Senin, 20 April 2026

Korwil PMPHI Sumut Drs Gandi Parapat: Hanya Titiek Soeharto yang Mampu 'Menyelamatkan' Prabowo

Redaksi - Senin, 20 April 2026 09:26 WIB
Korwil PMPHI Sumut Drs Gandi Parapat: Hanya Titiek Soeharto yang Mampu 'Menyelamatkan' Prabowo
Ist
Gandi Parapat (kiri) saat bertemu Titiek Suharto (kanan) di Gedung DPR Senayan Jakarta.
Medan, MPOL -Pusat Monitoring Politik dan Hukum Indonesia (PMPHI) Sumatera Utara (Sumut) mengajak seluruh lapisan masyarakat berdoa agar ibu Titiek Soeharto lebih serius membantu tugas Presiden Prabowo.

Baca Juga:
Ajakan itu kata Kordinator Wilayah ( Korwil) PMPHI Sumut, Drs Gandi Parapat, karena hanya ibu Titiek Soeharto yang mampu memberi kekuatan dan melindungi Prabowo.

" Ya mohon maaf, saya merasakan dan menilai Prabowo dalam menjalankan tugas Negara sangat membutuhkan kekuatan moral, koreksi serta dorongan yang benar-benar untuk kepentingan Bangsa dan negara bukan utk kepentingan pribadi, kelompok atau partai. Dukungan kepada Prabowo dari orang-orang disekitarnya cenderung menjaga agar Prabowo senang secara pribadi bahkan ada seperti menjerumuskan", kata Gandi di Medan, Minggu (19/4/2026).

"Seperti halnya pencabutan ,izin 28 PT akibat banjir bandang di Sumut, Aceh dan Sumbar, Mehut seperti mengkambing hitamkan Satgas karena laporan sehingga dicabut izin. Padahal kayu-kayu yang berserakan tidak dijelaskan Menhut itu milik siapa, karena itu sangat penting untuk menghindari tuduhan kepada PT yang dicabut izinnya", ujarnya.

Kata Gandi Parapat, PT tersebut selama ini sudah memberikan kontribusi ke Negara, tapi karena banjir bandang tiba-tiba izin dicabut, padahal tidak berkaitan atau bukan penyebab banjir bandang.

Setelah izin dicabut, lanjut Gandi, pihak Menhut kucarkacir mencari kesalahan untuk membenarkan pencabutan izin tersebut.

Masalah Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menurut Korwil PMPHI Sumut saat ini bermasalah hampir disetiap daerah yang memakan banyak korban keracunan, padahal tujuan Prabowo untuk kesehatan anak. Hanya untuk mengatasi agar tidak terkena racun anak-anak sekolah, pihak orang tua pasti was-was.

Demikian juga masalah korupsi, Menteri Keuangan Purbaya sampai kurus tidak mendapat respon atau tidak ditindaklanjuti Presiden, sementara Presiden berapi api sampai ke Antartika menyebut para koruptor pasti dikejar.


Mengganti pembantunya Prabowo tidak mampu harus berguru kepada yang dianggap lebih berkuasa dengan dia, padahal Prabowo Presiden RI.

:Semua hal itu kami lihat dan nilai karena tidak ada yang mau berjuang membantu Prabowo untuk NKRI akhirnya mencoba mengikuti pemikiran para pembohong", sebut Gandi.

"Atas hal Prabowo yang mendengar para pembohong akhirnya banyak yang kecewa dan apatis. Jadi kami melihat kekuatan untuk membangun agar Prabowo lebih berpikir untuk NKRI ada di pribadi ibu Titiek Soeharto", kata Gandi Parapat.

Gandi pun menyebut, sebelum ketemu dengan Titiek Soeharto, ia masih ragu walaupun sangat menyakini masalah pencabutan izin 28 PT paska banjir bandang pasti selesai karena Titiek Soeharto menjabag Ketua Kom IV DPRRI.

Jadi NKRI akan utuh apabila ibu Titiek Soeharto lebih serius membantu Oresiden Prabowo. Kami juga menyakini banyak orang yang menghalangi agar Titiek Soeharto tidak membantu Prabowo khususnya kekuatan moral atau bathin sehingga Prabowo kelihatan kehilangan kendali.
Hanya Titiek yang mampu memberi kekuatan tanpa kepentingan politik ke Prabowo sehingga kami berdoa dan meminta seluruh lapisan masyarakat agar berdoa sehingga Titiek Soeharto lebih serius membantu Probowo", tutup Gandi Parapat.**

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Maju Manalu
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru