"Sekira pukul 17.30 WIB, pelaku kembali lagi ke
warnet dengan membawa sebotol bensin dan menyiramkannya ke badan korban yang mana pada saat itu korban sedang bermain internet di
warnet tersebut," ungkapnya.
Baca Juga:
Selanjutnya, sambung Raphael, pelaku menyalakan mancis dan langsung membakar tubuh korban. Kobaran api pun menyelimuti seluruh tubuh korban.
Setelah kejadian itu pelaku kembali ke rumah dan mengatakan kepada abang iparnya bahwa pelaku telah membakar korban. Lalu Abang ipar korban bergegas menuju ke
warnet untuk menolong korban dengan membawa korban Rumah Sakit Rahmad Hidayat. Karena luka bakar korban cukup serius, korban lalu dirujuk ke RSU Lubuk Pakam untuk mendapatkan perawatan medis.
"Setelah 6 hari dirawat, tepatnya, Kamis (8/2) sekira pukul 07.00 WIB oleh pihak rumah sakit korban dinyatakan meninggal dunia. Kemudian pihak keluarga bersedia agar jasad korban diautopsi di RS Bhayangkara, Medan," terangnya.
"Antara korban dan pelaku sudah sering terjadi cekcok. Motifnya diduga karena permasalahan ekonomi," pungkasnya. *
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News