Cekcok Soal Rebutan "Proyek," Sekelompok Pria Keroyok Warga di Kantor Bappeda Langkat
Stabat, MPOL Sekelompok Pria mengeroyek sejumlah warga di kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kab.Langkat, Sematera Uta
Sumatera Utara
Medan, MPOL - Kasus penganiayaan berat (anirat) yang dialami seorang mahasiswa Mikel Ginting sampai saat ini belum ada perkembangan berarti. Polsek Patumbak dituding lamban menangani perkara ini hingga perkembangan kasusnya juga dinilai belum menemui titik terang dan pelakunya masih bebas berkeliaran.
Baca Juga:
Korban ditemukan berlumuran darah karena berkali-kali dibacok di bagian kepalanya hingga terkapar di Pekuburan Kristen Desa Lantasan Baru, Kecamatan Patumbak, Deli Serdang.
Terkait hal ini, Kasatreskrim Polrestabes Medan, AKBP Bayu Putro Wijayanto ketika dikonfirmasi mengatakan bahwa kasus tersebut ditangani Polsek Patumbak.
"Masih proses. Polsek nanti yang menangani. (Tanya) kapolsek ya. Nanti kalau kasat jawab nanti salah saya," kata Bayu kepada Medan Pos, Sabtu (22/11/2025).
Namun, ketika kasus tersebut dikonfirmasi kepada Kapolsek Patumbak Kompol Daulat Simamora tidak mau menjawab. Begitu juga konfirmasi yang dilayangkan kepada Kanitreskrim Iptu Omrin Siallagan, juga tidak merespons. Keduanya diduga kompak tidak mau memberikan jawaban.
Lantaran kedua perwira tersebut sangat sulit dikonfirmasi, masyarakat menilai kasus mengenaskan ini seakan-akan seperti ditutup-tutupi oleh Polsek Patumbak.
Sebelumnya, peristiwa mengerikan terjadi ketika warga dikagetkan dengan sesosok pria yang sudah bersimbah darah ditemukan tergeletak di pekuburan Kristen di Desa Lantasan Baru, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang, Selasa (18/11/2025) pagi.
Tragisnya, kepala pria yang diketahui bernama Mikel Ginting itu sudah koyak seperti terkena sabetan senjata tajam (sajam) diduga bekas bacokan. Nyawa mahasiswa tersebut kabarnya masih bisa terselamatkan setelah warga bergegas membawa korban ke rumah sakit.
Dari tubuh korban, tampak empat luka bacok di bagian kepala, telinga sebelah kiri robek dan mata kirinya juga terlihat lebam. Pria ditaksir berumur 20-an tahun itu pun terkapar, tak berdaya tepat di samping makam pamannya.
Keluarga korban, Opik Barus mengatakan yang pertama kali menemukan Mikel Ginting terkapar adalah seorang petani ubi, sekira pukul 07.00 WIB. Kemudian petani tersebut melaporkan ke warga sekitar hingga akhirnya dievakuasi.
"Ditemukan sudah terkapar di sini (kuburan) dan kebetulan diketahui sama orang yang sedang kerja mengambil batang ubi. Kemudian dia langsung melaporkannya sama orang kampung," kata Opik, Selasa (18/11/2025).
Mengetahui korban belum meninggal, warga lalu menghubungi ambulans untuk membawa korban ke Rumah Sakit Sembiring.

Opik menerangkan bahwa tak ada satu pun warga yang tahu penyebab pasti insiden itu terjadi. Dirinya pun tidak bisa memastikan apakah korban berkelahi atau menjadi korban perampokan. Namun yang pasti, di kepala korban terdapat sejumlah luka bacok.
"Tidak tahu kita masalah dugaan itu (berantam). Tapi yang pasti, kami curiga, itu pengeroyokan. Soalnya, tahu-tahu dijumpai di sini sudah terkapar dia. Ada empat luka bacokan di kepala, telinganya juga kena di bagian bawahnya, matanya lebam. Kayak dibacok gitu," sebutnya.
Tempat kejadian perkara (TKP) masih ditemukan bercak darah. Ubin kuburan tersebut juga belum dibersihkan. Saat ditanya, Opik membenarkan bahwa kuburan itu ialah kuburan paman korban.
Berdasarkan keterangan Opik dan warga sekitar, Mikel Ginting merupakan seorang mahasiswa. Ia berkuliah di Medan dan sering pulang malam hari.
"Iya benar dia mahasiswa, saya tidak tahu kampusnya di mana, ada yang bilang Unika. Pulang juga tiap hari. Cuma kadang-kadang pulang malam, ya, karena sibuk di kampus kan," katanya.
Meski tidak diberi garis polisi, namun Opik mengatakan bahwa pihak kepolisian sudah turun ke lokasi. Keluarganya saat ini tengah menunggu penyelidikan polisi dan menunggu peristiwa ini terungkap.
"Barang-barangnya tidak ada yang hilang, hanya kunci aja yang hilang. Kalau motor lengkap semua semua. Handphone, headset ada semua. Kondisinya sekarang sudah mulai agak sadar katanya. Saya belum sempat ke sana (rumah sakit)," terangnya. *
Stabat, MPOL Sekelompok Pria mengeroyek sejumlah warga di kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kab.Langkat, Sematera Uta
Sumatera Utara
Medan, MPOL Kombes. Pol. (Purn.) Dr. Maruli Siahaan, S.H., M.H., selaku anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi Partai Golkar Daerah Pemilihan Su
Sumatera Utara
Medan, MPOL , MPOL&ndashMeroketnya harga daging ayam ras segar di wilayah Sumatera Utara (Sumut), yang dalam beberapa hari terakhir, mend
Ekonomi
Jakarta, MPOL Bank Indonesia menyelenggarakan Karya Kreatif Indonesia (KKI) Tahun 2026 di Hall A dan B JICC Jakarta pada tanggal 20 &ndas
Nusantara
Medan, MPOL Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara bersama Pemerintah Kota Medan resmi membuka Medan DigiFest 2026 pada Sabtu, 22 Agustus 2
Sumatera Utara
Deli Serdang, MPOL Kepedulian terhadap masyarakat kembali ditunjukkan oleh Kombes Pol. (Purn.) Dr. Maruli Siahaan, S.H., M.H., selaku angg
Sumatera Utara
Batu Bara, MPOL Kayla (6), anak pasangan Ismail dan Maya Sari, warga Dusun Merdeka, Desa Lalang, Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batu Ba
Sumatera Utara
Batu Bara, MPOL Pelaksanaan pembangunan ruang kelas baru di SMK Negeri 1 Medang Deras, Jalan O.K. M. Yunan, Desa Nenassiam, Kecamatan Meda
Sumatera Utara
Medan, MPOL Rangkaian perayaan HUT RI ke81 tahun 2026 di Komplek Bulog Sumut berlangsung meriah dan sukses. Kegiatan yang digelar Panitia
Sumatera Utara
Medan, MPOL Kordinator Wilayah Pusat Monitoring Politik dan Hukum Indonesia (PMPHI) Sumatera Utara (Sumut), Drs Gandi Parapat berharap Rekt
Sumatera Utara