Jumat, 21 Agustus 2026

Pasca Gempa Simalungun, Honda Ajak Pengendara Tetap Tenang Hadapi Situasi Darurat

Rifki Warisan - Kamis, 20 Agustus 2026 23:28 WIB
Pasca Gempa Simalungun, Honda Ajak Pengendara Tetap Tenang Hadapi Situasi Darurat
Istimewa
Menjaga keselamatan diri dan orang-orang di sekitar menjadi hal penting, termasuk ketika sedang berada di perjalanan.
Medan, MPOL -Peristiwa gempa bumi yang terjadi di wilayah Simalungun, Sumatera Utara, pada Sabtu (15/8), menjadi pengingat bersama bahwa situasi darurat dapat terjadi kapan saja dan membutuhkan ketenangan serta kesiapsiagaan dari setiap orang. Di tengah aktivitas masyarakat yang terus berjalan, menjaga keselamatan diri dan orang-orang di sekitar menjadi hal penting, termasuk ketika sedang berada di perjalanan.

Baca Juga:
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,4 tersebut turut dirasakan di sejumlah wilayah Sumatera Utara. Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa yang terjadi di wilayah Simalungun tersebut tidak berpotensi tsunami.

Merespons situasi tersebut, PT Indako Trading Coy selaku main dealer sepeda motor Honda di wilayah Sumut, mengajak masyarakat, khususnya para pengendara, untuk tetap tenang dan mengutamakan keselamatan apabila merasakan guncangan gempa ketika sedang berkendara.

Corporate and Marketing Communication Manager PT Indako Trading Coy, Gunarko Hartoyo, mengatakan bahwa keselamatan masyarakat menjadi perhatian bersama, terutama ketika menghadapi situasi yang tidak terduga.

"Kami turut prihatin atas peristiwa gempa yang terjadi di Simalungun. Situasi seperti gempa bumi tentu dapat menimbulkan rasa khawatir. Namun, yang paling penting adalah tetap tenang, memperhatikan kondisi sekitar, dan mengutamakan keselamatan. Kami berharap masyarakat dapat saling menjaga dan membantu satu sama lain, serta tetap mendapatkan informasi dari sumber-sumber resmi," ujar Gunarko.

Menurut Gunarko, kepedulian terhadap keselamatan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari aktivitas berkendara sehari-hari. Karena itu, masyarakat diharapkan membekali diri dengan pengetahuan sederhana yang dapat membantu mengambil keputusan dengan tepat ketika menghadapi situasi darurat.

Instruktur Safety Riding PT Indako Trading Coy, Sofiyan Hazri, mengingatkan beberapa hal yang dapat dilakukan pengendara apabila merasakan gempa saat sedang berada di atas sepeda motor.

"Hal pertama yang perlu dilakukan adalah tetap tenang dan berusaha mengendalikan kendaraan. Jika guncangan terasa saat berkendara, segera kurangi kecepatan dan hentikan kendaraan di lokasi yang aman. Jangan memaksakan diri untuk terus berkendara karena kondisi guncangan dapat memengaruhi konsentrasi dan pengendalian kendaraan," jelas Sofiyan.

Setelah kendaraan berhenti, pengendara disarankan mencari lokasi yang relatif terbuka dan menjauh dari bangunan, pepohonan, tiang, maupun benda lain yang berpotensi jatuh.

Sofiyan juga mengingatkan agar pengendara tidak berhenti atau berlindung di tengah jalan raya. Selain berpotensi menghambat arus lalu lintas, kondisi tersebut juga dapat meningkatkan risiko apabila terdapat kendaraan lain yang kehilangan kendali atau pengemudinya mengalami kepanikan.

"Setelah berada di tempat yang aman, pengendara dapat menghubungi keluarga atau kerabat untuk memastikan kondisi masing-masing. Area terbuka seperti lapangan atau taman dapat menjadi pilihan selama lokasinya aman dan jauh dari potensi benda yang dapat jatuh. Yang terpenting, jangan panik dan tetap perhatikan kondisi sekitar," tambah Sofiyan.

Melalui semangat #cari_aman, Honda Indako terus mengajak masyarakat untuk membangun kebiasaan berkendara yang mengutamakan keselamatan, termasuk memiliki kesiapan dalam menghadapi berbagai kondisi darurat di perjalanan.

"Kami berharap edukasi sederhana ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. Mari tetap tenang, saling peduli, dan menjadikan keselamatan sebagai prioritas dalam setiap perjalanan," tutup Gunarko. **

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru