Sabtu, 08 Agustus 2026

Keselamatan Pelayaran Danau Toba Jadi Perhatian, KSOP Belawan Serahkan Buku Pelaut

Herbin Sinaga - Sabtu, 08 Agustus 2026 11:40 WIB
Keselamatan Pelayaran Danau Toba Jadi Perhatian, KSOP Belawan Serahkan Buku Pelaut
Ist
KSOP Belawan bagikan buku pelaut merah kepada nahkoda dan ABK Ops Simanindo.
Samosir, MPOL -Kementerian Perhubungan Republik Indonesia melalui Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Utama Belawan menerbitkan dan menyerahkan sebanyak 120 Buku Pelaut Merah kepada para nakhoda dan Anak Buah Kapal (ABK) yang beraktivitas di kawasan perairan Danau Toba.

Baca Juga:
Penyerahan Buku Pelaut Merah sekaligus alat keselamatan berupa life jacket tersebut berlangsung di Gedung PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Danau Toba, Jumat (7/8/2026).

Buku Pelaut Merah diserahkan langsung Kepala KSOP Utama Belawan, Mukhlish Tohepaly, kepada para nakhoda dan ABK.

Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat dan pemangku kepentingan di bidang pelayaran Danau Toba.

Kepala KSOP Utama Belawan melalui Kasi Kepelautan Riza Firdaus mengatakan, penerbitan Buku Pelaut tersebut mencakup nakhoda maupun seluruh kru kapal yang melayani pelayaran tradisional di kawasan Danau Toba.

Menurutnya, Buku Pelaut merupakan dokumen penting yang menjadi identitas bagi seorang pelaut dalam menjalankan aktivitas pelayaran.

"Dokumen tersebut diibaratkan sebagai identitas bagi pelaut saat menjalankan aktivitas pelayaran, sebagaimana Surat Izin Mengemudi (SIM).

Buku pelaut ini kita berikan secara gratis sebagai identitas para nakhoda dan ABK tradisional di perairan kawasan Danau Toba," ujar Riza.

Ia menjelaskan, penerima Buku Pelaut Merah dan bantuan alat keselamatan, termasuk life jacket serta perlengkapan kesehatan, merupakan para pelaku pelayaran yang menggunakan kapal motor dengan ukuran 75 hingga 500 Gross Tonnage (GT).

Selain penerbitan Buku Pelaut Merah, KSOP Utama Belawan juga menggelar Kampanye Keselamatan Pelayaran sebagai bentuk perhatian Kementerian Perhubungan terhadap keselamatan pelaut maupun masyarakat pengguna jasa transportasi air di kawasan Danau Toba.

"Kampanye keselamatan ini merupakan bentuk implementasi perhatian dari Kementerian Perhubungan melalui KSOP Utama Belawan. Ini merupakan wujud perhatian nyata," katanya.

Riza juga mengimbau seluruh pelaku pelayaran tradisional, khususnya nakhoda dan awak kapal, agar selalu mengutamakan keselamatan dalam setiap perjalanan.

Para nakhoda diminta rutin memantau perkembangan cuaca sebelum maupun selama melakukan pelayaran. Apabila kondisi cuaca memburuk atau terjadi cuaca ekstrem, pelayaran diimbau untuk ditunda hingga kondisi kembali aman.

"Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran keselamatan para nakhoda kapal motor tradisional sekaligus meminimalkan risiko kecelakaan di perairan Danau Toba," ujarnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Penyeberangan (KSOPP) Danau Toba Torra Hasugian, Kanit Polairud Markas Danau Toba Ipda E. Purba, Manajer Teknik ASDP Danau Toba, dan pengurus Ops di Danau Toba.**

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Maju Manalu
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru