Sabtu, 01 Agustus 2026

Jalan Kabupaten Haranggaol–Nagori Sihalpe Rusak, Warga Harapkan Perhatian Bupati Simalungun

Herbin Sinaga - Sabtu, 01 Agustus 2026 18:47 WIB
Jalan Kabupaten Haranggaol–Nagori Sihalpe Rusak, Warga Harapkan Perhatian Bupati Simalungun
Herbin Sinaga
Ruas jalan Nagori Sihalpe tidak layak dilalui kendaraan.
Simalungun, MPOL -Warga Nagori Sihalpe, Kecamatan Haranggaol Horison, Kabupaten Simalungun, meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun segera memperbaiki ruas jalan kabupaten yang menghubungkan Haranggaol dengan Nagori Sihalpe.

Baca Juga:
Kondisi jalan yang rusak parah dinilai sudah mengganggu aktivitas masyarakat dan membahayakan pengguna jalan.

Loris Sinaga, warga Nagori Sihalpe, kepada Medan Pos, Sabtu (1/8/2026), mengatakan kerusakan jalan semakin parah, terutama pada ruas Sihalpe hingga Binangara. Di sejumlah titik, badan jalan dipenuhi lubang, berlumpur, dan sulit dilalui kendaraan, khususnya saat musim hujan.

"Jalan ini sudah tidak layak dilalui kendaraan. Ruas yang paling parah berada dari Sihalpe menuju Binangara. Saat hujan turun, kendaraan sangat sulit melintas," ujar Loris.

Menurutnya, titik terparah berada di kawasan Sopo Harangan. Saat musim hujan, jalan berubah menjadi kubangan lumpur sehingga kendaraan roda dua maupun roda empat harus ekstra hati-hati untuk melintas.

Padahal, jalan tersebut merupakan akses utama masyarakat untuk menjalankan aktivitas sehari-hari, termasuk mengangkut hasil pertanian, menuju fasilitas kesehatan, sekolah, dan pusat perekonomian di Haranggaol.

Warga berharap Pemkab Simalungun segera memberikan perhatian dengan melakukan perbaikan agar akses transportasi masyarakat kembali lancar dan aman.

"Kami hanya berharap pemerintah segera turun tangan memperbaiki jalan ini. Jangan sampai menunggu ada korban atau kerusakan kendaraan yang lebih banyak lagi," harap Loris.

Berdasarkan pantauan di lapangan, sejumlah titik jalan terlihat berlubang, tergenang air, dan sebagian permukaan jalan hanya berupa tanah bercampur batu yang menyulitkan kendaraan melintas, terutama pada musim penghujan. Kondisi tersebut telah lama dikeluhkan masyarakat, namun hingga kini belum mendapat penanganan yang memadai.**

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Maju Manalu
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru