Medan, MPOL - Direktur Polri Watch, H. Abdul Salam Karim, S.H., M.H., CPM sangat mengapresiasi keberhasilan Satresnarkoba Polres Labuhanbatu dalam mengungkap jaringan-peredaran narkotika dari dalam Lapas Kelas III A Labuhanbilik. Bahkan,
peredaran narkoba ini melibatkan 'orang dalam', yakni seorang pegawai Lapas Labuhanbilik berinisial AI alias IH (48) warga Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Setia, Kecamatan Binjai Kota, Binjai.
Baca Juga:
Sebagai Lembaga Pemantau Kinerja Kepolisian RI, pria yang akrab disapa Haji Salum itu sangat berterima kasih kepada Kasatresnarkoba Polres Labuhanbatu, AKP Hardiyanto (Bang Didot) yang bisa mengungkap peredaran barang haram ini dari balik jeruji Lapas.
"Saya selaku Direktur Polri Watch mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Satresnarkoba Polres Labuhanbatu dan Kasatresnarkoba Pak Didot yang berhasil mengungkap
peredaran narkoba yang melibatkan pegawai Lapas Labuhanbilik," kata Haji Salum kepada Medan Pos, Senin (22/6/2026) sore.
Menurutnya, pengungkapan ini sangat memberikan dampak yang cukup signifikan karena narkoba meracuni para generasi penerus bangsa. Apalagi, narkoba dikendalikan dari dalam Lapas.
"Salut saya sama Pak Didot bisa membongkar jaringan narkoba dari dalam Lapas yang juga melibatkan seorang pegawai. Ini betul-betul kita apresiasi kasat nya," ucapnya.
Soroti Lapas LabuhanbilikSelain itu, Haji Salum juga menyoroti mengapa narkoba begitu gampang lolos dan masuk sampai ke
warga binaan di Lapas Kelas III A Labuhanbilik. Yang membuat geleng-geleng kepala, narkoba itu juga melibatkan AI seorang pegawai lapas.
Untuk itu, Haji Salum meminta Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Jenderal Pol (Purn) Drs. Agus Andrianto meng
evaluasi seluruh pejabat Lapas Labuhanbilik. Dengan begitu
pengawasan di dalamnya bisa lebih diperketat dan jangan ada 'permainan'.
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News