Minggu, 02 Agustus 2026

Proyek Revitalisasi SMAN 1 Medang Deras Kembali Disorot, Pekerja Diduga Abaikan Penggunaan APD

Muhammad Amin - Minggu, 02 Agustus 2026 14:16 WIB
Proyek Revitalisasi SMAN 1 Medang Deras Kembali Disorot, Pekerja Diduga Abaikan Penggunaan APD
Seorang pekerja terlihat tidak menggunakan alat pelindung diri (APD) saat bekerja di atas bangunan proyek revitalisasi SMAN 1 Medang Deras, Sabtu (1/8/2026).
Batu Bara, MPOL - Proyek revitalisasi SMA Negeri 1 Medang Deras di Jalan O.K. M. Yunan, Desa Nenassiam, Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batu Bara, kembali menjadi perhatian masyarakat. Saat dilakukan pemantauan pada Sabtu (1/8/2026), sejumlah pekerja terlihat tidak menggunakan alat pelindung diri (APD) ketika mengerjakan proyek.

Baca Juga:
Selain itu, di lokasi pekerjaan tidak tampak pengawas proyek maupun konsultan yang bertugas mengawasi pelaksanaan kegiatan.

Berdasarkan informasi yang tercantum pada papan proyek, pekerjaan tersebut merupakan Bantuan Pemerintah Program Revitalisasi Sekolah Menengah Atas dari Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah melalui Direktorat Sekolah Menengah Atas.

Proyek dengan nilai anggaran sebesar Rp1.206.711.000 yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026 itu mencakup rehabilitasi ruang kelas, bilik toilet, laboratorium IPA, dan ruang perpustakaan. Pelaksanaan proyek dijadwalkan berlangsung selama 120 hari, terhitung sejak 25 Juni 2026.

Seorang pekerja yang mengaku berasal dari Ujung Kubu, Kabupaten Batu Bara, mengatakan dirinya tidak mengetahui keberadaan pengawas maupun konsultan proyek saat pekerjaan berlangsung.

"Saya tidak tahu ada pengawas atau konsultan. Yang bekerja di sini sekitar sembilan orang," katanya kepada wartawan.

Hingga berita ini diterbitkan, Kepala SMAN 1 Medang Deras, Ratna Dewi, S.Pd., belum memberikan tanggapan. Upaya konfirmasi melalui sambungan telepon telah dilakukan beberapa kali, namun tidak tersambung. Sementara pesan yang dikirim melalui WhatsApp masih menunjukkan tanda centang satu.

Media ini masih berupaya memperoleh keterangan dari pihak sekolah, panitia pelaksana, maupun pihak terkait lainnya guna memenuhi prinsip keberimbangan dalam pemberitaan. (MA)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Marini Rizka Handayani
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru