Rabu, 13 Mei 2026

Masyarakat Pagindar Mengeluh Akibat Akses Jalan Rusak Berlapis Lumpur & Dua Titik Tanjakan Tinggi Pandiangen , Komisi-II DPRD Tinjau Ruas Jalan Perbat

Kiman Meka - Jumat, 08 Mei 2026 16:07 WIB
Masyarakat Pagindar Mengeluh Akibat Akses Jalan Rusak Berlapis Lumpur & Dua Titik Tanjakan Tinggi Pandiangen , Komisi-II DPRD Tinjau Ruas Jalan Perbat
Ist
Jalan rusak dan Komisi-II DPRD meninjau ruas Jalan Perbatasan Kabupaten Pakpak Bharat (Provinsi SUMUT), Kecamatan Pagindar, Desa Napatalun Perlambuken menghubungkan Kabupaten Aceh Singkil (Provinsi ACEH) Kecamatan Suro, Desa Keras.
Pakpak Bharat, MPOL-Komisi-II DPRD Pakpak Bharat meninjau ruas jalan di perbatasan Kabupaten Pakpak Bharat menghubungkan Kabupaten Aceh Singkil,atas adanya keluhan masyarakat terkait akses jalan yang rusak parah berlapis lumpur sangat sulit melintasi dan melaluinya setiap hari,Pasalnya warga sangat Sulit melalui dan melintasi akses jalan di Perbatasan Kabupaten Pakpak Bharat (Provinsi SUMUT),Kecamatan Pagindar,Desa Napatalun Perlambuken menghubungkan Kabupaten Aceh Singkil (Provinsi ACEH) ,Kecamatan Suro,Desa Keras

Baca Juga:
Pada Kunjungan Lapangan (Kunlap) itu,Ketua Komisi-II DPRD Pakpak Bharat Lukman Padang didampingi Sekretaris M.Said Darwis Boangmanalu bersama Anggota Mawardi Tumanggor dan Marihot Munte mengatakan, pihaknya bertubi-tubi menerima keluhan masyarakat Kecamatan Pagindar mengenai kondisi akses jalan yang rusak parah bahkan menghambat aktivitas warga saat melintasi.

Belum lama ini,Komisi-II DPRD Pakpak Bharat yang juga menaungi Pembangunan Jalan & Jembatan,menerima laporan dan keluhan dari masyarakat Pagindar,akibat adanya kendala akses jalan yang sulit dilalui dan dilintasi akibat mengalami Rusak Parah dan Penuh Lumpur dengan medan jalan cukup ekstrim dan curam,parahnya lagi didua titik Tanjakan Tinggi Pandiangen,dimana pada bahu jalan terlihat ditutupi lumpur disertai dengan material batu berserak penuh dengan lobang menganga menanti maut bagi sipengguna jalan, Akses itu sangat vital untuk menghubungkan dua Kabupaten bertetangga.

Setelah usai kunjungan lapangan (Kunlap) Komisi-II DPRD Pakpak Bharat beserta Rombongan langsung mengunjungi Pemkab Aceh Singkil (Provinsi Aceh) dan bertemu langsung dengan Kadis PUTR Aceh Singkil Aly Karya dengan tujuan untuk melakukan kordinasi penanganan perbaikan ruas jalan tersebut.

Sementara itu, Ketua Komisi-II Lukman Padang menjelaskan secara rinci sikon ruas jalan tersebut, kunjungan itu dilakukan langkah konkret untuk mendorong percepatan perbaikan ruas jalan yang selama ini menjadi akses vital bagi masyarakat dua kabupaten bertetangga.

Lukman menambahkan,pihaknya juga melakukan langkah konkret dalam waktu dekat ,mengagendakan khusus kunjungan resmi ke Kantor Gubernur Provinsi Aceh c/q Dinas PUTR Pemprov Aceh untuk berkoordinasi langsung terhadap OPD terkait,guna memastikan kepastian penuntasan perbaikan ruas jalan Pakpak Bharat-Aceh Singkil.'Ujarnya

Samahalnya Marihot Munte menjelaskan seputar rapat kordinasi bersama Kadis PUTR Kabupaten Aceh Singkil, diperoleh informasi yang akurat,bahwa status jalan penghubung dua kabupaten itu, kini telah menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Aceh.

"Berdasarkan surat Gubernur Aceh, ruas jalan tersebut sudah menjadi super prioritas pembangunan di tahun anggaran (T.A) 2026," pungkasnya

Kendati demikian, Komisi-II DPRD Pakpak Bharat berkomitmen dan berupaya mendorong percepatan pembangunan realisasi akses jalan antarwilayah.

Terpisah, Kades Sibagindar Sondang Manik mengeluhkan, kondisi akses jalan yang saat ini mengalami kerusakan cukup parah. Jalan tersebut berlumpur, licin, dan sulit dilalui terutama saat musim hujan.

Sondang mengutarakan,warganya hampir setiap hari melintasi jalan ini,sangat terganggu dan berdampak terhadap aktivitas sehari-hari. Jalan ini akses utama warga untuk kegiatan ekonomi, pendidikan, kesehatan, hingga transportasi hasil pertanian dan perkebunan,kendaraan roda dua maupun roda empat sering terjebak lumpur dan berisiko mengalami kecelakaan.Imbuhnya

Salah seorang warga Kalvin Berutu sipengguna jalan ditemui Medan Pos saat mengendarai Sepeda motor mengeluh atas kondisi medan jalan antarwilayah, jalan ini memiliki peranan penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat perbatasan Kabupaten Pakpak Bharat menghubungkan Kabupaten Aceh Singkil.

Jika terus dibiarkan rusak, ia khawatir aktivitas perekonomian semakin lambat dan terhambat akses pelayanan dasar menjadi sulit dijangkau.

Kalvin berharap,mewakili masyarakat perbatasan agar adanya solusi nyata demi kelancaran akses dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di daerah terpencil.**

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Maju Manalu
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru