Minggu, 07 Juni 2026

Perumda Tirtanadi Tegaskan Pengolahan Bahan Kimia di IPA Sesuai Standar

Rifki Warisan - Minggu, 07 Juni 2026 08:15 WIB
Perumda Tirtanadi Tegaskan Pengolahan Bahan Kimia di IPA Sesuai Standar
Medan, MPOL - Diisukan pengolahan bahan kimia yang tidak standar serta biaya perawatan bak pemancar dipersoalkan pada salah satu media online, Kepala Instalasi Pengolahan Air (Ka.IPA) Delitua Perumda Tirtanadi, Azanil Putra, angkat bicara.

Baca Juga:

"Tube settler setiap clarifier memiliki 16 sel, semuanya berjalan normal," kata Azanil Putra ketika dihubungi melalui telepon selularnya Sabtu (6/6/2026).

Dikatakan Azanil, adapun kegunaan clarifier itu sendiri adalah untuk menangkap flok - flok ataupun partikel - partikel lumpur yang melayang.

"Jadi gak benar itu bang yang diisukan tidak standar, kesemuanya masih berjalan secara normal dan sesuai standar," tegas Azanil Putra.

Dilanjutkan Azanil, diakuinya bahwa kondisi tube settler yang ada saat ini diperlukan perawatan ekstra namun masih dapat digunakan serta dilakukan perbaikan secara kontiniu.

"Sehingga seluruh kegiatan pengolahan air di IPA Delitua tetap berjalan normal dengan menggunakan bahan-bahan kimia yang standar, sesuai Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) No 2 tahun 2003," ujarnya.

Menurutnya, di IPA Delitua kapasitas terpasang produksi 1400 liter/detik, dengan cakupan layanan Cabang Delitua, Cabang Medan Kota, Cabang HM Yamin, Cabang Medan Denai dan Cabang Tuasan.

"Air ini kan dipergunakan untuk hajat hidup orang banyak, mana mungkin kami dalam pengelolaannya tidak sesuai standar," tegas Azanil.

Sementara, Ka. IPA Sibolangit, Subhandi ketika ditemui di ruang kerjanya mengatakan pengolahan air di IPA Sibolangit seperti pemancar Lau Kaban sudah terpasang springkel dengan baik yang kegunaannya untuk menangkap oksigen XN untuk menaikkan PH.

Selain itu, kata Subhandi, pipa yang untuk mengalirkan bahan kimia soda ash dan kaporit akan dilakukan penutup pipa serta dibersihkan pada tiap 3 bulan sekali.

Dikatakan Subhandi, di IPA Sibolangit pemeriksaan kualitas air menggunakan turbidity meter pada tiap 1 jam sekali.

"Kualitas air di IPA Sibolangit diperiksa menggunakan turbidity meter setiap 1 jam sekali sehingga sesuai Permenkes No 2 tahun 2003," kata Subhandi.

Subhandi memastikan air yang keluar dari IPA Sibolangit pengolahannya sudah sesuai standar sehingga masyarakat tidak perlu ragu dalam menggunakannya. **

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru