Senin, 26 Oktober 2026

Hadi Suhendra Ingatkan Masyarakat Jangan Terpecah Karena Perbedaan

Rifki Warisan - Senin, 26 Oktober 2026 21:12 WIB
Hadi Suhendra Ingatkan Masyarakat Jangan Terpecah Karena Perbedaan
Istimewa
Wakil Ketua DPRD Medan, Hadi Suhendra, dalam kegiatan Penyelenggaraan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (Wasbang) di Jalan Sumatera No. 1, Kel. Belawan II, Kec. Medan Belawan, Minggu (25/10/2026)
Medan, MPOL -Wakil Ketua DPRD Kota Medan dari Fraksi Partai Golkar, Hadi Suhendra, SH, mengajak masyarakat untuk memahami dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga:

Politikus yang akrab disapa Hendra itu menilai pemahaman ideologi negara penting untuk memperkuat persatuan dan menjaga kerukunan di tengah keberagaman masyarakat.

Ajakan tersebut disampaikan Hendra dalam kegiatan Penyelenggaraan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (Wasbang) di Jalan Sumatera No. 1, Kelurahan Belawan II, Kecamatan Medan Belawan, Minggu (25/10/2026).

Hendra menekankan bahwa Pancasila bukan sekadar dasar negara yang harus dihafalkan, melainkan pedoman hidup yang nilai-nilainya perlu diterapkan dalam sikap, perilaku, dan tindakan setiap warga negara.

Menurutnya, pemahaman tentang Pancasila harus dimiliki seluruh lapisan masyarakat, baik generasi muda, orang dewasa, maupun lanjut usia. Menjaga keutuhan bangsa dan menciptakan kehidupan yang damai merupakan tanggung jawab bersama tanpa memandang usia maupun latar belakang.

Hendra menjelaskan, setiap sila dalam Pancasila mengandung nilai luhur yang dapat menjadi landasan dalam kehidupan bermasyarakat. Nilai ketuhanan mengajarkan pentingnya menghormati keyakinan orang lain, sedangkan nilai kemanusiaan mendorong masyarakat untuk saling menghargai dan memperlakukan sesama secara adil.

"Selain itu, nilai persatuan mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpecah belah akibat perbedaan suku, agama, budaya maupun pandangan. Perbedaan seharusnya menjadi kekuatan untuk mempererat kebersamaan, bukan alasan untuk menimbulkan perselisihan di tengah masyarakat " ujarnya.

Dia juga menekankan pentingnya menerapkan nilai musyawarah dalam menyelesaikan persoalan. Dengan mengedepankan dialog, sikap saling mendengarkan, dan menghargai pendapat orang lain, berbagai persoalan di lingkungan masyarakat diharapkan dapat diselesaikan secara bijaksana.

"Sementara itu, nilai keadilan sosial hendaknya tercermin dalam kepedulian terhadap sesama, semangat gotong royong, serta kesediaan membantu warga yang membutuhkan. Pengamalan Pancasila dapat dimulai dari hal sederhana, seperti menghormati tetangga, menjaga kebersihan lingkungan, dan tidak melakukan tindakan yang merugikan orang lain," terangnya.

Hendra juga mengingatkan pentingnya memberikan pemahaman kebangsaan kepada generasi muda sejak dini. Generasi muda perlu dibekali nilai persatuan, tanggung jawab, toleransi, dan cinta tanah air agar mampu menghadapi tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri sebagai bangsa Indonesia.

Di tengah perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi, masyarakat juga diharapkan bijak menerima maupun menyebarkan informasi. Sikap kritis, tidak mudah terprovokasi, serta menghindari penyebaran informasi yang belum terverifikasi merupakan bagian dari upaya menjaga persaudaraan dan mencegah perpecahan.

Menurut Hendra, pembinaan ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan tidak cukup dilakukan melalui sosialisasi semata, tetapi harus dilanjutkan dengan penerapan nyata dalam kehidupan sehari-hari. Keteladanan di lingkungan keluarga dan masyarakat menjadi bagian penting dalam menanamkan nilai kebangsaan secara berkelanjutan.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya di Kecamatan Medan Belawan, tentang pentingnya menjaga kerukunan dan memperkuat rasa persaudaraan. Dengan memahami Pancasila secara utuh, masyarakat diharapkan mampu menyikapi perbedaan dengan bijaksana serta mengutamakan kepentingan bersama.

"Melalui kegiatan Penyelenggaraan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan ini, saya mengajak seluruh masyarakat menjadikan Pancasila sebagai pedoman dalam berpikir, bersikap, dan bertindak," pungkasnya. **

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru