Serdang Bedagai, MPOL - Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Pemkab
Sergai) kini menerapkan mekanisme baru dalam penyaluran bantuan bagi korban bencana.
Baca Juga:
"Jika sebelumnya bantuan lebih banyak diberikan dalam bentuk material bangunan, kini bantuan disalurkan dalam bentuk uang yang ditransfer langsung ke rekening penerima," ujar
Wabup Sergai, Adlin Umar Yusri Tambunan saat menemui 32 Kepala Keluarga korban angin puting beliung di Kecamatan Serba Jadi, Selasa (7/7/2026).
Menurutnya, perubahan mekanisme tersebut dilakukan agar masyarakat memiliki keleluasaan dalam memenuhi kebutuhan yang paling mendesak selama proses perbaikan rumah.
"Seluruh bantuan akan diberikan dalam bentuk uang dan disalurkan melalui rekening masing-masing penerima. Karena itu, kami meminta seluruh administrasi dan pendataan segera diselesaikan agar proses pencairan bantuan dapat segera direalisasikan," katanya.
Adlin menilai, pengalaman selama ini menunjukkan bahwa bantuan berupa material bangunan tidak selalu menjadi kebutuhan utama masyarakat.
Sebaliknya, banyak warga yang lebih membutuhkan dana untuk membayar ongkos tukang, membeli bahan bangunan sesuai kebutuhan, maupun memenuhi keperluan lain dalam proses perbaikan rumah.
Selama ini, lanjut Adlin bahan bangunan tidak selalu menjadi persoalan utama. Justru biaya atau dana yang lebih dibutuhkan masyarakat untuk memperbaiki rumahnya.
"Karena itu, metode pemberian bantuan kita ubah agar lebih efektif, tepat sasaran, dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat," jelasnya.
Sementara salah seorang warga penerima bantuan, Julaiha Purba, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan pemerintah.
"Bantuan ini sangat berarti bagi kami untuk memperbaiki rumah yang rusak akibat angin puting beliung," ucapnya.
Turut mendampingi
Wabup, Kadis Sosial dr. Aldi Saragih, dan Kalak BPBD Rico Ebtian. tampak juga Camat Serbajadi Sry Rahmayani Saragih, Kapolsek dan Danramil. (ARM)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Marini Rizka Handayani