Sabtu, 24 Oktober 2026

Anggota DPRD Medan Dodi Simangunsong Gelar Wasbang Sembari Serap Aspirasi Warga Harjosari I

Redaksi - Sabtu, 24 Oktober 2026 17:31 WIB
Anggota DPRD Medan Dodi Simangunsong Gelar Wasbang Sembari Serap Aspirasi Warga Harjosari I
Anggota DPRD Medan Dodi Robert Simangunsong SH (depan/kiri) saat mendengarkan aspirasi yang disampaikan warga. (Foto: Azrin Marydha)
Medan, MPOL - Anggota DPRD Medandari Fraksi Demokrat Dodi Robert Simangunsong SH menggelar acara Pembinaan Pancasila dan Wawasan Kebangsaan di Jalan Garu VI Kelurahan Harjosari I Kecamatan Medan Amplas, Sabtu (24/10/2026).

Baca Juga:
Selama menyampaikan paparan tentang Pancasila da terkait wawasan kebangsaan, Dodi yang juga menjabat Wakil Ketua Fraksi Demokrat tersebut, memanfaatkan kesempatan untuk memancing semangat warga agar terbuka menyampaikan keluhan atau permasalahan yang dihadapi menyangkut kehidupan bermasyarakat sebagai warga Kota Medan.

Tak ayal, berbagai aspirasi dari warga pun terungkapkan. Horas Ginting, misalnya, mengeluhkan kondisi kawasan Jalan Garu VI lokasi acara tersebut yang secara rutin diterjang banjir setiap hujan lebat turun. Banjir ini adalah akibat "air kiriman" yang ditengarai datang dari seberang Jalan Sisingamangaraja dalam debit besar sehingga tidak tertampung oleh drainase Jalan Garu VI yang kapasitasnya kecil. Akibatnya, air meluap dan menggenangi rumah-rumah warga setempat.

Horas berharap, Dodi sebagai wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) IV ini, dapat membantu untuk mengupayakan suatu tindakan untuk mengatasi limpahan "air kiriman" tersebut. "Sudah 30 tahun kami mengalami terjangan banjir, padahal dahulunya tidak begitu" keluh Horas.

Ada pula keluhan dari warga lansia berusia 66 tahun yang meminta bantuan untuk mendapatkan pekerjaan dan mendapatkan gaji. Sebab kehidupan keluarganya dengam suami yang telah berusia 72 tahun, sungguh sangat kesusahan. Setelah beras bantuan habis, ungkapnya, untuk membeli beras sekilo pun sangat sulit.

Tak kalah seru permintaan bantuan dari Wiwik, warga Jalan Garu VI. Ia menyampaikan masalah yang dihadapi salah satu warga setempat, Ibu Maria, yang suaminya sudah meninggal tetapi tetap terdata masih hidup. Bu Maria sudah sakit-sakitan, dan tak punya sanak untuk membantu menguruskan perubahan data keluarganya ke Dinas Dukcapil. Padahal data yang sudah tidak valid tersebut menyusahkannya dalam berbagai urusan.

Dodi merespon berbagai aspirasi warga tersebut, dan mengatakan akan berupaya maksimal menindaklanjutinya. "Saya ini orangnya terus terang, kalau bisa saya bilang bisa, kalau tidak tidak bisa saya bilang tidak bisa," ujarnya.

Namun pada intinya, Dodi merespon semua aspirasi yang disampaikan warga dengan jawaban dan penjelasan yang difahami. Bahkan ia memberikan nomor HP yang dapat dihubungi untuk menyampaikan data tambahan atas hal-hal yang dikeluhkan, seraya berpesan kepada para staf yang mendampinginya agar siaga untuk hal tersebut.

Di akhir acara, Dodi "halak Batak" kelahiran Tanjung Balai ini juga memberikan cendera mata kepada para warga yang telah tampil menyampaikan aspirasi. Selain itu juga menyediakan buah tangan bagi seluruh peserta yang hadir nembawa undangan. (am)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Marini Rizka Handayani
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru