Senin, 29 Juni 2026

Makjang ! Pria Berseragam Polisi Gelapkan Motor Satpol PP Kantor Walikota Medan

Iwan Suherman - Senin, 29 Juni 2026 18:39 WIB
Makjang ! Pria Berseragam Polisi Gelapkan Motor Satpol PP Kantor Walikota Medan
Iat
Pelaku tunjukkan bukti LP.
Medan, MPOL -

Baca Juga:
Seorang pria berseragam Polri diduga gelapkan sepeda motor milik anggota Satpol PP yang bertugas di Kantor Walikota Medan.

Korbannya Ardi Kusuma Damanik (41). Sedangkan terduga pelaku mengaku anggota polisi berpangkat Kompol.

Korban usai buat laporan kepada awak media mengaku kehilangan sepeda motor Honda Vario BK 6354 AND.

Ia diduga menjadi korban penggelapan oleh seorang pria yang mengaku anggota polisi berpangkat Kompol.

Pria yang tinggal di Jalan Budi Luhur, Medan Helvetia itu mengaku peristiwa itu terjadi, Kamis (25/6/26) lalu.

Lokasinya di Jalan Sejati, Medan Petisah, persis di belakang kantor Walikota Medan.

Saat itu, anggota Satpol PP yang masih berstatus Honorer itu standby di parkiran belakang kantor Walikota Medan.

Tiba-tiba, seorang pria tak dikenal mengendarai Mio menghampirinya.

"Saya lagi ngobrol sama satpam komplek. Terus dia datang naik Mio dan pakai celana, sepatu PDL Polri dan bajunya dibalut prompi juga nampak pangkatnya yakni melati satu (kompol)," ucapnya, Senin (29/6/26).

Dilanjutkannya, pelaku saat itu membujuk korban dengan alasan hendak menjemput anaknya yang sedang les.

Pria itu pun berjanji akan kembali dan mengajaknya minum kopi.

"Seorang tukang becak. Katanya isteri terduga pelaku juga kerja di kantor walikota. Saya nggak kenal tukang becaknya. Tapi katanya namanya Aspan," tuturnya.

Diduga percaya, Ardi pun memberikan sepeda motornya kepada terduga pelaku.

Namun setelah ditunggu, pria itu tak kembali mengembalikan sepeda motornya.

Lantas, korban melaporkan kejadian itu ke Polsek Medan Baru dengan nomor LP/B/586/VI/2026/Spkt/Polsek Medan Baru.

"Usai buat laporan, Mio yang dipakai pelaku diletakkan di Polsek Medan Baru sebagai barang bukti. Saya berharap pelaku segera ditangkap," harapnya.(*)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Iwan Suherman
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru