Senin, 26 Oktober 2026

Bupati Sergai Minta Peta Proses Bisnis Jadi Acuan Kerja

Abdul Rahman Manik - Senin, 26 Oktober 2026 19:44 WIB
Bupati Sergai Minta Peta Proses Bisnis Jadi Acuan Kerja
Bupati Sergai, Darma Wijaya (tengah) menghadiri kegiatan Fasilitasi Tatalaksana tentang Peta Proses Bisnis.
Serdang Bedagai, MPOL - Bupati Serdang Bedagai (Sergai) H. Darma Wijaya meminta seluruh perangkat daerah menjadikan peta proses bisnis sebagai pedoman nyata dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Baca Juga:
Pemetaan proses kerja tidak boleh berhenti sebagai dokumen administratif, tetapi harus mendorong birokrasi yang lebih efektif, terintegrasi, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Pesan itu disampaikan Bupati Darma Wijaya saat menghadiri kegiatan Fasilitasi Tatalaksana tentang Peta Proses Bisnis Kabupaten Sergai di Sei Rampah, Senin (26/10/2026).

Menurut Bang Wiwik, sapaan akrab Bupati, peta proses bisnis memiliki peran penting untuk memastikan setiap perangkat daerah memahami alur kerja dan kontribusinya terhadap pencapaian sasaran pembangunan.

Melalui pemetaan yang tepat, yakinnya, pemerintah daerah dapat mengidentifikasi proses yang tumpang tindih, memangkas tahapan yang tidak diperlukan, serta memperkuat koordinasi antarlembaga.

"Peta proses bisnis lebih sekadar dokumen administratif, bukan pula hanya bagan yang disusun untuk memenuhi kebutuhan formalitas. Peta proses bisnis harus menjadi pedoman nyata dalam memperbaiki cara kerja pemerintahan," ujarnya.

Ia menekankan, penyusunan peta proses bisnis harus selaras dengan arah pembangunan daerah yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Sergai Tahun 2025–2029.

Setiap proses kerja, program, dan kegiatan perangkat daerah perlu memiliki keterkaitan yang jelas dengan prioritas pembangunan serta kebutuhan masyarakat.

Dirinya juga mengingatkan bahwa transformasi digital tidak cukup dilakukan dengan memindahkan pekerjaan manual ke dalam aplikasi. Perubahan tersebut harus didahului penyederhanaan proses kerja agar pertukaran data lebih cepat, informasi lebih akurat, dan pelayanan publik semakin mudah diakses.

"Digitalisasi bukan hanya memindahkan pekerjaan manual ke dalam aplikasi. Yang kita perlukan adalah proses yang lebih ringkas, pertukaran data yang lebih cepat, informasi yang lebih akurat, serta pelayanan yang semakin mudah diakses dan dapat dipertanggungjawabkan," katanya.

Dalam pelaksanaan pemetaan proses bisnis, Bupati juga meminta seluruh perangkat daerah meninggalkan pola kerja yang terkotak-kotak. Menurutnya, berbagai persoalan pembangunan membutuhkan kolaborasi, keterbukaan informasi, pembagian tanggung jawab yang jelas, dan komitmen bersama.

Keberhasilan pemerintahan daerah, lanjutnya, tidak dapat hanya bertumpu pada satu organisasi perangkat daerah. Karena itu, koordinasi lintas sektor perlu diperkuat agar pelaksanaan program berjalan selaras dan sasaran pembangunan dapat dicapai secara lebih efektif.

Ia juga meminta hasil fasilitasi ditindaklanjuti secara konkret. Setiap perangkat daerah diharapkan memberikan masukan berdasarkan kondisi nyata, memperjelas tanggung jawab, serta menyepakati langkah perbaikan yang dapat diterapkan dalam pekerjaan sehari-hari.

Selain itu, evaluasi berkala diperlukan untuk memastikan pelaksanaan proses bisnis berjalan sesuai rencana. Kendala yang muncul harus diselesaikan melalui koordinasi, sementara kemajuan pelaksanaan perlu dipantau agar perbaikan birokrasi dapat diukur dan dipertanggungjawabkan.

"Kami berharap kegiatan fasilitasi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat fondasi transformasi pembangunan di Tanah Bertuah Negeri Beradat. Tata kelola pemerintahan, menurutnya, perlu terus diarahkan agar semakin efektif, kolaboratif, akuntabel, dan mampu menghasilkan pelayanan publik yang berkualitas," tandasnya.

Kegiatan fasilitasi tatalaksana tersebut menghadirkan M. Iqbal Budianto dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi sebagai narasumber.

Kegiatan ini diikuti pula oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sergai Suwanto Nasution, S.Pd, MM, Asisten Administrasi Umum Drs. Dimas Kurnianto, SH, MM, M.SP, Staf Ahli Bupati Bidang Perekonomian, Pembangunan, dan Keuangan Ir. Kamaluddin, MMA, para Kepala OPD, Camat, dan perwakilan OPD terkait. (ARM)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Marini Rizka Handayani
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru