Rabu, 13 Mei 2026

Edi Saputra Ingatkan Masyarakat Jangan Lalai Urus Kelengkapan Adminduk dan Pastikan Sinkron

Rifki Warisan - Minggu, 10 Mei 2026 22:55 WIB
Edi Saputra Ingatkan Masyarakat Jangan Lalai Urus Kelengkapan Adminduk dan Pastikan Sinkron
Istimewa
Anggota DPRD Medan, Edi Saputra, saat melaksanakan sosialisasi Perda Penyelenggaraan Adminduk di Jalan Rawa Cangkuk III, Kecamatan Medan Denai, Sabtu (9/5/2026).
Medan, MPOL -Anggota DPRD Medan, Edi Saputra, ST, kembali menjelaskan, Perda Pemyelemggaraan Administrasi Kependudukan (Adminduk) memberikan pengetahuan, pemahaman, motivasi, agar dapat meningkat kesadaran masyarakat dalam pengurusan adminduk sehingga lengkap dan sinkron.

Baca Juga:
Hal itu diingkapkan Edi Saputra saat melaksanakan sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Adminduk di Jalan Rawa Cangkuk III, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan, Sabtu (9/5/2026).

"Kita harapkan tidak ada lagi warga Kota Medan yang kesulitan berurusan dengan rumah sakit, pendidikan hingga bantuan pemerintah dan lainnya hanya gara-gara terbentur atau tidak memiliki kelengkapan maupun kesalahan data adminduk," ujar Edi Saputra.

Menurut Edi Saputra, kelengkapan adminduk manfaatnya sangat penting, sebagai data memperoleh setiap bantuan program dari pemerintah pusat dan Pemko Medan, seperti beasiswa, Kartu Indonesia Pintar (KIP), PKH, bantuan koperasi atau keuangan hingga berobat gratis dengan menunjukkan KTP dengan program UHC.

Politisi PAN ini mengajak masyarakat supaya lengkap dan sinkron adminduknya. Menurut Edi, masih banyak yang belum tersentuh dan terdata adminduk. Hal ini disebabkan kemungkinan warga sendiri kurang aktif dalam mengurus adminduknya atau disebabkan kurangnya pengawasan pemerintah setempat.

"Kita temukan masih banyak yang tidak sinkron terutama penulisan huruf bahkan lebih parah lagi masih ada yang tidak lengkap (nol data). Jika tidak diperbaiki berakibat fatal ke depannya terutama untuk masa depan anak," ujarnya.

Untuk itu, dia mengharapkan melalui sosialisasi ini muncul kesadaran masyarakat agar memeriksa kelengkapan adminduk dan sinkron dengan benar di rumah, dan diharapkan bisa menyampaikan pada keluarga dan tetangga.

Pada bagian lain, Edi Saputra mengingatkan masyarakat agar berhati-hati memberikan adminduk pada orang lain, terutama KTP atau KK, sebab bisa disalahgunakan oleh orang lain untuk tindak kejahatan, seperti penipuan hingga pinjaman online.

"Jadi sekali lagi kita ingatkan jangan sekali kali mengumbar atau memperlihatkan berkas adminduk seperti KK dan KTP-nya, bahkan saat ini ada juga orang yang membuat banyak rekening bank yang berbeda-beda untuk dijual," kata Edi Saputra.

Demikian juga yang sering luput pengurusan surat ahli waris. Sebab masih banyak di masyarakat kesulitan mengurus surat ahli waris sehingga berujung pertengkaran hanya gara-gara kesalahan atau ketidaklengkapan data adminduknya.

"Jangan nanti tiba-tiba sudah mendesak baru diurus, sementara datanya masih belum lengkap. Sehingga hal ini bisa memicu pertengkaran atau masalah," katanya.

Edi Saputra juga mengharapkan masyarakat agar berhati-hati menggunakan media sosial. "Gunakanlah teknologi (digital) untuk bermanfaat, misalnya ibu-ibu bukalah soal bantuan sosial (bansos) dan lainnya yang bermanfaat," ujarnya.

Menurutnya, saat ini sangat rawan kasus penipuan dan tindakan kejahatan menggunakan data orang lain seperti adminduk. Berdasarkan laporan yang diterimanya, saat ini sudah banyak adminduk yang tanpa sepengetahuan pemilik dipergunakan untuk data pinjaman online atau kejahatan perbankan berupa penjualan rekening dan ATM.

Di akhir acara sosialisasi, disampaikannya untuk membantu kelengkapan adminduk dan sinkron masyarakat melalui Rumah Peduli Edi Saputra di Jalan Mandala By Pass, Medan. Selanjutnya timnya memberikan ratusan adminduk yang telah siap diurus. **

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru