Medan, MPOL - Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Deli Serdang, Komisaris Besar Polisi (KBP) Josua Tampubolon menjadi perbincangan hangat dan ramai dalam pemberitaan. Pasalnya, perwira dengan pangkat tiga bunga melati itu dilaporkan dalam dugaan kasus penganiayaan terhadap wartawan, Samuel Hutasoit.
Baca Juga:
Samuel saat ini telah ditahan di Polrestabes Medan dalam kasus diduga memprovokasi masyarakat hingga kegiatan razia yang dilakukan di salah satu kafe remang-remang di Desa Patumbak I, Kecamatan Patumbak, menjadi ricuh dan memanas. Akibatnya, mobil milik Pemkab Deli Serdang dirusak.
Menyoal dilaporkannya Josua ke Polda Sumut, Direktur Polri Watch H. Abdul Salam Karim, S.H., M.H., CPM pun menyoroti tindakan kekerasan yang diduga dilakukan eks Kapolres Samosir tersebut. Ia menilai jika memang itu betul terjadi, maka sekelas Kepala BNN tidak mencerminkan sikap sebagai seorang perwira menengah (Pamen) yang tidak manusiawi.
"Tindakan yang diduga dilakukan Kepala BNN Deli Serdang itu mencerminkan sikap arogan, tidak bermoral, apalagi dia sekelas Pamen Polri berpangkat Kombes. Maka dari itu kita minta buat tiga laporan sekaligus, laporkan tindak pidananya ke SPKT, etiknya di Propam dan laporkan juga ke BNN Mabes. Atau laporkan etiknya ke Propam Mabes," kata Abdul Salam Karim yang akrap disapa Haji Salum itu kepada Medan Pos, Senin (6/7/2026).
Sebagai Lembaga Pemantau Kinerja Kepolisian RI, Haji Salum mengimbau agar tiga laporan itu segera dibuat agar ada efek jera bagi KBP Josua. Selain itu, Haji Salum juga mengingatkan jangan ada intervensi dalam kasus ini, apalagi sampai wartawan menjadi korban tindakan kekerasan yang diduga dilakukan Kepala BNN Deli Serdang tersebut.
"Seperti yang saya bilang tadi, buat tiga laporan sekaligus supaya ada efek jera, pidanakan dan etiknya juga," pungkasnya.
Samuel Jalani Visum
Menurut informasi yang diperoleh di lapangan, Samuel Hutasoit dikabarkan hari ini telah melakukan visum et repertum di RS Bhayangkara Medan, Senin (6/7/2026). Samuel turut didampingi kuasa hukum dan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumut, yang menangani perkaranya.
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News