Rabu, 21 Februari 2024

Pengusaha di Batu Bara Resah, Kadis DPM PTSP Minta Dana Kampanye

Muja Karya Bakti - Senin, 12 Februari 2024 18:57 WIB
Pengusaha di Batu Bara Resah, Kadis DPM PTSP Minta Dana Kampanye
Kantor Dinas DPM PTSP Kabupaten Batu Bata.(muja)

Batubara, MPOL -Sejumlah pengusaha, baik perkebunan, PKS,maupun perusahan industri lainnya tidak terkecuali PT Ina yang berada di Kabupaten Batu Bara merasa kecewa,akibat adanya pengutipan dana yang konon akan digunakan untuk dana kampanye Pemilu untuk pemenangan salah satu pasangan calon Presiden 2024.

Baca Juga:
Sebelum pengutipan dana Kampanye Pemilu dilakukan,semua pimpinan perusahan diundang ke kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Atap (DPM PTSP) Kabupaten Batu Bara di Jalan Perintis Kemerdekaan Kelurahan Limapuluh Kabupaten Batu Bara, 31 Januari 2024.

Dalam pembicaraan yang dipimpin oleh Kadis Perijinan Kabupaten Batu Bara MS Lbs, dalam pertemuan itu Kadis DPM PTSP itu meminta kepada semua pimpinan perusahan untuk memberikan bantuan dana kampanye masing masing bervariasi, permintaan bantuan dana kampanye ini atas perintah Pj Bupati Batu Bara." sebut MS Lbs kepada para pengusaha maupun perwakilan perusahan.

Selanjutnya Kadis DPM PTSP yang juga menjabat sebagai Plt Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) meminta kepada perwakilan perusahan itu secepatnya mengirimkan bantuan dana yang akan digunakan untuk kampanye pemilu 2024 untuk daerah Kabupaten Batu Bara. Bantuan yang diminta Kadis DPM PTSP kepada pengusaha itu kisarannya mencapai Rp 50 juta sampai dengan ratusan juta.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Atap Kabupaten Batu Bara Meilinda Suryanti Lubis ketika dihubungi Medan Pos/online lewat whatsapp Selasa 6 Februari 2024, membantah dan tidak pernah melakukan hal tersebut. Dari siapa dapat informasinya bang?? tanya Meilinda Auryanti Lubis yang jugaPlt Bapenda itu.


"Saya kesana karena bekerja melakukan pengawasan izin-izin mereka, dan mengantarkan PBB mereka, semua perusahaan saya datangi bang, lagian gak ada yang datang ke kantor saya, saya langsung turun lapangan ngecek kewajiban mereka dalam melengkapi izin dan pajaknya," tulisnya. "Kalo datang ke kantor saya tidak ada bang, dan saya tidak ada meminta2, saya kesana mendata pajak dan pengawasan , jangan abu2 berita nya, jumpa kan aja saya sama sapa pengusaha nya..ya kan??

Kalau gitu sapa yg dtg ke kantor saya?? Se ingat saya gak ada ,saya konfirmasi tidak ada bang, itu dari saya."tulisnya lagi dengan bahasa yang tidak lazim. Sementara itu salah seorang perwakilan perusahan perkebunanan swasta di Kecamatan Sei Suka Kabupaten Batu Bara yang turut menghadiri undangan Kadis Perijinan itu kepada Medan Pos/online Selasa 6 Februari 2024 di halaman Polsek Indrapura dengan merasa kecewa dan keberatan atas permintaan dana kampanye sebesar Rp 50 juta kepada perusahaannya.

Bagaimana kami menyanggupi permintaan kadis itu,yang katanya perintah dari Pj Bupati Batu Bara, sementara gaji karyawan kami aja agak seret mau dibayar, kadis itu juga membandingkan dengan perusahan lain, yang mana perusahan lain sudah mengasi Rp100.000.000," tuturnya.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Baringin MH Pulungan
SHARE:
Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru