Jumat, 04 September 2026

Pemkab Simalungun Tidak Peduli, PuluhanTahun Irigasi Takkunjung Diperbaiki

Efendi Damanik - Jumat, 04 September 2026 11:38 WIB
Pemkab Simalungun Tidak Peduli, PuluhanTahun Irigasi Takkunjung Diperbaiki
Ist
Lahan dulunya persawahan kini jadi lahan kering.
Simalungun, MPOL -Puluhan masyarakat petani di nagori Silaumalaha kecamatan Siantar kabupaten Simalungun menderita akibat saluran irigasi tidak kunjung diperbaiki.Saluran Irigasi (Bendar lama) diperkirakan mengairi lebih kurang 30 hektare sudah puluhan tahun tidak dapat bertanam padi hanya jenis palawija seperti jagung dan sayuran bahkan sudah ada yang beralih fungsi menanam tanaman keras seperti kelapa sawit.

Baca Juga:
Dilapangan saat ini kondisi lahan seluas 30 hektare itu memprihatinkan karna sudah puluhan tahun berulangkali ditanam jagung dan hasil tidak sesuai yang diharapkan.Menurut petani Nagori Silaumalaha bahwa saluran itu di jamah pemerintah sekitar tahun 1989 program Proyek Irigasi Desa(PID).Sebelumnya saluran itu tetap dikerjakan secara manual gotong royong.


Bukti ketidak pedulian pemerintah kabupaten Simalungun terhadap penderitaan petani dibuktikan pemerintah Nagori sudah berulang kali membuat pengajuan ke pemkab Simalungun tidak pernah terealisasi.Perangkap Nagori Silaumalaha juga mengakui permohonan perbaikan itu sudah berkali-kali sudah tiga kali pergantian pangulu.


Hingga saat ini tidak ada tanda-tanda untuk perbaikan masyarakat petani menuding pemerintah kabupaten Simalungun tidak mendukung program ketahanan pangan, walau tidak bisa bertanam padi kewajiban sebagai warga negara tetap setiap tahun bayar pajak bumi bangunan (PBB) sesuai aturan yang berlaku.


Tokoh masyarakat Nagori Silaumalaha yang mengaku marga Damanik berkeluh kesah adanya kucuran dana mitigasi tahun 2026 yang jumlahnya ratusan milyar untuk pemerintah kabupaten Simalungun juga tidak menunjukkan pemerataan.Menurut tokoh tersebut yang dialami masyarakat petani Silaumalaha juga bisa dikatakan bencana.


Aparat desa(Nagori) merasa jenuh membuat permohonan bahkan setiap musawarah rencana pembangunan (Musrembang)Desa itu yang utama diajukan namun hingga kini tidak realisasi hanya janji tinggal janji.**

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Maju Manalu
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru