Meriahkan HUT Kemerdekaan RI ke 81, IKWI Sumut Gelar FG ke Wisata Alam Loken Barn Karo
Medan, MPOL Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Sumut melaksanakan kegiatan kebersamaan Family Gathering (FG) di Loken Barn salah sa
Sumatera Utara
Medan, MPOL - Komplotan pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) diringkus Polsek Sunggal. Dari kasus ini sebanyak lima dari tujuh pelaku begal berhasil diringkus, bahkan satu di antaranya ditembak di bagian kedua kakinya. Selain itu, dua dari lima pelaku merupakan residivis kambuhan.
Baca Juga:
Kelima pelaku yang ditangkap yakni BAR (17) warga Jalan Abadi, Kecamatan Medan Sunggal, Randi Putra (19) warga Jalan Sunggal, Gang Sri, Kecamatan Medan Sunggal, Imanuel Valentino (19) warga Jalan Sei Kapuas, Gang Pondok Recok, Kecamatan Medan Sunggal.
Kemudian, Bagus Kesuma Pradana (19) warga Jalan Jati, Desa Sei Mencirim, Kecamatan Sunggal dan Kornelius Angelo Tuasela (19) warga Jalan Kertas, Gang Pinang, Kecamatan Medan Petisah.
Sedangkan dua lagi pelaku yang belum tertangkap alias masih buron adalah Dafa (19) warga Jalan Sei Batang Hari, Kecamatan Medan Sunggal dan LJ. Simanjuntak (17) warga Jalan Cangkir, Kecamatan Medan Petisah.
Wakapolrestabes Medan, AKBP Rudy Silaen mengatakan penangkapan terhadap pelaku menindaklanjuti dua laporan polisi yang masuk ke Polsek Sunggal, masing-masing laporan dari M. Riski Syahputra (21), tanggal 5 Mei 2025 dan Bagas Fahrezi Wahono (18), tanggal 17 Mei 2025.
Korban M. Riski dibegal di Jalan Sei Belutu, Kelurahan Babura, Kecamatan Medan Sunggal, Senin (5/5/2025) sekira pukul 03.05 WIB. Atas kejadian ini, sepeda motor Honda Scoopy warna hitam-merah BK 5607 AKW milik korban dirampas para pelaku. Lalu, korban Bagas Fahrezi dibegal di Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Simpang Tanjung, Kecamatan Medan Sunggal, Sabtu (17/5/2025) sekira pukul 02.00 WIB. Sepeda motor Honda Scoopy warna putih BK 4741 AMG dan Handphone Redmi 10-C milik korban dibawa kabur para pelaku.
"Dalam aksinya para pelaku mengendarai sepeda motor jenis matic langsung memepet motor milik korban yang saat itu bersama temannya. Dua pelaku lainnya berusaha menghalangi motor korban. Lalu pelaku yang berada di boncengan yang memepet motor korban mengeluarkan senjata tajam jenis klewang langsung mengarahkan ke korban sambil berkata 'berhenti kalian'," kaya Rudy Silaen didampingi Kapolsek Sunggal, Kompol Bambang Gunanti Hutabarat saat rilis di Polsek Sunggal, Rabu (28/5/2025) siang.
Mendapat ancaman tersebut, korban yang ketakutan langsung berhenti dan melompat dari atas sepeda motor. Korban selanjutnya melarikan diri meninggalkan sepeda motornya demi menyelamatkan diri.
Menindaklanjuti laporan dari kedua korban, polisi kemudian melakukan penyelidikan. Hasilnya, satu pelaku atas nama Imanuel Valentino ditangkap di Jalan Sei Kapuas, Gang Recok, Medan Sunggal, Jumat (23/5/2025) sekira pukul 00.30 WIB.
"Saat diinterogasi pelaku mengakui perbuatannya melakukan pembegalan bersama enam temannya di dua lokasi," sebut Rudy.

"Pada saat penangkapan pelaku Kornelius Angelo alias Elo melakukan perlawanan hingga terpaksa diberikan tindakan tegas terukur di kedua kaki pelaku," ungkapnya.
Sebagai barang bukti, polisi mengamankan sepeda motor Merek Yamaha Aerox warna hitam tanpa plat (milik pelaku Bagus Kesuma), sepeda motor Honda Beat warna abu-abu tanpa plat (milik pelaku Randi Putra) dan sebilah sajam jenis klewang. Barang bukti tersebut digunakan pelaku saat beraksi.
"Jadi, sebelum beraksi, ketujuh pelaku ini berkumpul dulu di Jalan Ayahanda. Betul-betul sudah direncanakan dengan model persiapan. Lalu mereka berkeliling mengendarai tiga motor untuk mencari targetnya, mereka sudah tahu langsung memepet dan mengancam korbannya dengan klewang," terangnya.
"Tersangka ada tujuh orang, lima yang sudah ditangkap. Dua dari satu yang masih buron ini perannya sangat dominan. Jadi sangat penting dilakukan penangkapan," pungkasnya.
Sementara, Kanitreskrim Polsek Sunggal, AKP Budiman Simanjuntak menambahkan para tersangka merupakan anggota geng motor VOC. Selain itu, dua dari lima pelaku yang ditangkap merupakan residivis kambuhan. Keduanya adalah Imanuel Valentino dan Kornelius Angelo Tuasela alias Elo.
"Keduanya residivis dengan kasus yang sama (curas), ditangkap Polrestabes Medan pada tahun 2020. Setahun setelah bebas beraksi lagi," katanya. *
Medan, MPOL Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Sumut melaksanakan kegiatan kebersamaan Family Gathering (FG) di Loken Barn salah sa
Sumatera Utara
Serdang Bedagai, MPOL Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) menyadari bahwa stunting bukan sematamata persoalan kesehatan.Stunt
Sumatera Utara
Batu Bara, MPOL Kepedulian terhadap Kayla (6), bocah warga Dusun Merdeka, Desa Lalang, Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batu Bara, yang m
Sumatera Utara
Medan, MPOL Pemerintah Provinsi Sumatera Utara bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara dan Badan Penyelenggara Ja
Sumatera Utara
Nusa Dua, MPOL Melanjutkan kesuksesan penyelenggaraan Bali Annual Telkom International Conference (BATIC) tahun sebelumnya, Telin, operati
Nusantara
Deliserdang, MPOL Keluarga Imah (74), warga lansia di Deli Serdang, berencana menyurati Presiden RI buntut terganggunya sang ibu akibat proy
Sumatera Utara
Medan, MPOL Timsus Direktorat Reserse (Ditres) Narkoba Polda Sumut mengungkap pengiriman sabusabu dengan modus baru tujuan Jakarta. Dua pe
Peristiwa
Sergai, MPOL Anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi Partai Golkar Dapil Sumatera Utara I, Kombes Pol. (Purn.) Dr. Maruli Siahaan, S.H., M.H., tu
Sumatera Utara
Medan, MPOL Rektor Unimed Prof. Dr. Ir. Baharuddin, ST., M.Pd mengingatkan para lulusan agar tidak berhenti belajar dan mampu beradaptasi,
Pendidikan
Batu Bara, MPOLPolres Batu Bara melalui Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) dan Polsek jajaran menggelar press release pengungkapan kasus
Sumatera Utara