Tigaras, MPOL – Tumpukan sampah yang berserakan di kawasan
Pelabuhan Tigaras, Kabupaten Simalungun, mendapat sorotan dari warga setempat. Kondisi tersebut dinilai mengganggu keindahan dan kenyamanan pelabuhan yang menjadi salah satu akses wisatawan di kawasan Danau Toba.
Baca Juga:
Penduduk setempat, Jesika Sinaga, kepada Medan Pos, Sabtu (22/8/2026), mengatakan bahwa tempat sampah sebenarnya sudah tersedia di kawasan pelabuhan. Namun, persoalan utama berada pada pengangkutan sampah yang dinilai tidak rutin.
"Tempat sampah sudah disediakan. Masalahnya sekarang sampah itu harus diangkut. Kalau tidak diangkut, akhirnya menumpuk dan berserakan seperti ini," ujar Jesika Sinaga.
Menurutnya, kondisi tumpukan sampah tersebut sangat mengganggu keindahan kawasan, terlebih
Pelabuhan Tigaras merupakan tempat yang banyak dilalui masyarakat maupun wisatawan.
"Masalah keindahan jadi terganggu, karena ini tempat pelabuhan. Kalau mau ditangani, pengangkutannya sebenarnya tersedia, tetapi tidak diangkut," katanya.
Jesika berharap dinas terkait, khususnya yang menangani kebersihan, dapat melakukan pengangkutan sampah secara rutin. Dengan demikian, sampah tidak menumpuk hingga berbulan-bulan dan mengganggu pemandangan serta kenyamanan pengunjung.
"Harusnya dinas kebersihan rutin mengangkut sampah, sehingga tidak menumpuk berbulan-bulan," tegasnya.
Warga berharap persoalan tersebut segera mendapat perhatian Pemerintah Kabupaten Simalungun agar kebersihan dan keindahan
Pelabuhan Tigaras tetap terjaga, terutama sebagai salah satu kawasan yang mendukung sektor pariwisata Danau Toba.**
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News