Batu Bara, MPOL - Proyek revitalisasi
SMAN 1 Medang Deras di Jalan O.K. Yunan, Desa Nenassiam, Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batu Bara, mulai dikerjakan sejak 25 Juni 2026. Proyek senilai Rp1.206.711.000 yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026 itu kini menjadi sorotan karena pada rehabilitasi ruang kelas masih terlihat penggunaan material kayu lama.
Baca Juga:
Berdasarkan papan informasi proyek, pekerjaan merupakan bagian dari Program Bantuan Pemerintah Revitalisasi Sekolah Menengah Atas yang meliputi rehabilitasi ruang kelas, bilik toilet, laboratorium IPA, dan ruang perpustakaan. Masa pelaksanaan pekerjaan ditetapkan selama 120 hari.
Kepala tukang, Sukri, mengaku dirinya bersama 12 pekerja mengerjakan proyek tersebut dengan sistem borongan yang diberikan oleh pihak sekolah.
"Kami hanya mengerjakan. Soal nilai borongan, kepala sekolah yang lebih mengetahui," ujar Sukri.
Seorang pekerja lainnya juga menyatakan belum mengetahui besaran upah yang akan diterima.
Saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon pada Senin (27/7/2026), Kepala
SMAN 1 Medang Deras, Ratna Dewi, S.Pd., membenarkan pekerjaan dilakukan secara borongan. Ia juga mengakui penggunaan material lama dalam proses rehabilitasi.
"Ya, pekerjaan diborongkan. Penggunaan barang bekas itu sudah sesuai SOP," katanya.
Menanggapi kondisi tersebut, masyarakat berharap instansi yang berwenang melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan proyek revitalisasi agar pekerjaan dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis, kualitas material, dan ketentuan penggunaan anggaran yang berlaku. Dugaan mengenai kualitas pekerjaan atau penyimpangan anggaran masih memerlukan pembuktian oleh pihak yang berwenang. (MA)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Marini Rizka Handayani