Medan, MPOL -
Baca Juga:
Polrestabes Medan doa bersama dan syukuran lintas agama.
Lokasinya di halaman Mapolrestabes Medan, Jalan HM Moh Said, Senin (4/5/26) sore.
Kegiatan ini sebagai wujud rasa syukur atas pelaksanaan Hari Buruh Internasional, 1 Mei 2026 kemarin berlangsung damai, aman, tertib, dan kondusif.
Kegiatan ini melibatkan unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi buruh, mahasiswa, serta jajaran Polri.
Acara dibuka langsung Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Jean Calvijn Simanjuntak, didampingi Wakapolrestabes AKBP Rudy Silaen, para Pejabat Utama (PJU), dan Kapolsek jajaran.
Turut hadir Ketua DPRD Kota Medan Wong Chun Sen, perwakilan Kodim 0201 BS, perwakilan Kejari Medan, Walikota Medan diwakili Asisten Pemerintahan Muhammad Sofyan.
Ikut hadir MUI Kota Medan, FKUB Kota Medan, tokoh agama dari Walubi, Matakin, PHDI, PGI, tokoh masyarakat lintas etnis seperti Ir Subenthiren M Sos, Arman Chandra, Tengku Mohar, Rahmat Santoso, perwakilan organisasi mahasiswa GMNI Sumut dan GMNI Kota Medan.
Hadir pula organisasi kemasyarakatan seperti IPK dan GRIB serta PWI Sumut.
Pada sambutannya Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak membuka pantun dan menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen buruh yang telah menyampaikan aspirasi secara damai pada May Day.
Ia menjelaskan bahwa terdapat beberapa titik kegiatan buruh di Kota Medan, termasuk di Pardede Hall dan Gedung Astaka Pancing, yang seluruhnya berjalan aman dan tertib.
"Terima kasih kepada seluruh elemen buruh dan pekerja yang telah menyampaikan aspirasi dengan aman dan baik. Seluruh kegiatan berjalan tertib sehingga Kota Medan tetap dalam kondisi kondusif," ujarnya.
Calvijn menegaskan bahwa situasi tersebut merupakan hasil kerja sama seluruh pihak, termasuk peran tokoh agama, tokoh masyarakat, serta dukungan masyarakat luas.
Berdasarkan laporan media dan informasi masyarakat, kondisi keamanan dan ketertiban tetap terjaga selama May Day.
Ia juga mengungkapkan bahwa angka kejahatan jalanan mengalami penurunan hingga 14 persen, sementara capaian keamanan dan ketertiban masyarakat meningkat sekitar 15 persen pasca pelaksanaan Operasi Ketupat.
"Upaya dan kerja keras tidak akan mengkhianati hasil. Ini adalah bagian dari merangkai prestasi dalam kebersamaan," tambahnya.
Aspem Kota Medan, Muhammad Sofyan mengungkapkan rasa syukur atas pelaksanaan May Day yang berlangsung aman. Pemko Medan juga berkomitmen menindaklanjuti aspirasi buruh dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pemberian tali kasih kepada 31 anak yatim dari Panti Asuhan Bait Allah oleh Kapolrestabes Medan bersama Ketua Bhayangkari Cabang Kota Besar Medan, perwakilan Pemerintah Kota Medan, serta FKUB Kota Medan, dilanjutkan persembahan lagu dari panti asuhan.
Kegiatan kemudian diisi tausyiah oleh Al Ustadz H Arfan Maksum Nasution serta doa bersama lintas agama dipimpin tokoh agama Islam, Kristen, Buddha, Hindu, dan Konghucu sebagai simbol persatuan dan toleransi di Kota Medan.
Sebagai bentuk kepedulian, turut diberikan tali asih kepada 19 anak yatim Polri dan 4 anak anumerta Polri.
Acara ditutup dengan foto bersama, pemberian bingkisan, serta ramah tamah dan makan malam bersama seluruh peserta.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif, mencerminkan sinergi yang kuat antara Polri, pemerintah, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan dan keharmonisan di Kota Medan.(*)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News