Kamis, 21 Mei 2026

Kelangkaan Pupuk Bersubsidi Diduga Distributor Mengalihkan ke Daerah Lain

Efendi Damanik - Kamis, 21 Mei 2026 09:56 WIB
Kelangkaan Pupuk Bersubsidi Diduga Distributor Mengalihkan ke Daerah Lain
Ist
Padi yang sedang membutuhkan pupuk.
Simalungun, MPOL -Ribuan masyarakat petani padi dan jagung di kabupaten Simalungun kesulitan mendapat pupuk bersubsidi jenis Urea dan Phonska. Akibat sulitnya mendapat pupuk para petani terancam gagal panen padi dan jagung.Untuk itu para petani berharap Pemerintah kabupaten Simalungun dalam hal ini Anton Saragih selaku Bupati secepatnya tanggap keluhan para petani.

Baca Juga:

Beberapa kecamatan seperti Pematang Bandar,Siantar,Dolok Panribuan Jorlanghataran dan lainya ketika para kios pengecer pupuk bersubsidi dimintai keteranganya mengakui kelangkaan pupuk subsidi jenis Urea dan phonska, para pengecer bingung para distributor mengirimkan tidak sesuai yang diharapkan akhirnya para petani yang telah terdaftar dikelompok tani hanya bisa mendapat satu sak yang beratnya 50 kg.


Kelangkaan pupuk bersubsidi diduga para petani distributor nakal mengalihkan ke daerah lain dan kelangkaan pupuk ini PPL (Petugas Penyuluh Lapangan) beralih ke pegawai kementrian.

Dugaan itu bukan hanya kebijakan distributor melainkan ada kerja sama antara PPL dan distributor.Para petani mengatakan demikian tanpa adanya tanda tangan PPL pupuk bersubsidi tidak tersalur ke pengecer.


Juriatno disebut-sebut koordinator distributor pupuk di Simalungun ketika dikonfirmasi Rabu (20/5) via selulernya tidak berhasil. Harapan petani Bupati Simalungun sesegera mungkin untuk turun langsung mengatasi kelangkaan pupuk bersubsidi.**

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Maju Manalu
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru