Senin, 07 September 2026

Aksi Unjuk Rasa Damai Masyarakat Pasca Pencabutan Izin/Konsesi PT Sumatera Sylva Lestari (SSL) dan PT Sumatera Riang Lestari (SRL)

M Effendi Pohan - Senin, 07 September 2026 18:30 WIB
Aksi Unjuk Rasa Damai Masyarakat Pasca Pencabutan Izin/Konsesi PT Sumatera Sylva Lestari (SSL) dan PT Sumatera Riang Lestari (SRL)
M Efendi Pohan
Bupati Padang Lawas PMA Langsung menerima massa pengunjuk rasa dari Luat Aek Nabar Barumun dan menyatu dengan masyarakat
Palas, MPOL - Bupati Padang Lawas Putra Mahkota Alam Hasibuan SE resmi temui masyarakat Dalihan Natolu Aek Nabara Barumun yang menggelar aksi unjuk rasa damai di halaman Kantor Bupati Padang Lawas, Senin (07/09/26).

Baca Juga:
Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menyampaikan aspirasi masyarakat terkait hak ulayat dan wilayah adat Luat Aek Nabara Barumun, khususnya pascapencabutan izin/konsesi PT Sumatera Sylva Lestari (SSL) dan PT Sumatera Riang Lestari (SRL).

Dengan pengawalan Satpol-PP dan aparat keamanan, aksi berlangsung tertib dan damai. Perwakilan masyarakat diterima langsung oleh Bupati di halaman kantor.

Dalam pertemuan tersebut Bupati menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Padang Lawas hadir untuk mendengar dan memfasilitasi.

"Aspirasi massa adalah amanah bagi kami. Pemerintah daerah berkomitmen mengawal hak-hak masyarakat adat Luat Aek Nabara Barumun sesuai aturan yang berlaku. Kita cari solusi terbaik bersama," ujar Bupati.

Bupati juga menyampaikan bahwa pascapencabutan izin SSL dan SRL, Pemkab Padang Lawas akan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi, Kementerian terkait, dan pihak adat untuk memastikan pengelolaan wilayah ke depan berpihak kepada masyarakat dan tetap menjaga kelestarian lingkungan di Kabupaten Padang Lawas.

Selain mendengar aspirasi, Bupati juga menyampaikan pesan penting terkait kondisi lingkungan saat ini.

"Saya berpesan kepada seluruh masyarakat, jangan melakukan pembakaran lahan. Apalagi saat ini kabut asap sudah sampai ke tempat kita. Kasihan anak-anak kita, terutama mengenai kesehatan. Mari kita jaga lingkungan dan kesehatan bersama," tegas Bupati.

Bupati mengajak masyarakat untuk menyelesaikan persoalan lahan dengan cara dialog, musyawarah, dan jalur hukum.

"Hak ulayat kita hormati. Tapi mari kita jaga juga alam kita. Jangan sampai memperjuangkan hak, tapi merusak lingkungan yang akan diwariskan ke anak cucu," tutup Bupati.

Sementara itu, Patuan Daulat Tongku Alamsyah Hasibuan mengatakan jangan khawatir pak Bupati kami siap di depan kalaupun harus berangkat ke Jakarta untuk hal ini.

Turut hadir mendampingi Bupati Padang Lawas para asisten, staf ahli Bupati, para pimpinan OPD terkait dan para undangan terhormat lainnya.(fen)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Marini Rizka Handayani
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru