Rabu, 17 Juni 2026

Daun Jendela Kaca Pecah Rumdis Wabup Deli Serdang Diamankan Labfor Polda Sumut

Dipo - Rabu, 17 Juni 2026 19:08 WIB
Daun Jendela Kaca Pecah Rumdis Wabup Deli Serdang Diamankan Labfor Polda Sumut
Ist
Mobil Inafis Polresta Deli Serdang dan mobil Labfor Polda Sumut di halaman Rumdis Wabup Deli Serdang.
Lubuk Pakam, MPOL -Daun jendela kaca Rumah Dinas (Rumdis) Wakil Bupati (Wabup) Deli Serdang Lom Lom Suwondo diamankan Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Sumatera Utara (Sumut), Rabu (17/6/2026).

Baca Juga:
Tim Labfor Polda Sumut bersama Satreskrim Polresta Deliserdang telah menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) lanjutan di lokasi pecahnya jendela kaca kamar Rumdis Wakil Bupati.

Jendela kaca kamar yang mengalami pecah menjadi
barang bukti diamankan ke Polda Sumut untuk diteliti lebih lanjut. "Yang dibawah itu daun jendela kacahnya. Dibawah ke Labfor Polda," kata Kanit Pidum Satreskrim Polresta Deliserdang Iptu Binnes Saragih, usai menggelar olah TKP lanjutan.

Sementara Satreskrim Polresta Deliserdang juga telah memeriksa sebanyak 10 orang untuk diminta keterangannya. "Saksi 9 orang termasuk 10 sama (Wabup)," ujarnya.

Binnes belum dapat memastikan dugaan awal penyebab kaca Rumdis Wabup Deliserdang itu dikarenakan ditembak atau hal lainnya. "Masih dalam proses penyelidikan," ucap Binnes.

Sementara itu Rumdis Wabup Lom Lom Suwondo yang berada di komplek perkantoran Pemkab Deliserdang diduga ditembak Orang Tidak Dikenal (OTK), Minggu, (14/6).

Dugaan penembakan itu adanya pecahan kaca jendela kamar pribadi Wabup Lom Lom.

"Praduga adalah ditembak dari luar," kata Wabup Lom Lom, kepada wartawan, saat mendampingi pihak Satreskrim Polresta Deliserdang melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), Senin (15/6) malam.

Lom Lom menyakini, bahwa dugaan peluru nyasar sangat tidak mungkin dikarenakan posisi rumah dinas itu dikelilingi tembok yang tingginya 2,5 meter. "Kalau menurut saya kalau ini adalah peluru nyasar tidak mungkin karena, tembok melingkari rumah dinas cukup tinggi kurang lebih dua meter setengah. Kemungkinan besar ada motifnya intimidasi, mengganggu pejabat negara," tegasnya.

Lom Lom pun berharap kepada pihak Polresta Deliserdang untuk dapat mengungkap kejadian ini.*

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Maju Manalu
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru