri Indriani yang sedang melaksanakan penelitian doktoral pada Program Pascasarjana Unimed.

Pengujian ini bertujuan memperoleh masukan dari para pemangku kepentingan sekolah terkait pengembangan model transformasi kepemimpinan dan pengelolaan sekolah.

Dalam pemaparannya, Dion menegaskan bahwa transformasi sekolah bukan sekadar perubahan administratif atau pemanfaatan teknologi, melainkan perubahan menyeluruh dan berkelanjutan dalam budaya kerja, kepemimpinan, pembelajaran, serta keterlibatan seluruh warga sekolah.


Menurutnya, pilar Budaya menekankan integritas, disiplin, keteladanan, dan karakter positif; Inovasi mendorong pembelajaran kreatif dan bermakna; sedangkan Kolaborasi memperkuat sinergi kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, orang tua, komite sekolah, dan mitra pendidikan.

"Mutu pendidikan merupakan tanggung jawab seluruh warga sekolah. Kepala sekolah harus menjadi penggerak perubahan, guru mengembangkan inovasi pembelajaran, dan seluruh pemangku kepentingan berkolaborasi membangun sekolah yang semakin berkualitas," ujar Dion.

Dion yang juga menjabat Ketua Lembaga Konsultasi Pendidikan (LKP) Citra Sumatera Utara itu menambahkan bahwa keberhasilan transformasi harus diukur dari perubahan nyata, seperti peningkatan kualitas pembelajaran, penguatan karakter peserta didik, profesionalisme guru, serta tata kelola sekolah yang semakin baik.

Dion mendorong setiap sekolah memulai perubahan dengan mengidentifikasi kebutuhan, menetapkan target, mengembangkan inovasi, melibatkan seluruh warga sekolah, serta melakukan evaluasi berkelanjutan.

Semangat tersebut sejalan dengan gagasan "Membangun Negeri dari Sekolah".

Melalui penguatan budaya, inovasi, dan kolaborasi, Dion berharap sekolah menjadi lingkungan pendidikan yang bermutu, mampu membentuk karakter, mengembangkan kompetensi, dan mempersiapkan generasi masa depan Indonesia.

Usai pemaparannya, Dion memberikan buku berjudul Membangun Negeri dari Sekolah yang ditulis Prof. Dr. Syawal Gultom, M.Pd., Dr. Dionisius Sihombing, S.Pd., M.Si., dan Dr. Salaman Munthe, M.Si kepada para Kepala Sekolah untuk menjadi bacaan sekolah dalam upaya mendukung gerakan literasi di sekolah.

Dion juga berterimakasih kepada Dewi Sri Indriani yang telah memberikan kesempatan menjadi narasumber dalam kegiatan pengujian Model Manajemen Transformasi Kepemimpinan Kepala Sekolah Berbasis BIK (Budaya, Inovasi dan Kolaborasi) yang dilakukannya. Semoga Model BIK yang dihasilkan dapat memberikan dampak baik bagi perubahan mutu sekolah kelak.***

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Maju Manalu
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru