Tim Gabungan Tiga Pilar Bersinergi Jaga Kamtibmas Belawan
Belawan, MPOL Komando Daerah Angkatan Laut I (Kodaeral I), Personel POM Kodaeral I melaksanakan kegiatan perbantuan menciptakan situasi Ka
Peristiwa
Sunggal, MPOL - Masih ingat Khairul Ghazali alias Abu Ahmad Yasin ? Beliau mantan teroris yang bertobat dan memutuskan keluar dari jaringan kelompok teroris setelah mendapat hidayah dari dalam penjara. Beliau sempat divonis enam tahun atas tindak pidana perampokan Bank CIMB Niaga pada Agustus 2010 silam.
Baca Juga:
Kini, beliau mengasuh sebuah pondok pesantren khusus bagi anak-anak mantan teroris untuk membina mental serta menjauhkan anak-anak mereka dari perbuatan terror yang nyatanya hanya menyengsarakan umat.
Dalam kunjungannya, Wakil Ketua Majelis Ulama (MUI) Kota Medan KH Zulfikar Hajar Lc, yang juga Pimpinan KBIHU Jabal Noor menyampaikan rasa takjubnya atas kinerja dan aktivitas Al Gazali sebagai Pimpinan Pondok Pesantren Al Hidayah yang berada di Desa Sei Mencirim Kecamatan Kutalimbaru Deli Serdang, Rabu (14/5).
"Ini luar biasa ya, siapa yang tak kenal dengan Al Ghazali ini. Kini kegiatan ibadahnya luar biasa, dia mengupayakan pendirian sarana pendidikan agama, untuk membina anak anak mantan teroris maupun keluarganya, agar tidak mengalami traumatik karena keterlibatan keluarganya dalam kelompok teroris. Karena mungkin saja ada bagian dari keluarganya tewas saat melakukan aksi terror. Jadi, Ini pantas kita dukung," ujar KH ZUlfikar Hajar yang juga Pimpinan Pondok Pesantren Jabal Noor di kawasan Sunggal.
Al Ghazali juga sangat aktif dalam kegiatan apa saja berbau keagamaan, bahkan saya senantiasa melihatnya hadir dalam setiap kegiatan di Polrestabes Medan," ujar KH Zulfikar.
Ulama pendiri Ponpes dan Tahfizhul Qur'an Jabal Noor ini juga mengajak pejabat, birokrat, pelaku usaha dan bisnis datang dan berkunjung ke lokasi ini. Saudara kita ini sudah menyadari kesalahannya selama menjadi teroris dan kini ingin hidup bahagia dan bermanfaat buat orang lain.
Saudara kita Al Ghazali, tambah KH Zulfikar Hajar, saat ini juga membuka usaha Gula Madu Semut Alhidayah, untuk menutupi kebutuhan hidupnya. Banyak yang pernah benci padanya, termasuk rekan-rekannya sesama teroris yang belum bertaubat, tetapi banyak juga yang membantunya, salah satunya hamba Allah yang turut mengupayakan lahan untuk hunian dan pengembangan pesantren Al Hidayah tersebut, apalagi warga sekitar juga ada yang mulai mempercayakan anaknya dididik di ponpes itu.
Pada intinya, Ulama kharismatik di kota Medan ini mengajak umat Islam turut membantu pengembangan pesantren Al Hidayah dan pengembangan produk produk dari anak anak pesantren seperti gula aren tersebut guna mendukung kemajuan perekonomian mereka.
Sebelumnya, Khairul Ghazali mengaku ide mendirikan Pesantren Al Hidayah di Deli Serdang, Sumatera Utara saat berada di dalam penjara.
Saya lihat anak saya itu tidak sekolah karena stigma anak teroris. Dia sampai keluar dari sekolah," tutur Khairul.
"Saya berpikir kalau anak saya seperti ini bagaimana dengan 600 mantan teroris lainnya. Kalau dikali tiga saja maka ada ribuan anak yang berpotensi ikut jejak bapaknya," kata dia.
Pesantren yang dia dirikan itu tidak jauh berbeda dengan pesantren-pesantren pada umumnya. Hanya saja, Al Hidayah memiliki progam atau mata pelajaran deradikalisasi. Mata pelajaran itu disusun sendiri oleh Khairul dan diajarkan pada sekitar 20 anak dari keluarga mantan terpidana teroris.
Ada empat poin utama yang diajarkan, yakni penanaman sifat kritis terhadap ajaran-ajaran radikal, pluralisme, indoktrinasi agama yang mengajarkan kedamaian dan menghindari ajaran agama yang bersifat dogmatis.
Menurut Khairul, ajaran agama yang bersifat dogmatis seringkali membuat seseorang itu keliru memahami nilai agama. Bahkan berpotensi melahirkan sifat fanatisme sempit terhadap agama yang justru membahayakan keberagaman.
"Islam itu jelas-jelas mengajarkan toleransi. Siapa bilang pluralisme itu juga bertentangan dengan Islam. Rasulullah bahkan pernah memberi makan orang-orang miskin dari agama lain," ucap Khairul.(nas)
Belawan, MPOL Komando Daerah Angkatan Laut I (Kodaeral I), Personel POM Kodaeral I melaksanakan kegiatan perbantuan menciptakan situasi Ka
Peristiwa
Medan, MPOLPersonel Satuan Brimob Polda Sumatera Utara melaksanakan Patroli Mandiri guna mengantisipasi gangguan kamtibmas, khususnya kejah
Sumatera Utara
Medan, MPOL Kordinator Wilayah Pusat Monitoring Politik dan Hukum Indonesia (PMPHI) Sumatera Utara (Sumut), Drs Gandi Parapat menyebutWalik
Sumatera Utara
Medan, MPOL Kantor Pertanahan (Kantha) Kota Medan melakukan peninjauan langsung ke objek lahan seluas 17.200 m2 yang berlokasi di Jalan Tol
Sumatera Utara
Belawan, MPOL Aparat gabungan bergerak cepat membubarkan aksi tawuran yang terjadi di kawasan Jalan TM Pahlawan, Lorong Papan, Kelurahan Be
Peristiwa
Simalungun, MPOL Puluhan objek wisata di Kabupaten Simalungun melalui Kelompok Darma Wisata ( Pokdarwis) mengaku telah menyetorkan uang re
Sumatera Utara
Tebing Tinggi, MPOL Satres Narkoba Polres Tebing Tinggi kembali berhasil mengungkap kasus tindak pidana narkotika di Kelurahan Mekar Sentos
Sumatera Utara
Simalungun, MPOL Bupati Simalungun, Dr H Anton Achmad Saragih mengajak seluruh pihak untuk terus menjaga kekompakan dan sinergi demi tercip
Sumatera Utara
Torgamba, MPOL Tim personel Koramil 11/KP bersama Unit Intel Kodim 0209/LB kembali membuktikan komitmennya dalam memberantas peredaran nar
Sumatera Utara
Medan, MPOLPeringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke118 Tahun 2026 menjadi momentum penting bagi seluruh elemen bangsa untuk mem
Pendidikan