Rabu, 09 September 2026

Pertumbuhan Ekonomi Sergai Tertinggi di Sumut, 5,96%

Abdul Rahman Manik - Rabu, 09 September 2026 10:39 WIB
Pertumbuhan Ekonomi Sergai Tertinggi di Sumut, 5,96%
Data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sergai, yang menempatkan Sergai sebagai kabupaten/kota dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) pada Triwulan II 2026.
Serdang Bedagai, MPOL - Triwulan II 2026 ekonomi Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) tumbuh sebesar 5,96% secara year-on-year (Y-on-Y) dibandingkan Triwulan II 2025. Ini menunjukkan perekonomian Sergai terus menunjukkan kinerja positif.

Baca Juga:
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sergai, capaian tersebut menempatkan Sergai sebagai kabupaten/kota dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) pada Triwulan II 2026, sekaligus melampaui pertumbuhan ekonomi Sumut yang tercatat sebesar 5,06%.

Atas capaian tersebut, Bupati Sergai H. Darma Wijaya melalui Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sergai, Nurchinta Depi Tambunan, S.Si, Selasa (8/9/2026) menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi yang terus menguat menjadi indikator positif terhadap perkembangan aktivitas ekonomi dan pembangunan di daerah.

"Pertumbuhan ekonomi Sergai yang mencapai 5,96% pada Triwulan II 2026 merupakan capaian yang patut kita syukuri. Angka ini menunjukkan bahwa aktivitas ekonomi masyarakat terus bergerak dan berbagai sektor ekonomi di Sergai mampu tumbuh secara positif," ucapnya.

Menurutnya, capaian tersebut juga menunjukkan adanya kesinambungan pertumbuhan ekonomi Sergai dibandingkan periode sebelumnya. Pada Triwulan I 2026, ekonomi Sergai tumbuh sebesar 5,78% secara Y-on-Y, sehingga pada Triwulan II kembali mengalami peningkatan menjadi 5,96%.

"Pemkab Sergai akan terus menjaga momentum pertumbuhan ini dengan memperkuat sektor-sektor ekonomi yang menjadi potensi daerah, sekaligus mendorong iklim yang kondusif bagi masyarakat dan pelaku usaha untuk terus berkembang," lanjutnya.

Secara quarter-to-quarter (Q-to-Q), ekonomi Sergai pada Triwulan II 2026 tumbuh sebesar 2,75% dibandingkan Triwulan I 2026. Sementara secara kumulatif atau cumulative-to-cumulative (C-to-C) hingga Triwulan II 2026 mencapai 5,87%.

Pertumbuhan positif tersebut didukung oleh sejumlah lapangan usaha yang mencatat pertumbuhan cukup tinggi. Lapangan usaha Akomodasi dan Makan Minum tumbuh sebesar 19,55%, diikuti Konstruksi 14,82%, Perdagangan 9,42%, Pertanian 4,00%, dan Industri 1,43%.

Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan tertinggi tercatat pada Pengeluaran Pemerintah sebesar 16,53%, disusul Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) sebesar 6,30%, Pengeluaran Konsumsi Lembaga Nonprofit yang Melayani Rumah Tangga (PKLNPRT) sebesar 5,67%, serta Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga (PKRT) sebesar 4,97%.

Nurchinta mengatakan, data tersebut menjadi gambaran bahwa aktivitas ekonomi di Sergai terus mengalami perkembangan. Karena itu, Pemkab Sergai akan terus mendorong optimalisasi berbagai potensi daerah, termasuk sektor pertanian, perdagangan, konstruksi, serta akomodasi dan makan minum yang menunjukkan pertumbuhan cukup tinggi.

"Capaian ini tentunya tidak membuat kita berhenti. Justru menjadi motivasi bagi Pemkab Sergai untuk terus bekerja, menjaga pertumbuhan ekonomi dan memastikan pembangunan yang dilaksanakan dapat memberikan manfaat serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ungkapnya.

Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan pertumbuhan ekonomi daerah.

Dengan pertumbuhan sebesar 5,96% secara Y-on-Y, Pemkab Sergai berharap tren positif tersebut dapat terus dipertahankan sehingga perekonomian daerah semakin kuat, inklusif, dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Data pertumbuhan ekonomi tersebut berdasarkan rilis BPS Kabupaten Sergai mengenai Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Sergai Triwulan II 2026. (ARM)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Marini Rizka Handayani
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru