Wujudkan Rumah Impian, BTN Salurkan 6 Juta KPR untuk Keluarga Indonesia
Jakarta, MPOL PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk sukses mencatatkan pertumbuhan laba bersih mencapai 22,6 secara tahunan (yearonyear
Nusantara
Medan, MPOL - Tim gabungan Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Sumut bersama Subnit Jatanras Unit Pidum Satreskrim Polrestabes Medan mengungkap kasus pembongkaran khusus rumah mewah yang beraksi di sejumlah lokasi. Dari pengungkapan ini sebanyak tujuh pelakunya ditangkap.
Baca Juga:
Menurut informasi yang dihimpun Medan Pos, Senin (10/2/2025), ketujuh pelaku yang ditangkap yakni berinisial AH, AAR, RL, MJA, L, FP dan AW. Dari ketujuh pelaku, tiga di antaranya ditembak di bagian kaki karena melakukan perlawanan dan berusaha melarikan diri saat dilakukan penangkapan. Mereka adalah AH, AAR dan RL.
Para pelaku dibekuk petugas usai melakukan pencurian dengan pemberatan (curat) membongkar rumah milik seorang pengusaha di Komplek Cemara Hijau, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, beberapa waktu lalu. Mereka berhasil membongkar rumah korban A dan membobol brankas yang berisi sejumlah harta ditaksir mencapai miliaran rupiah.
Komplotan pelaku ini merupakan spesialis bongkar rumah mewah antar provinsi. Bahkan, sampai-sampai polisi bekerja ekstra untuk meringkus para pelaku yang melarikan diri ke luar kota. Mereka ditangkap di lokasi dan waktu yang berbeda.
Lima pelaku AH, AAR, RL, FP dan AW dibekuk di Kota Sukabumi, Jawa Barat. Sementara MJA dan L diringkus di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.
Selain ketujuh pelaku, petugas dikabarkan masih memburu seorang pelaku lainnya berinisial JS yang saat ini masih buron. Informasi yang berhembus, dari para maling ini diamankan barang bukti di antaranya tiga pucuk senjata api (senpi) rakitan.
Dari sumber yang layak dipercaya mengungkapkan komplotan ini dicap spesialis karena targetnya memang khusus membongkar rumah mewah. Disebutkan pelaku telah membongkar beberapa rumah mewah yang berada di Pematangsiantar, Medan, Lampung, Cirebon dan Sukabumi. Otak pelaku dari kasus ini adalah AAR.
Terungkap modus pelaku sebelum melakukan pembobolan adalah dengan cara terlebih dahulu mengecek target rumah dengan berpura-pura mengantarkan barang (paket). Pelaku yang menyamar jadi tukang paket ini lalu mengetuk pintu rumah korban. Hal itu dilakukan bertujuan untuk memastikan rumah tersebut dalam keadaan kosong.
Kemudian, setelah memastikan rumah itu tidak ada orangnya, para pelaku selanjutnya membobol dan menggasak harta korban.
Terkait penangkapan terhadap para pelaku belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian. Namun, kabarnya kasus ini akan dirilis oleh Kapolda Sumut di Polrestabes Medan, siang ini.
Sebelumnya, peristiwa menghebohkan terjadi ketika salah satu rumah yang berada di Komplek Cemara Hijau, Desa Medan Estate, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, dibobol kawanan maling.
Rumah yang menjadi target pencurian ini merupakan rumah milik seorang pengusaha berinisial A. Saat melakukan pencurian, kawanan maling disebut menyelinap masuk saat rumah korban sedang dalam keadaan kosong alias tidak berpenghuni. Peristiwa itu disinyalir terjadi pada Jumat (17/1/2025). Setelah itu, malam harinya korban lalu membuat laporan ke Polsek Medan Tembung.
Akibat dari kejadian tersebut, korban mengalami kerugian harta diduga senilai miliaran rupiah yang disimpan korban di dalam brankas. Di brankas disebutkan korban menyimpan sejumlah emas, logam mulia dan uang ratusan juta rupiah.
Sebelum melakukan aksi pencurian, komplotan pelaku lebih dulu merusak cctv yang ada di rumah korban. Lalu mereka masuk ke rumah korban dengan cara merusak kunci pintu. Kemudian pelaku menyelinap masuk ke kamar korban. Selanjutnya, pelaku membongkar isi kamar hingga akhirnya menemukan brankas dan mengambil isi di dalamnya.
Kanitreskrim Polsek Medan Tembung AKP Japri Simamora ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Kata Japri, pihaknya sampai saat ini masih melakukan penyelidikan.
"Uangnya (yang dicuri) sekitar Rp 200 juta. Pelakunya masih kita lidik ya," kata Japri kepada Medan Pos, Kamis (23/1/2025) malam.
Namun saat disinggung apa betul total kerugian yang dialami korban mencapai miliaran rupiah, Japri belum bisa memastikannya. Ia mengaku akan mengaudit lagi kerugian korban.
"Masih kita audit (total kerugian) kepastiannya," ujarnya. *
Jakarta, MPOL PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk sukses mencatatkan pertumbuhan laba bersih mencapai 22,6 secara tahunan (yearonyear
Nusantara
Stabat, MPOL .Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH bersama Wakil Bupati Langkat Tiorita Br Surbakti, SH menepungtawari sekaligus memberikan d
Sumatera Utara
Jakarta, MPOL Pembangunan sumber daya manusia di Indonesia masih menghadapi berbagai kendala, terutama di tengah persaingan global yang se
Pendidikan
, MPOL Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Jalin Sinergi dengan Kodam I/Bukit BarisanMedan (Medan Pos) Pertamina Patra Niaga Regional
Sumatera Utara
, MPOL Pimpinan PonPes/ Tahfuzil Qur&039an dan KBIHU Jabal Noor Buya KH Zulfiqar Hajar Lc mengajak umat menafkahi sebahagian harta di j
Sumatera Utara
Taput, MPOL Bupati Taput Dr.JTP Hutabarat bersama unsur pimpinan perangkat daerah melaksanakan kunjungan kerja (kunker) ke wilayah Kecamata
Sumatera Utara
Labuhanbatu, MPOL Tangis dan kekecewaan tak lagi bisa dibendung. Ratusan umat Paroki Santo Fransiskus Asisi Aek Nabara kembali turun ke ja
Sumatera Utara
Belawan, MPOL PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 1 Belawan menyampaikan duka cita atas meninggalnya seorang calon penumpang KM Kelud
Peristiwa
Medan, MPOL AKP Arianto Sitorus SH,secara resmi dilantik sebagai Kapolsek Talawiy menggantikan Kompol Cecep Suhendra,AKap Arianto Sitorus
Sumatera Utara
Medan, MPOL Podomoro City Deli Medan, kawasan hunian terpadu mahakarya Agung Podomoro, terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan hun
Sumatera Utara