Pemko Medan Hadir Lindungi Warganya
Pemerintah Kota (Pemkot) Medan hadir melindungi warganya, seiring lahirnya Peraturan Daerah (Perda) Kota Medan Nomor 10 tahun 2021 tentang
Sumatera Utara
Medan, MPOL - Seorang pria korban ledakan gasmilik Perusahaan Gas Negara (PGN) yang terjadi di areal eks Rumah Makan Famili, Jalan SM. Raja, Kecamatan Medan Kota, akhirnya meninggal dunia. Korban menghembuskan nafas terakhirnya setelah beberapa hari dirawat di RS Pirngadi, Medan.
Baca Juga:
Informasi meninggalnya korban yang disebut warga dengan panggilan Rahmat itu pun dibenarkan oleh polisi.
"Iya benar sudah meninggal dunia tadi pagi sekira pukul 08.10 WIB. Dirawat sejak Senin (15/1/2024) kemarin," kata Panit Reskrim Polsek Medan Kota, Iptu Bambang Wahid ketika dihubungi, Rabu (17/1/2024) siang.
Bambang mengatakan pihaknya sampai sekarang belum mengetahui identitas korban. Ia juga berharap kiranya masyarakat ataupun orang-orang yang merasa bagian dari anggota keluarga korban bisa menghubungi Polsek Medan Kota.
"Kita masih berupaya mencari identitas lengkap korban supaya bisa mencari keluarganya. Untuk saat ini korban masih belum dilakukan autopsi karena belum ditemukan keluarganya guna memperoleh persetujuan," terangnya.
"Bagi yang mengenal korban maupun merasa keluarganya dapat menghubungi Polsek Medan Kota di nomor 081370707050," tambahnya.
Sebelumya, warga Kota Medan dihebohkan dengan suara ledakan yang cukup dahsyat terjadi di eks Rumah Makan Famili, Jalan SM Raja, Kecamatan Medan Kota, Senin (15/1/2024). Peristiwa itu disebutkan terjadi sekira pukul 02.00 WIB.
Akibat kejadian itu, bangunan eks rumah makan tersebut hancur di bagian depan dengan sejumlah kaca berpecahan. Selain itu, dampak dari ledakan bocornya gas negara itu mengakibatkan kaca salah satu showroom mobil dan hotel di depan eks rumah makan tersebut juga hancur berkeping-keping.
Menurut informasi dari warga yang berdomisili di dekat lokasi kejadian menyebut terdapat satu orang korban tanpa identitas dengan luka berat, di mana di sekujur tubuh korban gosong.
Ledakan itu berasal dari bocornya gas milik Perusahaan Gas Negara (PGN) yang mengakibatkan seorang korban mengalami luka bakar serius. Adapun titik lokasi ledakan itu masih di luar bangunan tapi masih berada di areal eks Rumah Makan Famili.
"Di belakang toko brownis (Bolu Amanda) itu ada ruangan 1x1 meter ditembok dan tertutup pakai besi. Nah, di situlah bocor regulator gasnya," kata warga yang tak ingin menyebut identitasnya saat diwawancarai Medan Pos, Senin (15/1/2024) siang.
Panit Reskrim Polsek Medan Kota, Iptu Bambang Wahid ketika dikonfirmasi tentang keterangan warga membenarkan kejadian itu. Katanya, untuk sementara korban ledakan gas tersebut masih satu orang karena pihaknya masih belum bisa masuk ke dalam lokasi ledakan.
"Untuk identitas korban baru diketahui nama panggilannya aja, namanya Rahmat. Kalau informasi dari warga sekitar menyebut korban orang Siantar. Sementara korban tidak mempunyai identitas. Kita dapatkan pun tasnya ditemukan tidak ada identitas," ungkapnya.
Sedangkan umur korban belum bisa diterka karena saat ditemukan keadaan korban sudah gosong seluruh tubuhnya, namun masih hidup dan kini dirawat di RS Pirngadi, Medan.
"Korban masih hidup. Luka bakar yang dialami korban cukup parah, mulai dari kaki sampai wajah," katanya. *
Pemerintah Kota (Pemkot) Medan hadir melindungi warganya, seiring lahirnya Peraturan Daerah (Perda) Kota Medan Nomor 10 tahun 2021 tentang
Sumatera Utara
P.Siantar, MPOL Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn menghadiri pelantikan Pengurus Daerah (PD) Al Jam&039iyatul Washliyah Kot
Sumatera Utara
Deli Serdang, MPOL Laporan Ketua DRPD Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Erni Ariyanti Sitorus, SH, M.Kn terhadap Wakil Ketua DPRD Deli Serdan
Sumatera Utara
Binjai, MPOL Pemerintah Kota Binjai di Sumatera Utara kembali melaksanakan Gerakan ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) secara serentak di
Sumatera Utara
Langkat, MPOL Di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang berdampak pada keterbatasan keuangan daerah, Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH
Sumatera Utara
Medan, MPOL Pelaksanaan Konstatering (pemeriksaan, pengukuran, pencocokan lahan sebelum eksekusi) lahan eks PTPN 2, Kamis, (11 Juni 2026)
Sumatera Utara
Medan, MPOL 360 Jemaah Kloter 10 Debarkasi Medan Tiba di Tanah Air, Kakanwil Ingatkan Haji Mabrur Harus Terus Dijaga Sepanjang HayatMeda
Sumatera Utara
Binjai, MPOL Wali Kota Binjai, Drs. H. Amir Hamzah, M.AP menghadiri kegiatan serah terima jabatan (sertijab) dan pisah sambut Komandan Bat
Sumatera Utara
Kapolrestabes Medan menerima penghargaan MUI Award dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Medan.Penghargaan yang diraih karena mampu mene
Sumatera Utara
Medan , MPOL Menteri Lingkungan Hidup (LH), Mohammad Jumhur Hidayatharus bertanggungjawab terhadap perusakan lingkungan di Medan, Binjai, D
Nasional