Tamat Riwayat Komplotan Pemeras di Samosir, 4 Pria Diciduk Polisi, Satu Ngaku Wartawan
Samosir, MPOL Unit Pidana Umum (Pidum) Sat Reskrim Polres Samosir mengamankan empat orang lakilaki dewasa yang diduga terlibat tindak pida
Sumatera Utara
Medan, MPOL-Anggota DPD RI asal Sumatra Utara (Sumut), Pdt. Penrad Siagian, menggelar Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama Bank BTN Provinsi Sumut, Kantor Pertanahan (BPN) Deli Serdang, dan Forum Masyarakat Perumahan Puri Asri Taramedang.
Baca Juga:
Ketua Forum Masyarakat, Loandro Nainggolan, dan sejumlah warga turut hadir dalam pertemuan yang dilakukan di Kantor DPD RI Provinsi Sumut, Rabu, 15 Oktober 2025.
Rapat yang dihadiri perwakilan Bank BTN serta Kepala Kantor Pertanahan Deli Serdang, Mahyu Danil, membahas persoalan sertifikat kepemilikan rumah subsidi yang belum diterbitkan meski telah dilunasi.
Sebanyak 85 kepala keluarga (KK) warga Perumahan Puri Asri Taramedang mengeluhkan belum menerima sertifikat, bahkan salinan fotokopinya, meski sudah mencicil KPR selama 10 tahun.
Dalam pertemuan itu, Penrad Siagian menegaskan persoalan tersebut sudah disampaikan secara resmi ke DPD RI dan telah melalui proses kajian internal.
Ia menilai program rumah subsidi sebagai bagian dari kebijakan pemerintah seharusnya tidak menimbulkan masalah.
"Kalau program pemerintah saja bermasalah, kepercayaan masyarakat akan hilang. Masyarakat sudah menjalankan kewajibannya, membayar KPR selama bertahun-tahun, tapi tidak mendapatkan haknya. Saya ingin kepastian atas hal ini agar bisa ditindaklanjuti," tegas Penrad dalam keterangannya, Sabtu, 18 Oktober 2025.
Penrad juga mengingatkan bahwa kebijakan pro rakyat seperti program rumah subsidi harus benar-benar terealisasi di lapangan agar tidak menurunkan kepercayaan publik terhadap pemerintah.
Kepala Kantor Pertanahan Deli Serdang, Mahyu Danil, mengakui kasus ini telah berlangsung lama dan kini juga ditangani Ombudsman Sumut.
Ia menjelaskan, penyelesaian masalah membutuhkan koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk pihak pengembang dan PTPN. Namun, dalam RDPU tersebut, pihak PTPN tidak hadir.
Absennya PTPN dinilai memperlambat proses klarifikasi terhadap akar persoalan yang menghambat penerbitan sertifikat rumah.
"Bukan kami tidak mau menyelesaikan, tapi kami harus berhati-hati. Persoalan ini kompleks, dan kami tidak bisa bekerja sendiri. PTPN juga harus hadir untuk menjelaskan bagian mereka," ujar Danil.
Wakil Kanwil Bank BTN Sumut, Aries Tuti, menyampaikan harapan agar persoalan antara pihak pengembang dengan masyarakat Perumahan Puri Asri Taramedang dapat segera diselesaikan.
Ia menilai, persoalan tersebut sudah terlalu lama dibahas tanpa hasil yang jelas.
"Kami berharap persoalan ini segera selesai, karena sudah terlalu banyak pertemuan yang kami lewati terkait hal ini," ujar Aries dalam rapat itu.
Aries menegaskan, BTN juga mengalami kerugian akibat berlarutnya masalah tersebut.
Menurutnya, bank telah menyalurkan sejumlah dana kepada pihak pengembang dan kini tetap berkewajiban menagih cicilan sesuai prosedur.
"Kami sudah mengeluarkan dana yang diajukan oleh pengembang. Sebagai pertanggungjawaban penggunaan dana, kami tetap harus menerima cicilan. Jadi kami juga merupakan pihak yang dirugikan dalam persoalan ini," tegasnya.
Sementara itu, pengembang Jack Marbun berharap agar penyelesaian segera dicapai karena kasus ini telah berdampak serius terhadap reputasinya di dunia properti.
"Selain kerugian finansial, kami kehilangan banyak pekerjaan karena kepercayaan masyarakat hilang kepada kami. Padahal, kami masih memiliki kewajiban miliaran rupiah kepada BTN," ungkap Jack.
Dari pihak warga, Ketua Forum Masyarakat Puri Asri Taramedang, Loandro Nainggolan, menjelaskan bahwa permasalahan bermula sejak 2015 saat pembelian rumah melalui PT Madya Kreasi Lestari dengan skema KPR BTN.
Meski cicilan telah dilunasi pada 2022, sertifikat rumah (SHM) belum juga diterbitkan karena surat induk perusahaan belum dipecah.
Loandro menyebut warga telah melakukan berbagai langkah, termasuk somasi dan audiensi ke BTN, pengembang, dan BPN Deli Serdang.
Namun, belum ada kepastian penyelesaian hingga akhirnya mereka melaporkan kasus ini ke Polda Sumut pada Oktober 2024.
"Kami hanya menuntut hak kami. Rumah sudah lunas, tapi sertifikat tak kunjung kami terima," kata Loandro.
Ia juga menyampaikan harapan besar agar Anggota DPD RI Pdt. Penrad Siagian dapat membantu memperjuangkan hak warga dan memastikan pemerintah turun tangan menuntaskan persoalan tersebut.
"Kami berharap Bapak Senator dapat memfasilitasi penyelesaian kasus ini agar kami bisa segera mendapatkan hak kami yang tertunda selama bertahun-tahun," ujar Loandro.**
Samosir, MPOL Unit Pidana Umum (Pidum) Sat Reskrim Polres Samosir mengamankan empat orang lakilaki dewasa yang diduga terlibat tindak pida
Sumatera Utara
Kotapinang, MPOL Hari Ulang Tahun (HUT) Polisi Lalu Lintas (Polantas) ke71 Tahun 2026 di Kabupaten Labuhanbatu Selatan diwarnai aksi kema
Sumatera Utara
Labuhanbatu Selatan, MPOL Komitmen Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel) dalam mendorong pengelolaan keuangan daerah yang tra
Sumatera Utara
Medan, MPOL Timsus JCS/ Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Medan meringkus seorang pencuri sepeda motor yang beraksi di Jalan Besar Tembun
Sumatera Utara
Medan, MPOL PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia (Generali Indonesia) meresmikan wajah baru Generali Center Medan yang berlokasi di Uniland
Kesehatan
Jakarta, MPOL Anggota Komisi XIII DPR RI Fraksi Partai Golkar Daerah Pemilihan Sumatera Utara I, Kombes Pol (Purn.) Dr. Maruli Siahaan, S.H
Peristiwa
Jakarta, MPOLAnggota DPR RI Komisi XIII Fraksi Partai Golkar, Kombes Pol (Purn.) Dr. Maruli Siahaan, S.H., M.H., mengikuti rangkaian Rapat
Nasional
Meski sudah ada pekerjaan sebagai penjual nasi goreng, tapi HI (44) masih mencari tambahan dengan cara mengedarkan narkoba jenis sabusabu.
Sumatera Utara
Belawan, MPOL Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) I menerima bantuan hibah satu unit mobil ambulans jenis Suzuki APV MT dari PT Bank R
Sumatera Utara
Kotapinang, MPOL Dunia pendidikan terus bergerak memasuki era digitalisasi. Guru dituntut tidak hanya menguasai materi pelajaran, tetapi
Sumatera Utara