Senin, 08 Juni 2026

Satreskoba terus Lakukan Penindakan, Pers Labuhanbatu Nyatakan Sikap

Budi Ardiansyah - Senin, 08 Juni 2026 10:04 WIB
Satreskoba terus Lakukan Penindakan, Pers Labuhanbatu Nyatakan Sikap
Ist
Jajaran PJU Polres Labuhanbatu pada Hasil Ungkap Ops Antik Toba 2026 belum lama ini.
Labuhanbatu, MPOL-Satuan Reserse Narkoba Polres Labuhanbatu hingga kini tampaknya tetap berkomitmen dalam pemberantasan narkotika. Bahkan, dengan segala cara terus berupaya mempersempit ruang gerak peredaran narkoba di wilayah hukumnya.

Baca Juga:
Telah banyak penindakan di lakukan, baik di wilayah pantai Kabupaten Labuhanbatu, maupun di wilayah Kabupaten Labuhanbatu Utara. Serius, konsentrasinya pun telah menjadi ultimatum Satresnarkoba dalam konteks 'Lapor cepat - tindak Cepat'.

Langkah, upaya, tindakan dan pengungkapan oleh jajaran Satreskoba tersebut pula, kini menjadi perhatian sejumlah kelompok dan Persatuan Pers di Kabupaten setempat.

"Apresiasi yang tinggi buat Satres Narkoba Labuhanbatu, melalui Ops Antik Toba 2026 kemarin, 13.545 jiwa anak-anak di kabupaten ini terselamatkan," sebut M. Sahbani, Ketua Media Center Polres (MCP) Labuhanbatu, Minggu (7/6/2026).

Sejatinya, penindakan dalam waktu 20 hari tersebut, terbilang adalah pengungkapan yang terbesar apabila dibandingkan dengan sejumlah polres lainnya di wilayah provinsi Sumatera Utara.

"Telah di ungkap sebanyak 81 Kasus dengan jumlah 91 tersangka. Lebih banyak dibandingkan sejumlah polres di wilayah lain," urainya.

Tentu saja, seluruh capaian inipun juga merupakan wujud yang menyasar pada penyempitan ruang gerak peredaran narkoba di wilayah hukum Polres setempat.

"Kami terus monitor, sejak Satres Narkoba Polres Labuhanbatu dipimpin bapak AKP Hardiyanto, di Labuhanbatu telah mengalami persempitan ruang gerak peredaran narkoba yang terbilang signifikan," tambah Ucok Sitorus, Ketua Satuan Wartawan Polres Labuhanbatu.

Ungkapan itu cukup beralasan, dimana, kata dia, seluruh perwira Kanit dan jajaran di Polsek telah bekerja secara konsisten dalam penindakan yang dilakukan. Tentunya, menyasar terhadap semakin minimnya keresahan di masyarakat.

"Saya menilai, khusus wilayah pantai, itu menjadi prioritas mereka (Satreskoba-red). Kalau masih ada diketahui, silahkan masyarakat agar melaporkan ke Call Center 110," ajak Ucok Sitorus.

Bahkan, sinergitas TNI/Polri juga semakin kuat khususnya dalam penindakan serta pencegahan masuknya narkoba di wilayah hukum Polres Labuhanbatu. Terbukti, belum lama ini Satres Narkoba dan Unit Intelijen Kodim 0209/LB berhasil menggagalkan masuknya narkoba seberat 1 Kg di daerah pantai.

"Itu bukti narkoba di berantas, kalau masih ada dilaporkan, biar segera mereka tindak. Kami yakin, saat ini Satres Narkoba Polres Labuhanbatu berkomitmen dalam pem- berantasannya," terang Ucok lagi.

Hal senada dikatakan Husin Mubarok, Sekretaris Forum Wartawan Kejaksaan Labuhanbatu, bahwa ditengah kepemimpinan Kasat Narkoba AKP Hardiyanto S.H.,M.H, menjadi barometer semakin gencarnya penindakan narkotika dan obat-obatan.

"Kita sepakat narkoba mesti diperangi. Saat ini telah terlihat hasil yang terbilang cenderung memuaskan. Lihat saja, cepat respon laporan masyarakat, penindakan dimana- mana, ini mesti di apresiasi," kata Husin.

Lebih lanjut, dia mengemukakan, belum lama ini Satres Narkoba Polres Labuhanbatu juga telah berhasil Ungkap 31,5 Kg Sabu dan 30.000 Butir Ekstasi. Ini merupakan prestasi yang layak mendapat dukungan positif dari masyarakat.

"Ayo bersama kita berantas narkoba, bersama kita pasti bisa. Pihak kepolisian selalu menghimbau, apabila mengetahui adanya peredaran dan transaksi narkoba, agar masyarakat dapat melapor ke Call Center 110, begitu langkahnya," bilang Husin.

Putus Mata Rantai Narkoba

Ditengah peredaran narkoba yang semakin masif, Polres Labuhanbatu maupun jajaran Polsek terus melakukan penindakan terhadap pelaku penyalahgunaan dan peredaran narkotika dan terus melakukan berbagai upaya untuk menekan angka peredaran narkoba di tengah masyarakat.

Anatomi penindakannya, setelah pelaku diamankan, tim Opsnal tidak tidur atau tidak berhenti hanya pada penangkapan semata. Tim Opsnal akan terus melakukan pengembangan guna mengungkap jaringan diatasnya, termasuk pemasok, kurir, hingga bandar narkoba.

"Langkah ini bertujuan untuk memutus mata rantai peredaran narkotika sehingga jaringan tersebut tidak terus berkembang biak ditengah masyarakat." terang Kapolres Labuhanbatu Wahyu Endrajaya SIK melalui Kasat Narkoba AKP Hardiyanto SH kepada wartawan Minggu (7/6/2026).

Lebih lanjut, pihaknya saat ini juga rutin melaksanakan patroli serta razia di lokasi yang dianggap rawan menjadi tempat transaksi maupun penyalahgunaan narkotika, seperti tempat hiburan malam yang kerap dimanfaatkan pelaku untuk bertransaksi secara sembunyi-sembunyi.

"Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk mempersempit ruang gerak para pelaku narkoba," tutupnya.**

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Maju Manalu
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru