Minggu, 13 September 2026

Dibangunan Secara Swadaya, ‎Jembatan Cinta Kasih Aek Poring Siantar Naipospos Diresmikan

Darwin Manalu - Minggu, 13 September 2026 17:46 WIB
Dibangunan Secara Swadaya, ‎Jembatan Cinta Kasih Aek Poring Siantar Naipospos Diresmikan
Ist
Bupati JTP Hutabarat bersama Mujianto selaku pimpinan Yayasan Buddha Tzu Chi Cabang Medan saat meresmikan Jembatan Cinta Kasih Aek Poring Siantar Naipospos.
Taput, MPOL -‎‎Jembatan Cinta Kasih Aek Poring yang terletak di Desa Siantar Naipospos, Kecamatan Adiankoting, Sabtu (12/9/2026) diresmikan.

Baca Juga:
Jembatan tersebut diresmikan Bupati Taput JTP Hutabarat bersama Pimpinan Yayasan Buddha Tzu Chi Cabang Medan, Mujianto.

‎Pembangunan jembatan ini didukung oleh Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia dan dikerjakan secara swadaya serta gotong royong oleh masyarakat Desa Siantar Naipospos bersama jajaran TNI AD dan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara.

‎Kehadiran jembatan gantung ini menjadi solusi strategis pascabencana hidrometeorologi yang merusak akses warga pada 25 November 2025.

Selain memperlancar aktivitas harian, mobilitas pertanian, dan akses anak-anak menuju sekolah, Jembatan Cinta Kasih Aek Poring kembali membuka konektivitas darat antara wilayah Kabupaten Tapanuli Utara dengan Kabupaten Tapanuli Tengah.

‎JTP menyampaikan apresiasi mendalam atas kepedulian dan kolaborasi Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia yang bergerak cepat membantu penanganan pascabencana di Tapanuli Utara, serta mengapresiasi semangat kemanunggalan TNI AD dan gotong royong masyarakat setempat.

‎Pemkab menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, jajaran TNI AD, serta seluruh warga Desa Siantar Naipospos.

";Sinergi dan semangat gotong royong ini merupakan bukti nyata kebersamaan dalam membantu masyarakat mendapatkan akses transportasi yang aman dan memadai," kata bupati.

‎Pimpinan Yayasan Buddha Tzu Chi Cabang Medan, Mujianto, mengungkapkan bahwa pembangunan jembatan didasari oleh rasa kemanusiaan setelah melihat perjuangan anak-anak sekolah yang harus berenang menyeberangi sungai akibat rusaknya jembatan gantung darurat.

Kendati akses pengangkutan material ke lokasi cukup sulit, kerja sama erat antara yayasan, masyarakat, TNI AD, dan Pemkab Taput berhasil menyelesaikan pembangunan demi keselamatan dan kesejahteraan warga.

‎Rangkaian acara peresmian diakhiri dengan penandatanganan prasasti serta penyerahan cendera mata berupa kain ulos kepada Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia sebagai wujud rasa terima kasih dan penghargaan dari Pemkab Taput.**

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Maju Manalu
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru
FITNAH DI RUANG DIGITAL

FITNAH DI RUANG DIGITAL

Ruang digital telah mengubah cara manusia berkomunikasi. Media sosial, aplikasi pesan instan, dan platform berbagai konten memudahkan penyeb

Artikel