Kamis, 30 Juli 2026

621 Hektar Lahan Pertanian Taput yang Rusak Akibat Bencana Sedang Proses Rehabilitasi

Darwin Manalu - Kamis, 30 Juli 2026 07:52 WIB
621 Hektar Lahan Pertanian Taput yang Rusak Akibat Bencana Sedang Proses Rehabilitasi
Ist
Lahan pertanian warga yang diperbaiki saat dampak bencana.
Taput, MPOL-Seluas 621 hektar lahan pertanian di Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) yang rusak akibat becana hidrometeorologi pada tahun 2025 lalu saat ini sedang dalam proses rehabilitasi.

Baca Juga:
Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pertanian (Distan) Taput, Viktor Siagian kepada wartawan, Rabu, (29/7).

Dia mengatakan, proses rehabilitasi dan normalisas terhadap 621 hektar lahan yang rusak ini dilaksanakan oleh TNI dari Kodam I Bukit Barisan.

"Proses pengerjaan (rehabilitasi) normalisasi dilakukan oleh TNI dari Kodam I Bukit Barisan,"ujarnya.

Namun viktor menjelaskan, proses rehabilitasi dan normalisasi hanya dilakukan terhadap lahan yang mengalami kerusakan sedang, sedangkan yang rusak berat tidak ditangani dan proses rehabilitasi dilakukan secara bertahap, " tegasnya.

Tahap pertama, seluas 572 hektar dan kita perkirakan akan selesai seratus persen pada 19 Juli ini.

Adapun lahan seluas 572 hektar ini tersebar di Kecamatan Tarutung, Purbatua, Simangumban, Adiankoting, Pahae Jae, Sipoholon, dan Parmonangan.

Sedangkan proses rehabilitas tahap II seluas 49 hektar berada di Banuaji 21 hektar, Simardangiang 20 hektar dan di Sigurunggurung 8 hektar.

"Tahap II ini memang dikerjakan secara manual karena tidak bisa alat berat, " ungkapnya.

Namun demikian pihaknya berharap proses rehabilitasi dan pengolahan lahan tahap II ini bisa seluruhnya tuntas pada Bulan Juli ini juga.

"Jadi memang kita berharap pada Bulan Juli ini pengerjaan tahap I dan II bisa tuntas sebab kita rencanakan proses tanam akan dimulai pada Bulan Agustus nanti," imbuhnya.**

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Maju Manalu
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru