Jumat, 14 Agustus 2026

Jatanras Dit Reskrimum Polda Sumut Identifikasi Pelaku Pembunuhan Driver Online Kebun Tebu Hamparan Perak

Josmarlin Tambunan - Jumat, 14 Agustus 2026 13:35 WIB
Jatanras Dit Reskrimum Polda Sumut Identifikasi Pelaku Pembunuhan Driver Online Kebun Tebu Hamparan Perak
Jasad Driver online ditemukan di kebun tebu bulu China hamparan perak, Jumat (14/8).(ist)
Medan, MPOL : Tim Jatanras Direktorat (Dit) Reskrimum Polda Sumut tengah melakukan penyelidikan atas penemuan mayat di perkebunan tebu, Bulu Cina, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deliserdang.

Baca Juga:

"Saya bersama personel sudah turun ke lokasi (TKP) melakukan penyelidikan, mudah-mudahan kasus penemuan mayat itu dapat segera diungkap," terang Kasubdit III Jatanras Dit Reskrimum Polda Sumut, Kompol Jama Kita Purba, Jumat (14/8).

Ia mengatakan, personel Inafis Polda Sumut sudah mengidentifikasi identitas pelaku serta memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkapkan kasus penemuan mayat yang diduga menjadi korban perampokan dan pembunuhan tersebut.

"Dari keterangan awal yang didapat korban merupakan pengemudi taksi online. Namun begitu kasusnya masih dalam penyelidikan," katanya kepada awak media.

Sementara menurut informasi, Kasubdit Jatanras Kompol Jama Purba yang turun ke TKP bersama anggotanya telah mengidentifikasi identitas pelaku dan sejumlah saksi juga yang sudah diperiksa menguatkan identitas pelaku. Bahkan, informasi yang diperoleh Jatanras sudah mengamankan dalah seorang yang dicurigai sebagai pelaku.

Sebelumnya, warga yang bermukim di kawasan Hamparan Perak, Kabupaten Deliserdang, mendadak heboh penemuan mayat di perkebunan tebu, Bulu Cina, Kamis (13/8) malam.

Penemuan mayat itu pun dilaporkan warga kepada aparat kepolisian setempat untuk dilakukan evakuasi serta dibawa ke rumah sakit. Saat ditemukan jasad korban dalam posisi terlentang mengenakan celana pendek biru kaos putih

Kemudian kedua kaki korban dalam keadaan terikat serta terdapat sejumlah luka memar di tubuh dan wajah diduga akibat tindakan penganiayaan.

Berdasarkan informasi yang didapat, menerangkan korban korban berinisial RA (25), warga Kecamatan Medan Helvetia, pengemudi taksi online.

Kuat dugaan pengemudi taksi online itu menjadi korban pencurian dengan kekerasan (curas) atau pembegalan oleh pelaku yang menyaru sebagai penumpang. Sebab mobil korban tidak ditemukan.**

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Josmarlin Tambunan
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru