Senin, 28 September 2026

Korban Penipuan Milyaran Rupiah Minta Polda Sumut dan POM AU Tuntaskan Laporannya

Josmarlin Tambunan - Senin, 28 September 2026 12:29 WIB
Korban Penipuan Milyaran Rupiah Minta Polda Sumut dan POM AU  Tuntaskan Laporannya
Suliwaty yang mengaku korban penipuan oknum Lanud Soewondo saat memberi keterangan kepada wartawan di Mapoldasu Jumat (25/9).(jostamb)
Medan, MPOL: Polda Sumut dan POM AU Lanud Soewondo didesak untuk menuntaskan kasus penipuan dan penggelapan (tipu gelap) yang dilaporkan korban Suliwaty sejak 2023 lalu.

Baca Juga:
Dalam laporan warga Dusun V, Desa Tanjung Selamat, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang, itu mengakui mengalami kerugian mencapai miliaran rupiah.

"Saya mengalami kerugian hingga miliaran rupiah terkait proyek penimbunan lahan persawahan seluas 4 hektar. Salah satu pihak yang saya laporkan berinisial BDPS oknum TNI AU," katanya kepada awak media di Mapolda Sumut Jumat (25/9) sore.

Ia menjelaskan, awalnya mendapat pekerjaan melakukan penimbunan lahan persawahan seluas sekitar 4 hektar di kawasan Desa Tanjung Selamat, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang.

"Kemudian saya mencari rekanan lalu didatangi BDPS bersama rekannya DAB yang menawarkan diri untuk mengerjakan proyek tersebut," jelasnya bahwa pada awal pertemuan BDPS mengaku sebagai warga sipil namun akhirnya diketahui kalau dia merupakan oknum TNI AU.

"Saya menyetujui kerjasama lalu melakukan pembayaran secara bertahap sebesar Rp300 juta, Rp250 juta, Rp250 juta dan Rp250 juta dengan total pembayaran mencapai Rp1,6 miliar disertai bukti kwitansi," tambahnya.

Namun akhirnya, Suliwaty mengaku tertipu karena penimbunan 4 hektar persawahan itu tidak dituntaskan. Bahkan, 1 hektar sama sekali tidak dilakukan penimbunan demikian juga terhadap tanah yang sudah ditimbun tidak sesuai dengan volume sebagaimana kesepakatan sebelumnya.

"Padahal semua biaya pekerjaan telah dibayarkan kepada meraka tetapi sisa pengerjaan lahan seluas 1 hektar itu ditinggalkan begitu saja," sesalnya seraya menyebutkan kasus penipuan itu telah dilaporkannya ke Mapolda Sumut.

"Saya mengambil langkah hukum melaporkan DAB ke Polda Sumatera Utara pada 29 September 2023 dengan Nomor LP/B/1163/IX/2023/SPKT Polda Sumatera Utara terkait dugaan penipuan atau perbuatan curang. Namun sampai sekarang ini laporan itu tidak berjalan," ucapnya.

Sedangkan Sertu BDPS telah dilaporkan ke Polisi Militer Pangkalan TNI AU Soewondo dengan bukti laporan Nomor Pom-444/02/IX/2026/Satpom Swo tertanggal 10 September 2026.

"Untuk nilai kontrak pekerjaan penimbunan lahan itu mencapai Rp2,05 miliar. Namun total uang yang telah dikeluarkannya untuk pekerjaan tersebut mencapai sekitar Rp2,6 miliar karena harus kembali mengeluarkan biaya sendiri untuk menyelesaikan penimbunan lahan tersebut," ujarnya.

‎Dibeberkannya, uang yang telah diterima Bagus dan Dyrmata Agung Bukit dalam kwitansi mencapai Rp 1,6 miliar atau 78 persen dari nilai kontrak Rp2,05 miliar.

Rinciannya sebagai berikut:

‎1. Kwitansi tertanggal 31 Agustus 2022 sebesar Rp 300.000.000.
‎2. Kwitansi tertanggal 7 September 2022 sebesar Rp 250.000.000.
‎3. Kwitansi tertanggal 13 September 2022 sebesar Rp 250.000.000.
‎4. Kwitansi tertanggal 17 September 2022 sebesar Rp 250.000.000.
‎5. Kwitansi tertanggal 29 September 2022 sebesar Rp 250.000.000.
‎6. Kwitansi tertanggal 12 Oktober 2022 sebesar Rp 250.000.000.
‎7. Kwitansi tertanggal 18 Oktober 2022 sebesar Rp 50.000.000.

Total pembayaran berdasarkan tujuh kwitansi tersebut mencapai Rp 1.600.000.000.


Sementara itu Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, saat dikonfirmasi mengenai perkembangan laporan korban mengaku akan mengecek penanganannya ke Direktorat Reskrimum Polda Sumut.

Terpisah, Kepala Penerangan Pangkalan TNI AU Soewondo, Lettu Lucky Pratama, yang langsung ditelepon ke nom 0878.5510 6xxx untuk konfirmasi tidak mengangkat hanphonnya walau nada berdering, Senin (28/9).

Demikian juga dikonfirmasi lewat via pesan whatsaap, sudah sejauhmana progres hasil laporan pengaduan Suliwaty atas dugaan penipuan dengan terlapor Sertu Bagus yang ditangani POM TNI AU Lanud Soewondo, tidak memberi penjelasan.**

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Josmarlin Tambunan
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru