Jumat, 24 April 2026

Tegas dan Keras! Polsek Medan Tembung Tembak Kedua Kaki Residivis Spesialis Jambret

Tersangka Baru Bebas dari Penjara
Ardi Yanuar - Jumat, 24 April 2026 21:30 WIB
Tegas dan Keras! Polsek Medan Tembung Tembak Kedua Kaki Residivis Spesialis Jambret
Ardi.
Polisi tengah menginterogasi tersangka Riandi alias Mabuk, pelaku spesialis jambret.
Medan, MPOL -Unitreskrim Polsek Medan Tembung mulai unjuk gigi dalam mengungkap kasus 3C (curas, curat, curanmor). Belum lama ini telah mengungkap kasus pembunuhan dengan meringkus pelakunya di kawasan Kabupaten Bener Meriah, Aceh, petugas kali ini meringkus residivis yang sudah berulang kali melakukan penjambretan di wilayah hukum Polrestabes Medan.

Baca Juga:
Dengan tindakan tegas dan keras, petugas 'menghadiahi' timah panas di bagian kedua kaki pelaku. Adapun identitas pelaku yakni Riandi Dahlan Lubis alias Mabuk (23) warga Jalan Bantan, Gang Rezeki, Kel Bantan Kec. Medan Tembung.

Kapolsek Medan Tembung, Kompol Ras Maju Tarigan mengatakan aksi penjambretan yang dilakukan pelaku terjadi di Jalan Besar Tembung, Desa Bandar Khalipah, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kamis (26/3/2026) sekira pukul 03.30 WIB. Saat itu korban Situ Hajar (21) yang tengah berjalan kaki sedang melintas di lokasi. Tak lama kemudian, pelaku datang memepet korban dan merampas tas sandang milik korban.

Dalam rekaman cctv, korban sempat berteriak minta tolong yang mengundang perhatian warga sekitar. Namun, pelaku tancap gas berhasil melarikan diri. Atas kejadian tersebut korban membuat laporan ke Polsek Medan Tembung. Dalam keterangannya, korban mengaku di dalam tas miliknya itu berisi uang Rp 18 juta dan iPhone 13.

Genap satu bulan melakukan penyelidikan dan mencari keberadaan pelaku yang dikenal cukup licin ini, petugas akhirnya berhasil menangkap pelaku saat mendapat informasi bahwa pelaku tengah menjemput pacarnya di salah satu sekolah Jalan Letda Sujono, Kecamatan Medan Tembung, Kamis (23/4/2026) sekira pukul 12.00 WIB.

"Jadi, sebelum pelaku disergap, kita sudah standby memonitor kedatangannya. Begitu pelaku datang langsung kita sergap," jelasnya.

"Saat ditangkap pelaku ini melakukan perlawanan, menolak untuk diborgol dan meronta-ronta, tambahnya.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ardi Yanuar
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru