Kunjungi PLN UID Sumut, Ombudsman RI Dalami Penyebab Blackout Sumatera
Medan, MPOLKepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Sumatera Utara, Herdensi Adnin, bersama anggotanya Syafrida Rachmawati Rasahan melakukan
Sumatera Utara
Medan, MPOL - Direktorat Jenderal (Ditjen) Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI menangkap tiga unit kapal asing berbendera Malaysia yang mencuri ikan di perairan Selat Malaka, Indonesia. Selain itu, dari tiga kapal tersebut petugas PSDKP turut mengamankan 16 anak buah kapal (ABK) yang ternyata warga negara Myanmar.
Baca Juga:
Direktur Jenderal PSDKP KKP RI, Dr. Pung
Nugroho Saksono mengatakan ke-16 orang itu tertangkap tangan saat Kapal Pengawas Hiu 16 melaksanakan patroli di Selat Malaka setelah mendapat informasi dari masyarakat nelayan yang melaporkan aktivitas kapal asing di WPPNRI 571.
"Ke tiga kapal ikan asing (KAI) tersebut semua berasal dari Malaysia yang sedang melakukan kegiatan penangkapan ikan di Perairan Selat Malaka WPP-NRI 571 dengan menggunakan alat tangkap terlarang berupa trawl tanpa dilengkapi dokumen perizinan yang berlaku di Indonesia," kata Pung Nugroho saat konferensi pers di Dermaga Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan (BP3) Medan, Kamis (5/12/2024) siang.
Pria yang akrab disapa Ipunk ini menjelaskan penangkapan itu dilakukan pada 30 November 2024 lalu. Saat itu petugas dari kapal pengawas Hiu 16 mendeteksi ke tiga kapal yang teridentifikasi secara visual bernomor lambung KM PKFB 960 berukuran 49.80 GT, KM PKFB 1913 berukuran 68.56 GT dan KM PKBF 1916 berukuran 69.07 GT.
Saat didekati dan dilakukan pemeriksaan di kapal bermuatan 30-80 kilogram ikan campur tersebut terdeteksi secara visual pada radar di selat malaka WPPNRI 571 perairan teritorial Indonesia. Kapal tersebut merangsek masuk jauh ke dalam wilayah perairan Indonesia sejauh 3-5 nautical mile (hitungan jarak laut). Lalu petugas menghentikan, memeriksa, membawa dan menahan (henrikhan) dan kemudian dikawal menuju Stasiun PSDKP Belawan guna dilakukan
pemeriksaan lebih lanjut.

"Hingga menjelang akhir tahun 2024 ini, PSDKP berhasil mengamankan 212 kapal perikanan, di mana terdapat 182 KII dan 27 KIA yang berhasil diamankan. Nilai potensi kerugian
negara yang dapat diselamatkan pertahun mencapai hampir Rp 3,5 triliun," ungkapnya.
"Nilai tersebut dihitung dari hasil tangkapan ikan para pelaku, kerusakan ekologi, serta
valuasi akibat penggunaan alat tangkap ilegal seperti jaring trawl," sambungnya.
Dari kasus ini, selain mengamankan barang bukti tiga unit kapal, petugas KKP juga mengamankan alat navigasi, alat bantu kapal dan ikan sebanyak 200 kg.
Sebelumya, Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) Sakti Wahyu Trenggono memastikan bahwa
pihaknya terus berkomitmen dan tak pandang bulu untuk memerangi praktik penangkapan ikan
secara ilegal dengan berbagai kebijakan dan regulasi yang ada. *
Medan, MPOLKepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Sumatera Utara, Herdensi Adnin, bersama anggotanya Syafrida Rachmawati Rasahan melakukan
Sumatera Utara
Lubuk Pakam, MPOL Daun jendela kaca Rumah Dinas (Rumdis) Wakil Bupati (Wabup) Deli Serdang Lom Lom Suwondo diamankan Tim Laboratorium Foren
Sumatera Utara
Medan, MPOL Kapolda Sumut Irjen. Pol. Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.H. menekankan pentingnya peran kehumasan sebagai ujung tombak da
Sumatera Utara
Medan, MPOLKombes. Pol. (Purn.) Dr. Maruli Siahaan, S.H., M.H., anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Komisi XIII Fra
Sumatera Utara
Medan, MPOLSebagai wujud komitmen dalam mendukung pembinaan karakter, moral, dan kehidupan spiritual generasi muda, Kombes. Pol. (Purn.) Dr
Sumatera Utara
Kualanamu, MPOL Tim Interdection Ditres Narkoba Polda Sumut bersama Avsec Bandara Kualanamu mengamankan seorang calon penumpang pesawat tuj
Peristiwa
Simalungun, MPOL Beredarnya pemberitaan di media online tentang dugaan praktik penipuan sekaligus jual beli jabatan di lingkungan Pemerinta
Sumatera Utara
Simalungun, MPOL Menyambut Hari Bhayangkara ke80 Tahun 2026, Polres Simalungun lakukan gerakan kepedulian sosial yang langsung dirasakan m
Sumatera Utara
Lubuk Pakam, MPOLTerkait Rumah Dinas (Rumdis) Wakil Bupati (Wabup) Deli Serdang Lom lom Suwondo Pecah bolong diduga bekas lubang peluru pih
Sumatera Utara
Medan, MPOL TNI AL Komando Daerah Angkatan Laut I (Kodaeral I) bersama Pemerintah Kabupaten Deli Serdang dan PT Perkebunan Nusantara (PT
Sumatera Utara