Perumda Tirtanadi Tanam 1.000 Pohon Di Sibolangit
Perumda Tirtanadi Sumatera Utara (Sumut) menanam 1.000 pohon dalam program reboisasi 2026 di kawasan Sibolangit dan Berastagi sekitarnya.
Sumatera Utara
Medan, MPOL - Direktorat Jenderal (Ditjen) Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI menangkap tiga unit kapal asing berbendera Malaysia yang mencuri ikan di perairan Selat Malaka, Indonesia. Selain itu, dari tiga kapal tersebut petugas PSDKP turut mengamankan 16 anak buah kapal (ABK) yang ternyata warga negara Myanmar.
Baca Juga:
Direktur Jenderal PSDKP KKP RI, Dr. Pung
Nugroho Saksono mengatakan ke-16 orang itu tertangkap tangan saat Kapal Pengawas Hiu 16 melaksanakan patroli di Selat Malaka setelah mendapat informasi dari masyarakat nelayan yang melaporkan aktivitas kapal asing di WPPNRI 571.
"Ke tiga kapal ikan asing (KAI) tersebut semua berasal dari Malaysia yang sedang melakukan kegiatan penangkapan ikan di Perairan Selat Malaka WPP-NRI 571 dengan menggunakan alat tangkap terlarang berupa trawl tanpa dilengkapi dokumen perizinan yang berlaku di Indonesia," kata Pung Nugroho saat konferensi pers di Dermaga Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan (BP3) Medan, Kamis (5/12/2024) siang.
Pria yang akrab disapa Ipunk ini menjelaskan penangkapan itu dilakukan pada 30 November 2024 lalu. Saat itu petugas dari kapal pengawas Hiu 16 mendeteksi ke tiga kapal yang teridentifikasi secara visual bernomor lambung KM PKFB 960 berukuran 49.80 GT, KM PKFB 1913 berukuran 68.56 GT dan KM PKBF 1916 berukuran 69.07 GT.
Saat didekati dan dilakukan pemeriksaan di kapal bermuatan 30-80 kilogram ikan campur tersebut terdeteksi secara visual pada radar di selat malaka WPPNRI 571 perairan teritorial Indonesia. Kapal tersebut merangsek masuk jauh ke dalam wilayah perairan Indonesia sejauh 3-5 nautical mile (hitungan jarak laut). Lalu petugas menghentikan, memeriksa, membawa dan menahan (henrikhan) dan kemudian dikawal menuju Stasiun PSDKP Belawan guna dilakukan
pemeriksaan lebih lanjut.

"Hingga menjelang akhir tahun 2024 ini, PSDKP berhasil mengamankan 212 kapal perikanan, di mana terdapat 182 KII dan 27 KIA yang berhasil diamankan. Nilai potensi kerugian
negara yang dapat diselamatkan pertahun mencapai hampir Rp 3,5 triliun," ungkapnya.
"Nilai tersebut dihitung dari hasil tangkapan ikan para pelaku, kerusakan ekologi, serta
valuasi akibat penggunaan alat tangkap ilegal seperti jaring trawl," sambungnya.
Dari kasus ini, selain mengamankan barang bukti tiga unit kapal, petugas KKP juga mengamankan alat navigasi, alat bantu kapal dan ikan sebanyak 200 kg.
Sebelumya, Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) Sakti Wahyu Trenggono memastikan bahwa
pihaknya terus berkomitmen dan tak pandang bulu untuk memerangi praktik penangkapan ikan
secara ilegal dengan berbagai kebijakan dan regulasi yang ada. *
Perumda Tirtanadi Sumatera Utara (Sumut) menanam 1.000 pohon dalam program reboisasi 2026 di kawasan Sibolangit dan Berastagi sekitarnya.
Sumatera Utara
Jakarta, MPOL Afirmasi Pendidikan Nakes Harus Jawab Kekurangan SDM di Papua Barat, demikianSenator Papua Barat sekaligus Ketua Komite III
Nasional
Serdang Bedagai, MPOL Wakil Bupati Serdang Bedagai (Wabup Sergai) H. Adlin Tambunan mengimbau masyarakat untuk mengenakan masker saat bera
Sumatera Utara
Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Polonia meminta Badan Wakaf Indonesia (BWI) Sumatera Utara meninjau kembali susunan Nazhir Wakaf M
Sumatera Utara
Jakarta, MPOL Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat melakukan penandatanganan nota ke
Nasional
Samosir, MPOL Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Samosir menerima enam unit bus perintis gratis dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk m
Sumatera Utara
Serdang Bedagai, MPOL Rentetan temuan buruknya manajemen di PTPN IV Regional I Kebun Tanah Raja Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) akhirny
Sumatera Utara
Padang, MPOL PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut terus mengoptimalkan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) di Kota Padang melalui pe
Nusantara
, MPOL Pertamina Sumbagut Tanggap Darurat Bencana, Salurkan Bantuan Masyarakat Terdampak Bencana Banjir di Aceh TamiangAceh Tamiang, MPOL
Nusantara
Medan, MPOL Mobilitas di Kota Medan yang terus berkembang membuat masyarakat semakin membutuhkan kendaraan yang mampu menghadirkan rasa am
Sumatera Utara