Fakta Persidangan Aset PTPN: Kewajiban 20 Persen Lahan Negara Masih Tunggu Mekanisme
Medan , MPOLPersidangan lanjutan perkara dugaan korupsi penjualan aset PTPN kepada pihak Ciputra Land kembali digelar di Pengadilan Negeri
Hukum
Medan, MPOL - Kepala BNN Pusat, Komjen Pol Dr Marthinus Hukom, SIK, MSI menyampaikan narkotika sebagai kejahatan transnational organized crime senantiasa berkembang seiring dengan perkembangan teknologi, kemudahan transportasi, dan perkembangan ekonomi dunia.
Baca Juga:
- Permabudhi Sumut Gelar Harmoni Cap Go Meh 2577, Dr. Darmawan Yusuf: Jadikan Keberagaman Perekat Persatuan
- Satres Narkoba Polrestabes Medan Buka Puasa Bersama : Tebar Kepedulian dan Semangat Berbagi
- Anggota DPR RI Maruli Siahaan Beri Dukungan Wisata Rohani Kelber Bersinar Bersama Pendeta GSJA Selambo
"Jaringan sindikat narkotika internasional mempersenjatai diri dengan teknologi yang semakin canggih dan menerapkan organisasi sistem sel yang kian sulit dilacak,".
Hal itu disampaikan Kepala BNN Pusat, Komjen Pol Dr Marthinus Hukom, SIK, MSI kepada sejumlah wartawan usai acara Workshop Indonesia Bersinar di Hotel Grand Aston Medan, Selasa (23/4/24).
Acara bertemakan
Sinergi dan Kolaborasi Indonesia dihadiri para narasumber diantaranya Kapolda Sumut, Irjen Pol Agung Setia Iman Effendi, Deputi pencegahan, Irjen Pol Richard M. Nainggolan, perwakilan Dirjen Polpum Kemendagri, Aang Witarsa Rofik, Perwakilan Dirjenpas Erwedi Supriyatno,
Staf Ahli Pangdam I/BB Bid Ekonomi, Kol Inf M. Ridwan, perwakilan MUI Sumut, Arifinsyah, dan Ketua Pimansu Sumut, Zulkarnain Nasution dengan moderator Akbar Faisal.
Terlihat hadir para Kapolresta/Kapolres se-Polda Sumut diantaranya Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Teddy JS Marbun, Kapolresta Deliserdang Kombes Pol Raphael SC Priambodo dan Kapolsek se-jajaran Polrestabes Medan.
Masih dikatakan Kepala BNN, fenomena ini sangat mengkhawatirkan bagi negara di seluruh dunia. Dengan kondisi ini harus ada sinergi dan kolaborasi antar negara di seluruh dunia dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika (P4GN).
Indonesia dengan wilayah lautan terluas dan berbatasan dengan sejumlah negara memiliki risiko kejahatan narkotika yang lebih tinggi dibandingkan negara lain yang memiliki kondisi geografis berbeda.
Sebab itu, sebagai upaya melindungi bangsa dan negara dari ancaman narkotika, BNN sebagai leading institution dalam pencegahan dan penanganan permasalahan narkotika di Indonesia terus menjajaki peluang kolaborasi, baik di tingkat nasional maupun internasional untuk mendukung Program P4GN.
Saat ini lanjutnya, ada terdapat 54 WNA yang diamankan BNN mulai tahun 2021 - 2023.
"Mereka ini terlibat kasus tindak pidana narkotika yang dilakukan di Indonesia," ujarnya.
Sedangkan WNI yang terlibat narkotika di luar negeri pada tahun 2021 tercatat 135 orang, dengan jumlah terbanyak WNI yang terlibat narkotika di Malaysia.
Berkaitan dengan hal tersebut lanjut dia, pada Februari lalu Kepala BNN RI didampingi Kepala BNN Provinsi di wilayah perbatasan Indonesia menginisiasi pertemuan dengan Pemerintah Malaysia dan Singapura untuk membahas permasalahan narkotika serta melakukan kerja sama penguatan perbatasan masing-masing negara.
Sementara itu dalam lingkup nasional, BNN juga menggencarkan sosialisasi bahaya narkotika dalam rangka memberikan edukasi dan meningkatkan kewaspadaan serta daya tangkal masyarakat di kawasan pesisir dan perbatasan seperti yang akan dilakukan di Sumut pada 23 - 24 April 2024.
Berdasarkan survei prevalensi tahun 2021, Sumut merupakan wilayah dengan tingkat kerawanan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika tertinggi di Indonesia.
Sebab itu melalui program Desa Bersinar (Bersih Narkoba) di Tanjung Balai, akan menjadi pilot project nasional Kelurahan Bersinar di Indonesia.
BNN bersama kementerian dan lembaga terkait serta Pemprov Sumut akan melakukan intervensi program P4GN, mulai dari kegiatan pencegahan, pemberdayaan masyarakat, rehabilitasi, untuk meningkatkan ketahanan di wilayah rawan tersebut.
"BNN menggelar Workshop Indonesia Bersinar yang melibatkan kementerian dan lembaga terkait, penegak hukum, tokoh agama, ormas, dan civitas akademika dalam penguatan Desa Bersinar guna menghadapi kompleksitas permasalahan narkotika di Sumut demi mewujudkan Indonesia Bersinar," tutur Komjel Pol Dr Marthinus Hukom, SIK, MSI.(*)
Medan , MPOLPersidangan lanjutan perkara dugaan korupsi penjualan aset PTPN kepada pihak Ciputra Land kembali digelar di Pengadilan Negeri
Hukum
Taput, MPOL Kementerian Sosial RI berikan bantuan Jaminan Hidup (Jadup) bagi 434 Kepala Keluarqa (KK) korban bencana hidro meteorologi di K
Sumatera Utara
P.Siantar, MPOL Kantor Imigrasi Kelas II TPI Pematang Siantar hadirkan inovasi berbasis website bernama PERISAI (Pencegahan TPPO Melalui Si
Sumatera Utara
Medan, MPOL Fenomena antrean panjang di sejumlah SPBU di Medan hari ini menunjukkan adanya kekhawatiran di tengah masyarakat terkait keters
Sumatera Utara
Taput, MPOL Untuk tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) merencanakan pengelolaan lahan parkir akan dikelola pihak ketiga/
Sumatera Utara
Medan, MPOL Wakil Ketua Pemuda Muhammadiyah Sumatera Utara, Seftian Eko Pranata, menilai fenomena antrean panjang BBM di sejumlah SPBU di S
Sumatera Utara
Medan, MPOL Padang Lawas &mdash Aliansi Rakyat Bersatu (ARB Sumut) mendesak Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara segera memanggil dan memeriksa
Sumatera Utara
Medan, MPOLBerawal dari pengaduan masyarakat (Dumas) yang masuk ke Direktorat Narkoba Polda Sumatera Utara, Satuan Narkoba Polres Simalungu
Sumatera Utara
Medan, MPOL Satuan Tugas (Satgas) Pangan Kepolisian Daerah Sumatera Utara mengintensifkan pemantauan harga dan ketersediaan bahan pokok di
Sumatera Utara
Binjai, MPOL Kebakaran lahan yang terjadi di areal DP I Kebun Tandem Hilir dalam beberapa hari terakhir, adalah akibat aktivitas sekelom
Sumatera Utara